Altcoin News
Volume Robinhood Chain Tembus Rekor US$874 Juta, Memecoin Bangkit Lagi?
Tim Research Tokocrypto menjelaskan lonjakan aktivitas masih banyak digerakkan oleh perdagangan memecoin. Token Pons (PONS) menjadi aset dengan volume tertinggi.
Aktivitas perdagangan di Robinhood Chain melonjak tajam menjelang akhir Agustus 2026. Jaringan Layer-2 milik Robinhood tersebut mencatat volume decentralized exchange (DEX) sebesar US$874,8 juta pada 30 Agustus, menjadi rekor harian tertinggi sejak mainnet diluncurkan pada 1 Juli.
Tim Research Tokocrypto menjelaskan lonjakan aktivitas masih banyak digerakkan oleh perdagangan memecoin. Token Pons (PONS) menjadi aset dengan volume tertinggi, sementara Cash Cat (CASHCAT), memecoin yang sebelumnya memimpin ekosistem Robinhood Chain, berada di posisi berikutnya.
Data tersebut muncul di tengah kembali meningkatnya minat trader terhadap token berkapitalisasi kecil, sekaligus menimbulkan pertanyaan apakah pasar mulai memasuki babak baru reli memecoin.
Daftar Isi
Volume DEX Pecahkan Rekor US$874,8 Juta
Dilaporkan BeInCrypto, Robinhood Chain mencatat US$874,8 juta volume DEX hanya dalam satu hari pada 30 Agustus.
Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya sekitar US$846,8 juta yang tercatat pada pertengahan Juli, tidak lama setelah mainnet diluncurkan.
Aktivitas jaringan juga meningkat dari sisi transaksi. Robinhood Chain memproses sekitar 5,5 juta transaksi pada 30 Agustus, sementara volume aktivitas token launchpad mencapai rekor US$394,4 juta.
Robinhood Chain sendiri baru meluncurkan public mainnet pada 1 Juli 2026. Blockchain berbasis Arbitrum ini dirancang sebagai Ethereum Layer-2 untuk menghubungkan aset kripto, keuangan terdesentralisasi, dan real-world assets dalam satu infrastruktur on-chain.
Dalam waktu sekitar dua bulan sejak diluncurkan, Robinhood menyebut jaringan tersebut telah menghasilkan lebih dari US$18 miliar cumulative DEX trading volume dan melampaui US$840 juta total value locked.
Uniswap Kuasai Hampir 95% Volume
Sebagian besar transaksi DEX Robinhood Chain mengalir melalui Uniswap.
Pada 30 Agustus, Uniswap V4 memproses sekitar US$432 juta, menjadikannya versi Uniswap dengan aktivitas terbesar di jaringan tersebut.
Uniswap V3 menyumbang sekitar US$356,9 juta, sementara V2 menghasilkan sekitar US$40 juta. Secara keseluruhan, ketiga versi tersebut menangani hampir 95% dari seluruh volume DEX harian Robinhood Chain.
Dominasi ini sejalan dengan strategi Robinhood sejak peluncuran mainnet. Perusahaan telah menempatkan Uniswap sebagai salah satu partner utama dan penyedia likuiditas publik di ekosistem Robinhood Chain.
Besarnya volume tersebut menunjukkan infrastruktur DEX mulai mendapatkan penggunaan nyata. Namun, komposisi aset yang diperdagangkan memberikan gambaran menarik mengenai apa yang sebenarnya mendorong pertumbuhan jaringan.
PONS Jadi Raja Baru Memecoin Robinhood Chain
Memecoin Pons (PONS) menjadi aset dengan aktivitas perdagangan tertinggi pada 30 Agustus.
Data Dune yang dikutip BeInCrypto mencatat volume PONS mencapai sekitar US$67,38 juta, melalui 135.566 transaksi yang melibatkan sekitar 12.670 trader unik.
Cash Cat berada di posisi berikutnya dengan volume sekitar US$32,66 juta.
PONS sendiri mengalami lonjakan harga ekstrem. Token tersebut naik lebih dari 370% dalam tujuh hari dan sempat mencetak level tertinggi sekitar US$0,39 pada 30 Agustus, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$233 juta pada saat laporan diterbitkan.
