Altcoin News
VeChain Mulai Voting Tata Kelola di VeBetterDAO: Sinyal Kenaikan Harga?
VeChain (VET) kembali menjadi sorotan komunitas kripto global setelah memulai periode voting tata kelola baru di platform VeBetterDAO, yang berlangsung dari 3 hingga 9 Februari 2026.
Menurut laporan Coinmarketcal pada Selasa (10/2), voting ini difokuskan pada proposal yang bertujuan meningkatkan insentif bagi partisipasi aktif serta memperbaiki kualitas alokasi dana dalam ekosistem VeChain.
Meski event tata kelola biasanya tidak memberikan dampak besar langsung ke harga token, terutama bila tidak menyentuh aspek tokenomics seperti mekanisme burn atau yield baru, momentum voting tetap menjadi indikator penting tentang kegiatan pengembang dan keterlibatan komunitas.
Baca Juga: Alasan Kripto ‘Koin China’ Filecoin hingga VeChain Hasilkan Untung Besar
Daftar Isi
Apa Itu VeBetterDAO dan Mekanisme Governance?
VeBetterDAO merupakan sistem tata kelola terdesentralisasi (DAO) yang dibangun di atas VeChainThor, yang memberi suara kepada komunitas untuk memutuskan arah alokasi sumber daya dan pengembangan prospek ekosistem.
Partisipasi dalam governance dilakukan melalui dua token utama:
- B3TR: Token insentif yang dibagikan kepada komunitas berdasarkan aktivitas mereka dalam ekosistem.
- VOT3: Token tata kelola yang digunakan untuk memberikan suara dalam setiap voting DAO. B3TR dapat ditukar dengan VOT3 dalam rasio 1:1 untuk mendapatkan hak suara.
Pengguna yang ingin berpartisipasi harus menahan atau mengonversi token mereka ke VOT3, yang kemudian memberikan hak suara pada proposal yang diajukan oleh anggota DAO lain.
Mekanisme ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif daripada voting pasif, sehingga keputusan yang diambil lebih mencerminkan kebutuhan nyata komunitas.
Fokus Proposal: Reward Partisipasi dan Kualitas Alokasi
Periode voting ini diadakan untuk menilai sejumlah proposal yang bertujuan:
- Memberi insentif lebih besar bagi partisipasi komunitas, sehingga pengguna lebih termotivasi untuk terlibat dalam tata kelola.
- Meningkatkan kualitas alokasi dana ekosistem, sehingga keputusan pendanaan lebih mencerminkan kontribusi nyata.
- Memperkuat sinyal tata kelola, yang memengaruhi bagaimana proyek-proyek di dalam ekosistem VeChain diprioritaskan dan didanai.
Sebelum voting dimulai, proposal ini memasuki fase pengumpulan dukungan awal, di mana anggota DAO harus menyumbangkan VOT3 untuk mencapai ambang tertentu agar proposal dapat lanjut ke tahap voting penuh.
Jika ambang dukungan tidak tercapai, proposal bisa gagal otomatis.
Dampak Voting terhadap Ekosistem
Menurut Tim Research Tokocrypto, event voting tata kelola umumnya memberikan dampak “soft” terhadap harga token, terutama bila tidak mencakup perubahan besar dalam tokenomics atau insentif ekonomi langsung.
Namun, keberadaan event ini tetap memiliki beberapa implikasi penting:
“Governance vote biasanya punya dampak “soft” ke harga kecuali ada perubahan tokenomics radikal (burn/yield). Namun, ini sinyal aktivitas dev/komunitas yang sehat. Perhatikan apakah voting ini memicu kenaikan staking rate VET/B3TR selama periode aktif,” ungkap Tim Research Tokocrypto.
Dua aspek utama yang menarik perhatian pasar adalah:
- Partisipasi komunitas yang meningkat, yang bisa menjadi indikator kepercayaan jangka panjang terhadap proyek.
- Potensi efek psikologis kepada investor, karena semakin banyak suara yang dikeluarkan, semakin kuat sinyal bahwa komunitas peduli terhadap perkembangan ekosistem.
Mengapa Governance Penting di Era DeFi?
Dalam dunia kripto modern, tata kelola terdesentralisasi bukan sekadar teori, ia menjadi bagian penting dari keputusan strategis protokol.
Sistem seperti VeBetterDAO memungkinkan komunitas menentukan sendiri arah pengembangan, alokasi dana, dan prioritas pengembangan proyek berbasis konsensus.
Ekosistem yang memiliki mekanisme tata kelola fungsional sering kali menunjukkan pertumbuhan yang lebih stabil karena keputusan tidak sepenuhnya berada di tangan pengembang inti saja, tetapi juga disetujui bersama oleh kontributor dan pemangku kepentingan lainnya.
Ini menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama dalam komunitas.
Potensi Volatilitas Harga dan Sentimen Pasar
Meskipun governance vote biasanya tidak memicu reaksi harga besar secara langsung, event seperti voting VeBetterDAO sering kali menimbulkan buzz sosial di komunitas pengguna VET, B3TR, dan token terkait lainnya.
Trader sering memperhatikan metrik lain seperti:
- Tingkat staking / partisipasi B3TR dan VET, karena ini bisa menunjukkan komitmen jangka panjang.
- Volume transaksi dan likuiditas harian, yang dapat naik seiring peningkatan aktivitas jaringan.
- Perilaku pasar sebelum dan setelah periode voting, terutama bila proposal yang disetujui memberikan perubahan signifikan di masa depan.
Baca Juga: VET Masih Merah di $0,0077! VeChain Gelar Voting Governance
Governance yang Menjadi Sinyal Kesehatan Ekosistem
Periode voting tata kelola VeBetterDAO pada 3–9 Februari 2026 bukan hanya rutinitas semata, tetapi menjadi sinyal bahwa ekosistem VeChain masih aktif bertransformasi melalui partisipasi komunitas.
Walaupun dampaknya terhadap harga mungkin bersifat soft, event ini mencerminkan adanya perhatian terhadap tata kelola yang lebih baik dan partisipasi yang lebih berkualitas, dua hal yang sangat penting dalam dunia kripto yang terus berkembang.
Bagi investor maupun pengguna jaringan VeChain, mengikuti hasil voting dan melihat bagaimana proposal yang diterima diimplementasikan bisa menjadi indikator penting tentang arah pengembangan jaringan dalam beberapa bulan ke depan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
