Mengenal Non-Fungible Tokens (NFT) part 2: Kelebihan NFT

0
491
Mengenal Non-Fungible Tokens (NFT) part 1: Apa itu NFT?

Dari artikel part 1 sebelumnya, kita sudah belajar memahami tentang NFT. Namun, dengan didasari oleh teknologi Blockchain, tentu saja NFT memiliki beberapa kelebihan dan tentu saja dapat dikoordinasikan. Apa saja kelebihannya?

Standardization

Yang berarti setiap pembuatan NFT memiliki standarisasi untuk bisa diperjual-belikan di pasaran, standarisasi ini biasanya diterapkan di smart contract atau Blockchain.

Interoperbalility

Dengan tekhnologi Blockchain, NFT yang di buat oleh para pengembang bisa di jual-belikan di market NFT manapun. Jadi lebih mempermudah para pengembang jika ingin menjual NFT-nya.

Tradeability

Karena memiliki nilai dan kelangkaan daripada NFT, maka NFT bisa di tradingkan di pasaran dengan mengharapkan menyimpan NFT saat ini dan mendapatkan pertumbuhan nilai di masa depan.

Liquidity

Untuk para seniman, apalagi yang kurang ternama, mungkin agak sulit jika harus menjual karya seninya melalui pelelangan karya seni. Namun dengan teknologi Blockchain, likuiditas dari karya seni akan semakin mudah dengan adanya pasar terbuka yang memperjual-belikan NFT didalamnya, contoh pasar yang memperjualbelikan NFT adalah opensea.io, rarible.com, enjinx.io

Immutability

Sifatnya yang memiliki ketetapan hak cipta pada Blockchain terhadap NFT-nya, membuat NFT tidak bisa di duplikasi atau di replika.

Programmability

Karena bahasa pemrograman yang sudah disediakan oleh smart contract, membuat semua kalangan masyarakat bisa membuat NFT-nya dengan mudah.

 Baca Juga: Mengenal Non-Fungible Tokens (NFT) part 1: Apa itu NFT?

Protokol yang populer digunakan oleh para pengembang NFT masih berasal dari blockchain Ethereum, seperti protokol ERC 721, ERC 998, ERC 1155. Karena sebagian besar NFT di keluarkan di Blockchain Ethereum, dan saat ini Ethereum memiliki kendala dengan mahalnya gas fee, membuat pengembang mengeluarkan fee yang cukup besar dibandingkan dengan Blockchain lainnya.

 

Untuk saat ini kegunaan dari NFT masih diadopsi mencakup dunia gaming dan karya seni digital, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kedepannya NFT bisa juga digunakan untuk sertifikasi, seperti surat tanah, akte kelahiran, akte kematian, ataupun lisensi dari sebuah lembaga atau perusahaan.