Menariknya, sembilan dari 20 token dengan volume perdagangan terbesar di Robinhood Chain berasal dari platform peluncuran yang sama, ponsfamily.com.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas spekulatif memecoin masih menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan transaksi jaringan.
Cash Cat Sebelumnya Sudah Picu Gelombang Pertama
PONS bukan memecoin pertama yang mendorong aktivitas Robinhood Chain.
Tak lama setelah mainnet diluncurkan pada Juli, Cash Cat (CASHCAT) muncul sebagai salah satu token pertama yang mendapatkan perhatian besar trader.
Momentum CASHCAT ikut membantu mendorong volume Robinhood Chain ke rekor sebelumnya sebesar US$846,8 juta pada pertengahan Juli, ketika jaringan juga mencatat lebih dari 306.000 alamat aktif.
Aktivitas kemudian melemah sepanjang awal Agustus sebelum kembali melonjak menjelang akhir bulan.
Pola tersebut menunjukkan memecoin masih memainkan peran sebagai pintu masuk aktivitas pengguna, serupa dengan fenomena yang sebelumnya terlihat di jaringan seperti Solana.
Namun, keberlanjutan pertumbuhan akan bergantung pada apakah pengguna tetap berada di ekosistem ketika momentum token spekulatif mulai mereda.
Bukan Cuma Memecoin, Tokenized Assets Ikut Naik
Meski memecoin mendominasi perhatian, Robinhood Chain sebenarnya dibangun dengan fokus yang jauh lebih luas.
Robinhood menyebut jaringan tersebut sebagai blockchain permissionless Layer-2 yang dirancang khusus untuk layanan finansial dan tokenized real-world assets (RWA).
Aktivitas RWA juga mulai meningkat.
Pada 30 Agustus, total nilai aset tokenisasi di Robinhood Chain mencapai sekitar US$51,81 juta, dengan sekitar US$40,76 juta berasal dari tokenized stocks.
Aktivitas perdagangan RWA pada hari yang sama mencapai rekor US$165,5 juta.
Robinhood sendiri telah membuka Stock Tokens di Robinhood Wallet bagi pengguna yang memenuhi syarat di lebih dari 120 negara. Infrastruktur tersebut memungkinkan aset tokenisasi diperdagangkan dan digunakan dalam aktivitas DeFi seperti lending maupun sebagai collateral.
Dengan demikian, pertumbuhan Robinhood Chain saat ini memperlihatkan dua sisi yang cukup berbeda: memecoin mendorong aktivitas spekulatif, sementara tokenized assets mulai membangun penggunaan finansial jangka panjang.
Apakah Memecoin Benar-Benar Kembali?
Lonjakan PONS dan CASHCAT memperlihatkan minat terhadap memecoin memang kembali meningkat di Robinhood Chain.
Namun, satu hari rekor volume belum cukup untuk menyimpulkan dimulainya kembali reli memecoin secara luas.
Sebagian besar volume saat ini masih terkonsentrasi pada sejumlah token baru dan launchpad tertentu. Token semacam ini juga memiliki volatilitas sangat tinggi dan dapat kehilangan aktivitas dengan cepat ketika perhatian trader berpindah.
Ujian terbesar Robinhood Chain justru akan datang setelah euforia mereda.
Jika volume DEX tetap tinggi, jumlah pengguna bertahan, serta aktivitas mulai menyebar menuju DeFi dan real-world assets, rekor US$874,8 juta dapat menjadi tanda bahwa jaringan mulai membentuk ekosistem yang lebih matang.
Sebaliknya, jika volume turun tajam bersamaan dengan melemahnya PONS dan memecoin lain, rekor terbaru kemungkinan lebih mencerminkan gelombang spekulasi jangka pendek.
Untuk saat ini, memecoin memang kembali menjadi pusat perhatian. Namun, pertanyaan berikutnya bukan hanya seberapa tinggi token-token tersebut dapat naik, melainkan apakah aktivitas yang mereka bawa mampu bertahan di Robinhood Chain setelah hype berakhir.
Baca juga: Apa Itu $CASHCAT? Meme Coin Viral dari Robinhood Chain
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
