Analis Menetapkan Target BTC Untuk Jangka Pendek Di Rp 127 Juta

0
39

Bitcoin (BTC) telah naik 7 juta dalam beberapa hari terakhir. Pijakan ini dapat memungkinkan Bulls untuk mengambil alih. Namun, penting untuk dicatat bahwa BTC masih terperangkap dalam tren Bearish (turun) dalam jangka menengah.

Tren ini mungkin akan segera bergeser, karena analis sekarang mencatat bahwa BTC dapat menargetkan ke Rp 127 juta dalam waktu dekat, dengan setiap pergerakan ke lebih dari Rp 140 juta dapat menandai pemulihan penuh dari penurunan di bawah batas bawah pola Descending Triangle yang sebelumnya ditetapkan selama beberapa bulan.

Pada saat pers, harga crypto berada di Rp 119 juta, naik 5.31 persen dalam 7 hari terakhir, dari Rp 113 juta menjadi Rp 119 juta.

Namun, BTC masih menunjukkan beberapa tanda-tanda Bearish dalam waktu dekat. BTC juga telah bergerak melebihi 200-day Moving Average (MA) dan juga mengalami penurunan volume perdagangan.

Josh Rager, seorang analis crypto populer di Twitter, berbicara tentang ini cuitannya dengan menjelaskan bahwa saat ini terlalu sulit untuk menentukan apa tren yang dibentuk adalah untuk jangka menengah atau panjang.

“$ BTC – Masih mencoba untuk memecahkan DMA 200 itu, tapi itu masih terlalu cepat dan gagal melakukannya. Mulai antara zona Support dan Resistance – volume menurun. Satu-satunya tempat bermain adalah perdagangan pada kerangka waktu yang lebih rendah dengan pergerakan harga yang layak.”

Meskipun Rager telah menunjukkan beberapa tanda-tanda Bearish untuk Bitcoin, penting untuk dicatat bahwa ada analis lain yang percaya bahwa BTC selanjutnya dapat menargetkan level Rp 127 juta.

Jika Bitcoin tidak bisa menembus level Resistance di kisaran Rp 137 juta, maka, ada kemungkinan harga Bitcoin akan turun lagi ke Rp 100 juta-an (Fib 0.236). Harga ini adalah tempat bagus untuk mengakumulasi BTC.

Luke Martin, analis crypto populer lainnya, berbicara tentang kemungkinan ini dalam cuitannya dengan menunjuk ke sebuah grafik yang menunjukkan bahwa BTC saat ini mengklaim kembali level Support sebelumnya, yang dapat berarti bahwa ia diposisikan untuk pergerakan naik menuju wilayah Rp 127 juta-an atau lebih rendah.

Bagaimana tanggapan Bitcoin terhadap indikator MA 200 hari kemungkinan akan menjadi faktor kunci dalam menentukan tren jangka pendeknya, karena penutupan yang menentukan di atas indikator MA ini dapat berarti bahwa pergerakan naik menuju $ 9.000 sudah dekat. Kita lihat saja.