Altcoin News

XRP Sepi Trader, Tapi Sinyal Kuat Muncul: Harga Siap Tembus $3?

Published

on

Prediksi harga XRP kembali menjadi perhatian pelaku pasar kripto di tengah kondisi perdagangan yang relatif sepi. Pergerakan harga yang cenderung tenang dan penurunan volume transaksi justru memunculkan spekulasi, mengingat fase serupa dalam sejarah XRP kerap menjadi awal pergerakan harga yang lebih agresif.

Dalam sepekan terakhir, XRP tercatat terkoreksi sekitar 8% setelah sempat mencatat reli solid di awal tahun. Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan bahwa pasar yang terlihat “dingin” tidak selalu mencerminkan sentimen negatif.

Minat Dagang Menurun, Sinyal Kontrarian Mulai Muncul

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Cryptonews, data on-chain mengindikasikan bahwa penurunan aktivitas perdagangan saat ini dapat berperan sebagai sinyal kontrarian. Dalam beberapa periode sebelumnya, menyusutnya partisipasi pasar justru mendahului penguatan harga, terutama ketika tekanan jual mulai mereda.

Saat ini, harga XRP masih berada di bawah level psikologis USD 2, namun secara year-to-date aset ini masih mencatat kenaikan sekitar 5%. Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan dilaporkan meningkat hampir 20% hingga mendekati USD 4 miliar, bertepatan dengan upaya harga bertahan di area support pada sebuah garis tren penting.

Sementara itu, data pasar derivatif dari CoinGlass menunjukkan open interest (OI) XRP bergerak stagnan di kisaran USD 3,5 miliar hingga USD 4,5 miliar selama beberapa bulan terakhir. Pola OI yang bertahan dalam rentang sempit ini pernah terjadi sebelumnya dan diikuti lonjakan harga signifikan, yang membawa XRP mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun.

Baca juga: Sentimen Ritel XRP Ambruk ke Extreme Fear Saat Harga Tembus US$2

Harga Menyempit, RSI Beri Sinyal Beli

Dari sisi teknikal, grafik XRP/USDT memperlihatkan fase kompresi harga yang cukup kuat, dengan pergerakan yang semakin menyempit di sekitar level USD 2. Kondisi ini umumnya mengindikasikan fase konsolidasi sebelum pasar menentukan arah selanjutnya.

Apabila tekanan beli mampu mendorong harga menembus resistance di area USD 2,10, skenario bullish dinilai semakin terbuka. Dalam kondisi likuiditas dan sentimen yang mendukung, XRP berpotensi bergerak cepat menuju area psikologis berikutnya, termasuk peluang menguji level USD 3.

Indikator Relative Strength Index (RSI) pada timeframe 4 jam turut memperkuat skenario tersebut. RSI tercatat bergerak naik dan melampaui rata-rata bergerak 14-periode, yang kerap diinterpretasikan sebagai sinyal beli oleh trader teknikal.

Namun demikian, risiko penurunan tetap perlu diwaspadai. Jika harga justru menembus ke bawah level USD 1,85, potensi koreksi lanjutan ke area USD 1,75 atau lebih rendah tidak dapat dikesampingkan.

Investor Diminta Tetap Waspada

Di tengah potensi pemulihan altcoin besar, perhatian investor juga mulai melebar ke aset berisiko tinggi, termasuk proyek presale tahap awal. Meski menawarkan peluang imbal hasil tinggi, pendekatan disiplin melalui manajemen risiko dan penentuan level invalidasi dinilai krusial, terutama ketika volatilitas pasar kembali meningkat.

Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Informasi dalam artikel ini disajikan sebagai bahan referensi dan bukan merupakan saran investasi. Pembaca diharapkan melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan finansial.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version