Bitcoin News

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $70.921, Pasar Tunggu Arah

Analisa harga BTC hari ini berada di level $70.921,47 per koin, turun sekitar 2,59% dibandingkan hari sebelumnya.

Published

on

Harga Bitcoin mengalami koreksi dalam perdagangan 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru dari Tokocrypto pada Jumat (6/3), harga BTC hari ini berada di level $70.921,47 per koin, turun sekitar 2,59% dibandingkan hari sebelumnya.

Meski mengalami penurunan harian, Bitcoin masih menunjukkan kinerja yang relatif stabil dalam jangka pendek.

Dalam 7 hari terakhir, aset kripto terbesar di dunia ini masih mencatatkan kenaikan sekitar 4,44%, menandakan tren pasar yang belum sepenuhnya kehilangan momentum bullish.

Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin tercatat sekitar $1,41 triliun, menjadikannya aset digital dengan valuasi terbesar di industri kripto.

Sementara itu, volume perdagangan harian mencapai sekitar $49,65 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap tinggi meskipun terjadi koreksi harga.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melejit ke $72.742, Volume $74 Miliar

Pergerakan Harga Bitcoin dalam 24 Jam

Selama 24 jam terakhir, harga Bitcoin bergerak dalam rentang yang cukup lebar. Data menunjukkan level terendah harian berada di $70.398, sementara harga tertinggi mencapai $73.555.

Pergerakan ini mencerminkan volatilitas yang masih cukup tinggi di pasar kripto.

Dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, investor terlihat melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan harga yang cukup signifikan sebelumnya.

Selain itu, tekanan jual juga terlihat dari penurunan harga sekitar 0,52% dalam satu jam terakhir, yang menandakan adanya tekanan jangka pendek di pasar.

Meski demikian, posisi Bitcoin masih berada di atas beberapa level psikologis penting yang menjadi indikator kekuatan tren.

Tren Harga Bitcoin dalam Beberapa Bulan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 6 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat kinerja dalam jangka waktu lebih panjang, harga Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi setelah volatilitas besar beberapa bulan terakhir.

Dalam 30 hari terakhir, harga BTC tercatat turun sekitar 7,58%. Sementara dalam 60 hari, penurunan mencapai sekitar 23,33%.

Dalam periode 90 hari, Bitcoin bahkan mengalami koreksi sekitar 20,95% dibandingkan level sebelumnya.

Data ini menunjukkan bahwa pasar kripto masih berada dalam fase penyesuaian setelah periode volatilitas tinggi yang sempat mendorong harga Bitcoin mendekati area rekor.

Sebagai informasi, rekor harga tertinggi Bitcoin sepanjang masa (All Time High) tercatat di sekitar $126.198.

Meskipun saat ini harga masih berada jauh di bawah level tersebut, Bitcoin tetap mempertahankan dominasinya sebagai aset kripto paling populer di dunia.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga BTC

Pergerakan harga Bitcoin saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, baik dari sisi teknikal maupun sentimen pasar global.

Pertama, aksi ambil untung dari investor jangka pendek sering terjadi setelah reli harga yang cukup cepat. Hal ini biasanya memicu koreksi sementara sebelum pasar menemukan arah baru.

Kedua, volatilitas di pasar kripto juga sering dipengaruhi oleh sentimen makro ekonomi global, termasuk kondisi pasar saham, kebijakan suku bunga, serta arus likuiditas di pasar aset berisiko.

Ketiga, dinamika pasar kripto secara keseluruhan juga dapat memengaruhi Bitcoin.

Sebagai aset terbesar di industri ini, pergerakan BTC sering menjadi indikator arah bagi altcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.

Level Support dan Resistance Bitcoin

Dalam analisa teknikal jangka pendek, beberapa level harga menjadi perhatian penting bagi trader dan investor.

Level support utama saat ini berada di sekitar $70.000, yang merupakan batas psikologis penting bagi pasar. Jika harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang rebound masih terbuka.

Sementara itu, resistance terdekat berada di kisaran $73.500 hingga $74.000, yang sebelumnya menjadi area penolakan harga dalam sesi perdagangan terbaru.

Jika Bitcoin mampu menembus area resistance tersebut, potensi kenaikan menuju level yang lebih tinggi dapat terbuka kembali.

Namun sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan harga turun di bawah $70.000, pasar berpotensi mengalami koreksi lanjutan.

Baca Juga: Bitcoin Bangkit ke US$73.000 Setelah Anjlok, ETF Jadi Penyelamat

Prospek Pasar Bitcoin

Meskipun mengalami koreksi harian, prospek jangka panjang Bitcoin masih dianggap positif oleh banyak analis pasar kripto.

Faktor seperti adopsi institusional, perkembangan teknologi blockchain, serta meningkatnya minat investor global terus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekosistem kripto.

Selain itu, dengan pasokan maksimum yang dibatasi hanya 21 juta koin, Bitcoin sering dianggap sebagai aset digital yang memiliki karakteristik mirip dengan emas dalam hal kelangkaan.

Dalam jangka pendek, pelaku pasar kemungkinan akan terus memantau level support utama serta perkembangan sentimen global untuk menentukan arah pergerakan berikutnya.

Untuk saat ini, Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi setelah reli sebelumnya, dengan investor menunggu katalis baru yang dapat menentukan arah pasar selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version