Aplikasi Chat LINE, Luncurkan Program Hadiah Token!

0
64
LINE luncurkan hadiah token

LINE, aplikasi chat asal Jepang dengan lebih 90 Juta pengguna di Indonesia, memulai program rewards berupa token LINK (token asli dari blockchain LINE) kepada para pengguna layanan digital tersebut. Kabar ini diumumkan pada hari Jumat lalu, dengan juga meluncurkan halaman peluncuran terkait LINK Rewards Program tersebut.

Baca Juga: Uniswap Rilis Token UNI dan Bagikan Cuma-cuma Kepada Pengguna

Untuk saat ini, program rewards ini hanya tersedia untuk pengguna LINE di Jepang. Nantinya, pengguna akan diberikan semacam penghargaan/rewards berupa LINK dengan syarat telah menghubungkan akun LINE ke dalam tiga aplikasi seluler lainnya. Terdiri dari LINE Pay berupa produk pengiriman uang, Line Securities berupa produk investasi, dan Line Score berupa produk evaluasi kredit.  LINE Securities sendiri saat ini mulai bekerja sama dengan Nomura Holdings, salah satu pialang saham terbesar di Jepang.

Program rewards ini merupakan bentuk dari promosi terkait dengan pembangunan jaringan blockchain LINE sendiri. Pada 2018 lalu, perusahaan tersebut membuat laboratorium internal yang berfokus pada pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps) dengan dasar LINE Blockchain yang telah dipatenkan.

Program ini sudah dijalankan tertanggal 18 September 2020 lalu. Berdasarkan laporan dari LINE, 10.000 pengguna yang memiliki kartu kredit keluarga LINE yang diterbitkan oleh LINE Pay akan menerima token LINK senilai 2.000 YEN atau setara dengan Rp283.000. Sementara pengguna LINE Securities akan mendapatkan hingga 500 YEN atau setara Rp70.500 dalam token LINK.

Nantinya, Pengguna akan dapat mengubah token tersebut menjadi mata uang fiat melalui layanan perdagangan aset kripto LINE, Bitmax, dan lainnya dengan mendaftarkan diri pada platform-platform tersebut.

Dengan adanya program ini, perusahaan ini bertujuan untuk mendorong penggunanya untuk ikut berpartisipasi dalam token economy dari LINK. Hal ini akan membuat banyak orang untuk menggunakan LINK sebagai alat pembayaran dan meningkatkan kegunaannya.

Baca Juga: DeFi Semakin Tokcer, Koin Digital Ini Diprediksi Subur

artikel ini dapat dibaca kembali disini.