Alasan Kenapa Bitcoin Seharusnya Dinilai Dengan Emas, Bukan USD

0
75
bitcoin dan emas

Harga Bitcoin selalu jadi perdebatan, dan menjadi lebih rumit karena dihargai dalam dolar AS. Padahal Bitcoin dan dolar AS adalah entitas yang jelas berbeda.

Baru-baru ini, seorang pengusaha, Sylvain Saurel, memposting di medium adanya penurunan daya beli sebesar 85% atau senilai $ 1.000 dari tahun 1971 sampai tahun 2020 ini. Menurutnya, itulah sebab nilai Bitcoin cepat meningkat.

“Oleh karena itu, harga Bitcoin dalam dolar AS akan cenderung meningkatkan harga Bitcoin lebih cepat karena efek dari inflasi moneter,” katanya.

Saurel lebih menyarankan emas sebagai tolak ukur harag Bitcoin, ketimbang dolar AS. Alasannya karena emas sudah menjadi benda simpanan bernilai yang diakui selama berabad-abad, dari pada dolar AS.

Goldprice.org menunjukkan nilai logam mulia (emas) mencapai nilai tertinggi sepanjang masa yaitu $ 2.070 / oz pada 6 Agustus tahun ini. Sementara Fed sendiri terus mencetak triliunan untuk menjaga perekonomian AS agar tidak runtuh, tapi hal ini malah menghancurkan kepercayaan investor terhadap USD sebagai mata uang cadangan.

Baca Juga: Melirik YFI, Satu-satunya Altcoin Yang Lebih Mahal Dari Bitcoin

Selain emas, nilai perak juga meningkat ditengah runtuhnya greenback akhir-akhir ini. Sementara Bitcoin mengalami kenaikan sebesar 57% sejak awal tahun.

Bitcoin dan emas memiliki beberapa kesamaan, diantaranya : biaya ekstraksi dan penambangan. Perbedaannya, tidak mudah memperkirakan jumlah pasokan emas sementara kuantitas Bitcoin dapat diketahui.

Lebih lanjut Saurel menambahkan jika harga Bitcoin menggunakan emas, akan menghilangkan inflasi yang terkait dengan mata uang fiat khususnya dolar.

Kesimpulannya, harga Bitcoin bisa naik hingga $ 50.000 pada akhir tahun 2021 mendatang, atau lebih lama dari waktu yang diperkirakan.

Pada saat itu, rasio Bitcoin dengan 1 ons emas harusnya 20 dan 50. Meskipun harga dolar tidak akan berubah dalam waktu dekat, melihat emas sebagai tolak ukur nilai Bitcoin adalah gambaran yang lebih jelas bagi kedua aset tersebut.

Baca Juga: Dewan Penasihat Syariah Malaysia: Crypto Punya Potensi Besar

sumber.