Perusahaan Asuransi Jiwa Ini Tertarik dengan Blockchain

0
72
MetLifeMEET, perusahaan asuransi jiwa terbesar di dunia senilai $2,7 triliun, baru-baru ini mengumumkan akan melakukan uji coba proses sistem klaim asuransi mereka dengan Blockchain.

Pembaharuan ini diyakini akan berdampak besar bagi MetLifeMEET yang memiliki lebih dari 90 juta nasabah yang terdapat di lebih dari 60 negara di dunia.

MetLifeMEET mempertimbangkan akan menggunakan Blockchain Ethereum untuk proses klaim asuransi jiwa. Proyek ini sedang dijalankan dan dikembangkan oleh inkubator MetLife yaitu LumenLab yang bekerja sama dengan Singapore Press Holding dan NTUC Income untuk melakukan uji coba Blockchain pada sistem klaim asuransi MetLifeMEET.

Hal ini dikarenakan, terdapat kasus terhadap keluarga yang menjadi nasabah MetLifeMEET yang meninggal dunia dan mereka lupa atau tidak tahu bahwa anggota keluarga tersebut memiliki asuransi jiwa. Kurangnya informasi ini tidak menguntungkan bagi kedua belah pihak yaitu penanggung dan penuntut.

Baca juga: B3i, Startup Asuransi Blockchain Siapkan $16 Juta Untuk Platform Baru

MeetLifeMEET Berencana Menggunakan Blockchain

Dengan bantuan Blockchain, Kartu Identitas Pendaftaran Nasional yang meninggal dari nomor sertifikat kematian dienkripsi ke dalam Blockchain. Kemudian, NTUC memeriksa nomor tersebut jika ada dan cocok, dalam satu hari kerja keluarga yang bersangkutan akan dikirim email otomatis dan dikirim ke perusahaan asuransi jiwa untuk proses klaim.

Keuntungan Perusahaan Asuransi Jiwa Jika Menggunakan Blockchain

Seperti diketahui Blockchain memiliki sifat yang transparansi, hal ini sangat bermanfaat bagi pemegang kartu polis asuransi, Anda bisa dengan mudah melakukan klaim asuransi jiwa Anda jika sewaktu-waktu anggota keluarga Anda ada yang meninggal, serta Anda dapat menerima uang dari hak polis asuransi dengan lebih cepat.

Faktor keamanan juga menjadi pertimbangan dari penggunaan teknologi Blockchain, di mana data-data nasabah yang tersimpan di perusahaan asuransi jiwa yang bersangkutan dalam suatu blok tidak dapat dimanipulasi.

Bagi pihak perusahaan MetLifeMEET, ini juga menjadi bertanda baik yaitu mengurangi biaya pengeluaran perusahaan, karena proses klaim dilakukan secara otomatis dengan bantuan Blockchain sehingga perusahaan tidak perlu repot-repot lagi untuk mengingatkan nasabahnya dengan cara-cara yang masih konvensional seperti mendatangi kediaman mereka dan lain sebagainya.

Selain itu, pihak perusahaan juga mendapatkan kemudahan jika sewaktu-waktu ingin memperluas jangkauan layanannya, yang tentu saja ini memerlukan kerja sama dengan para pemangku kepentingan baik itu pemerintah dan lain-lain, semua itu bisa terkoneksi dengan bantuan Blockchain.

Penggunaan Blockchain pada sistem klaim MetLifeMEET merupakan strategi operasi untuk jangka panjang yang dipersiapkan oleh perusahaan dan untuk kedepannya tidak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan jaringan Blockchain lainnya seperti Bitcoin, Ripple, dll. Yang mana saat ini jaringan Blockchain Ethereum hanya mampu memproses 13 transaksi per detik.

Sumber