Zuckerberg: Facebook Tidak Akan Meluncurkan Libra Tanpa Persetujuan AS

0
38

Mark Zuckerberg, pendiri raksasa media sosial Facebook, berencana untuk memberi tahu Kongres Amerika Serikat bahwa Libra tidak akan diluncurkan di mana pun di dunia sampai regulator AS menyetujuinya. Menurut pernyataan Zuckerberg yang dirilis pada 22 Oktober sebelum dengar pendapat yang direncanakan di depan Komite Jasa Keuangan House AS, CEO Facebook tersebut ingin meredakan kekhawatiran regulasi atas peluncuran stablecoin yang akan datang. Dia berkata:

“Facebook tidak akan menjadi bagian dari peluncuran sistem pembayaran Libra di mana pun di dunia sampai regulator AS menyetujuinya.”

Namun, ungkapan ini tidak sama dengan jaminan bahwa Libra tidak akan diluncurkan sama sekali.

Menurut sambutannya, Libra akan dipatok sebagian besar ke dolar AS. Zuckerberg lebih lanjut menekankan rencana China untuk merilis sebuah proyek yang mirip dengan Libra dalam beberapa bulan mendatang, ia juga menekankan bahwa itu dapat mengganggu kepemimpinan keuangan dan teknologi Amerika di dunia.Berbicara tentang akses Facebook ke data keuangan pengguna dompet Calibra, Zuckerberg mengatakan bahwa Calibra adalah anak perusahaan yang diatur oleh Facebook, yang berarti ada pemisahan yang jelas antara data sosial Facebook dan data keuangan Calibra.

“Calibra tidak akan membagikan informasi akun pelanggan atau data keuangan dengan Facebook, kecuali untuk mencegah penipuan atau aktivitas kriminal, ketika orang-orang dengan tegas memilih untuk membagikan data mereka, atau ketika kami secara hukum berkewajiban untuk melakukannya,” ungkap Zuckerberg memastikan dengan menambahkan:

“Pembayaran yang diproses melalui anak perusahaan pembayaran berlisensi Facebook tunduk pada anti pencucian uang yang komprehensif, pendanaan anti-teroris, dan pemantauan sanksi yang memanfaatkan sistem otomatis dan tinjauan manusia, dan kami melaporkan aktivitas pembayaran yang mencurigakan kepada otoritas yang berlaku yang konsisten dengan kewajiban peraturan kami. Kami juga memiliki kebijakan untuk mencegah penipuan.”