Perkembangan Cryptocurrency di Negara Nigeria

0
97
Saat ini perkembangan cryptocurrency dan teknologi Blockchain sudah merambah hingga ke daratan Afrika seperti negara Uganda, Ethiopia, Nigeria, dll.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nigeria, Femi Gbajabiamila, telah menyerukan kerangka hukum substantif untuk cryptocurrency di negaranya, Nigeria.

Berdasarkan sebuah laporan yang dilansir oleh harian berita Nigeria Daily Post pada 23 Juli, Gbajabiamila ingin negara Nigeria mengembangkan peraturan yang jelas untuk aset digital sehingga negara tersebut agar tidak ketinggalan karena cryptocurrency saat ini sudah banyak diadopsi.

Femi Gbajabiamila berbicara di saat kunjungannya dari Nigerian Deposit Insurance Corporation (NDIC),

“Mengenai masalah cryptocurrency, saya pikir teknologi Blockchain adalah hal baru dan kuat. Kami tidak ingin ketinggalan. Saya pikir dunia akan menganggap ini serius terkait masalah cryptocurrency,” kata Gbajabiamila.

Gbajabiamila mencatat kesiapan DPR untuk mengembangkan kerangka hukum yang relevan untuk teknologi baru dan kelas aset (kelompok instrumen keuangan).

Selain Blockchain dan cryptocurrency, anggota parlemen juga berbicara tentang peran NDIC dan menciptakan kompetensi yang jelas dan terpisah antara keduanya dan bank sentral negara. Pembicara mengatakan bahwa DPR akan memperluas fungsi hukum NDIC, dan memastikan bahwa perannya tidak tumpang tindih dengan peran Bank Sentral Nigeria.

NDIC, seperti halnya American Federal Deposit Insurance Corporation, menyediakan jaring pengaman asuransi untuk deposan di sektor perbankan Nigeria yang baru saja diliberalisasi.

Awal tahun ini, badan pengawas keuangan Nigeria, Economic and Financial Crimes Commission (EFCC), menerima petisi yang menuduh bahwa perusahaan crypto yang berbasis di Estonia Paxful Inc. menipu ribuan investor Nigeria dari jutaan dolar cryptocurrency melalui penutupan rekening sewenang-wenang.

Paxful kemudian membantah tuduhan itu, mengklaim bahwa, “semua akun yang telah ditutup memiliki alasan untuk itu. Kami tidak akan menutup akun apa pun kecuali mereka melanggar TOS (Ketentuan Layanan) kami.”

Perusahaan Modal Ventura Tertarik Mendanai Project Blockchain di Nigeria

South African Digital Asset Partnership (SADA) yang memiliki visi dan misi dalam mempromosikan pengadopsian Blockchain dan cryptocurrency di Afrika, dan mendukung project yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di negara-negara Afrika dengan bantuan Blockchain.

Dikabarkan akan melakukan ekspansi ke 6 negara Afrika dalam kurun waktu 18 bulan kedepan, salah satu negara yang menjadi destinasi ekspansi SADA adalah Nigeria. Ini adalah bentuk upaya SADA untuk menjadikan perusahaannya sebagai pemodal yang mendanai project Blockchain dan cryptocurrency terbesar di benua Afrika dengan target berinvestasi di lebih 60 project dalam 32 bulan kedepan di Afrika.

Kabar ini menjadi angin segar bagi perkembangan cryptocurrency dan Blockchain di negara-negara Afrika dalam memajukan pemanfaatan Blockchain di masyarakat yang lebih luas lagi

Sumber