Market

The Fed Menaikkan Suku Bunga Lagi, Bagaimana Respons Pasar Kripto?

Published

on

The Fed atau Federal Reserve AS akhirnya kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 bps, membawanya ke level tertinggi dalam 22 tahun di 5,25-5,5%. Keputusan ini seperti yang diperkirakan secara luas oleh pelaku pasar, namun respon pasar kripto tetap datar atau sideways.

Di tengah pertemuan kebijakan terbaru The Fed pada hari Kamis (27/7) dinihari, harga Bitcoin (BTC) berada dalam fase konsolidasi di dekat angka US$ 29.300. Karena keputusan tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar, investor mengamati dengan cermat potensi konsekuensinya di pasar kripto.

Dengan semua perhatian tertuju pada tanggapan Bitcoin terhadap langkah The Fed, para trader merenungkan apakah perkembangan ini menghadirkan waktu yang tepat untuk membuat langkah strategis dalam ruang kripto.

Pasar Kripto Datar

Pasar kripto terpantau sideways merespons kenaikan suku bunga The Fed. Namun saat ini sedikit lebih tinggi dibandingkan ketika pengumuman kebijakan The Fed dibacakan.

Menurut data CoinMarketCap, pada Kamis (27/7) pukul 09.00 WIB, harga Bitcoin (BTC) terpantau diperdagangkan sekitar US$ 29.400, naik sekitar 0,9% dalam 24 jam terakhir. Ethereum (ETH) lebih dari 1% lebih tinggi di atas US$ 1.800. Sementara, Solana (SOL) adalah penggerak terbesar di 10 teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, naik mendekati 8% sehari terakhir.

Advertisement
Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Sentimen Ini Diprediksi Dorong Harga Bitcoin Capai Rp 2,4 Miliar

Bitcoin saat ini menguji ulang resistensi dalam bentuk terendah akhir Juni atau awal hingga pertengahan Juli di US$ 29.500, dengan penembusan di atas level ini berpotensi membuka pintu untuk mendorong lebih tinggi menuju di atas US$ 30.000, yang akan kembali bertindak sebagai resistensi yang kuat.

Berdasarkan pola perdagangan saat ini, harga Bitcoin diperkirakan akan tetap berada di kisaran US$ 29.550 dan US$ 28.850. Potensi terobosan ke atas di atas US$ 29.550 dapat menyebabkan target harga di kisaran $30.200 atau bahkan US$ 30.900.

Sebaliknya, penurunan bearish di bawah US$ 28.850 dapat mendorong harga Bitcoin menuju level US$ 28.000.

Trader disarankan untuk melakukan analisis komprehensif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang relevan, sebelum membuat pilihan trading apa pun, mengingat perubahan cepat yang dapat terjadi pada kondisi pasar.

Kebijakan The Fed

Dalam konferensi pers pengumuman pasca kebijakannya, Ketua The Fed, Jerome Powell mengisyaratkan bahwa pihaknya mempertahankan opsi untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut, tergantung pada data ekonomi AS yang akan datang.

Advertisement

Di sisi lain, sebagian besar analis tampaknya berpikir itu mungkin kenaikan bunga terakhir dari The Fed dalam siklus pengetatan ini.

“Bisa saya katakan ada kemungkinan bahwa kami akan menaikkan suku bunga kembali di September jika datanya meyakinkan. Saya juga bisa katakan ada peluang bagi kami untuk memilih menahan suku bunga. Kami akan melakukan penilaian secara hati-hati dari meeting ke meeting,” tutur Powell dalam konferensi pers.

Sebagai catatan, The Fed baru akan menggelar pertemuan pada 19-20 September mendatang. Sebelum pertemuan tersebut, The Fed akan memiliki data pendukung yang lebih banyak yakni dua kali inflasi dan data pengangguran (Juli dan Agustus).

Data inflasi AS guncang pasar, Bitcoin dan Ethereum jatuh. Foto: Reuters.

Baca juga: Jumlah Investor Terus Bertambah, Peluang Investasi Kripto Meningkat

Belum jelasnya kebijakan The Fed ke depan juga akan menimbulkan lebih banyak ketidakpastian global karena investor harus menunggu dan mempertimbangkan rilis data ekonomi AS terbaru.

Inflasi di AS tetap jauh di atas target Fed 2% dan pasar tenaga kerja tetap panas, yang menjelaskan keengganan mereka untuk mengizinkan pelonggaran dini dalam kondisi keuangan.

Advertisement

Meskipun The Fed mempertahankan biasnya terhadap lebih banyak kenaikan dan analis secara luas tidak mengatakan mereka mengharapkan penurunan suku bunga tahun ini, pasar uang AS bergeser ke harga dalam kemungkinan kuat bahwa Fed memangkas suku bunga pada bulan September.

Sesuai dengan CME Fed Watch Tool, probabilitas tersirat pasar uang dari penurunan suku bunga 25 bps menjadi 5,0-5,25% pada bulan September melonjak dari nol kali ini kemarin menjadi 78%.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.

Advertisement

Popular

Exit mobile version