Cardano News
Whale Cardano Borong ADA saat Harga Turun, Sinyal Akumulasi
Wallet besar Cardano yang memegang setidaknya 1 juta ADA kini mencatat kepemilikan tertinggi sepanjang sejarah.
Tim Research Tokocrypto menjelaskan ketika investor ritel menjual dan whale membeli, pasar sering melihatnya sebagai sinyal akumulasi jangka panjang.
Wallet besar Cardano yang memegang setidaknya 1 juta ADA kini mencatat kepemilikan tertinggi sepanjang sejarah. Berdasarkan data Santiment, kelompok whale dan shark tersebut kini menguasai 25,09 miliar ADA.
Jumlah itu setara dengan 67,47% dari total suplai beredar Cardano. Angka tersebut menjadi konsentrasi kepemilikan terbesar oleh kelompok “millionaire wallets” sejak Juli 2020.
Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan harga ADA yang masih cukup dalam. Dalam sembilan bulan terakhir, kapitalisasi pasar Cardano disebut telah turun sekitar 71%.
Daftar Isi
Whale Terus Akumulasi saat Harga Diskon
Dikutip BeInCrypto, Santiment menilai whale Cardano tampak masih nyaman menambah kepemilikan ketika harga ADA berada di level yang lebih rendah. Sejak awal 2026 saja, kelompok wallet besar ini telah menambah sekitar 410 juta ADA.
Tren akumulasi tersebut bukan fenomena baru. Santiment mencatat bahwa pemegang besar ADA telah secara konsisten menambah suplai sejak Desember 2023.
Dengan harga yang melemah, whale tampaknya melihat ADA sebagai aset yang sedang berada di area diskon. Strategi ini menunjukkan bahwa investor besar masih memiliki pandangan jangka panjang terhadap Cardano meskipun harga jangka pendek belum sepenuhnya pulih.
Baca juga: ETF ADA Grayscale Dibidik Oktober, Harga Cardano Lanjut Reli?
Harga ADA Masih Tertekan
Meski whale terus membeli, harga ADA masih berada dalam tekanan. Data pasar menunjukkan ADA turun lebih dari 20% sepanjang 2026, meskipun sempat mencatat pemulihan jangka pendek.
Pada saat laporan dibuat, ADA diperdagangkan di sekitar US$0,267. Level ini mencerminkan bahwa akumulasi whale belum cukup untuk langsung membalikkan tren harga secara signifikan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual dari pasar yang lebih luas masih membayangi Cardano, terutama dari investor ritel dan pelaku pasar jangka pendek.
Investor Ritel Justru Mengurangi Kepemilikan
Berbeda dengan whale, wallet kecil justru terlihat mengurangi kepemilikan ADA. Wallet dengan saldo 100 hingga 1.000 ADA melepas 76,22 juta token, atau turun sekitar 15,6%.
Sementara itu, wallet dengan saldo 1.000 hingga 10.000 ADA melepas sekitar 320 juta ADA, atau turun 14,4%.
Perbedaan perilaku ini menunjukkan adanya perpindahan suplai dari pemegang kecil ke pemegang besar. Dalam pasar kripto, pola seperti ini sering dibaca sebagai perpindahan dari weak hands ke strong hands.
Akumulasi Whale Bisa Jadi Sinyal Positif
Tim Research Tokocrypto menjelaskan ketika investor ritel menjual dan whale membeli, pasar sering melihatnya sebagai sinyal akumulasi jangka panjang. Whale biasanya memiliki horizon investasi lebih panjang dan cenderung tidak mudah keluar saat harga berfluktuasi dalam jangka pendek.
Jika kondisi pasar kripto membaik, konsentrasi kepemilikan di tangan investor besar dapat membantu mendukung pemulihan harga. Terutama jika suplai yang tersedia di pasar semakin berkurang karena banyak ADA disimpan oleh whale.
Namun, sinyal ini tetap membutuhkan konfirmasi dari volume, aktivitas jaringan, dan membaiknya sentimen pasar secara keseluruhan.
Konsentrasi Kepemilikan Juga Bawa Risiko
Di sisi lain, konsentrasi ADA yang semakin besar di tangan whale juga membawa risiko. Ketika 67,47% suplai dikuasai oleh wallet besar, harga ADA menjadi lebih sensitif terhadap perilaku kelompok tersebut.
Jika whale terus menahan dan menambah posisi, hal itu dapat mengurangi tekanan jual. Namun, jika mereka mulai mendistribusikan token saat harga naik, pasar dapat mengalami tekanan besar.
Karena itu, akumulasi whale perlu dibaca sebagai sinyal penting, tetapi bukan jaminan bahwa harga ADA akan langsung pulih.
Cardano Butuh Katalis Lebih Kuat
Rekor kepemilikan whale menunjukkan bahwa investor besar masih percaya pada potensi Cardano. Namun, harga ADA tetap membutuhkan katalis tambahan untuk keluar dari tekanan.
Faktor seperti perkembangan ekosistem, adopsi jaringan, potensi ETF ADA, proposal real-world assets, dan pemulihan pasar altcoin dapat menjadi pendorong berikutnya.
Untuk saat ini, Cardano berada dalam fase menarik. Whale terus mengakumulasi saat harga turun, sementara ritel masih melepas kepemilikan. Jika pasar membaik, pola ini bisa mendukung pemulihan ADA. Namun, jika tekanan jual berlanjut, konsentrasi whale justru dapat menjadi sumber volatilitas baru.
Baca juga: Viral Rumor Cardano Shutdown, Tapi Laporan Resmi Justru Bikin Kaget!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
