Connect with us

Altcoin News

World Economic Forum Sebut Beberapa Crypto Ini Bagus untuk Jangka Panjang

Published

on

crypto jangka panjang

Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF)  baru saja mempublikasi artikel riset mengenai crypto.

Artikel tersebut bersifat lebih seperti jurnal, dan memiliki informasi lengkap untuk memulai pemahaman tentang crypto, blockchain, dan hal lain untuk memahami crypto.

WEF juga membahas beberapa crypto yang dianggap sangat bagus untuk kegunaan dan nilainya dalam jangka panjang.

Banyak pihak yang menganggap bahwa artikel yang dipublikasi ini adalah sentimen positif akibat dianggap sebagai persetujuan WEF terhadap proyek tersebut.

World Economic Forum Dukung Crypto

Kabar dukungan WEF terhadap crypto nampaknya membawa kejutan untuk mayoritas pelaku pasar crypto.

Hal ini disebabkan sebelumnya mayoritas pihak pemerintah dan otoriter dunia terlihat memiliki pandangan negatif yang bercampuran terhadap crypto.

Salah satu contohnya adalah Kepala Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, yang pada awal tahun ini menyatakan bahwa Bitcoin adalah sebuah hal yang mengkhawatirkan.

Kekhawatiran tersebut muncul akibat menurutnya Bitcoin dapat digunakan untuk pencucian uang dan kegiatan kriminalitas lainnya.

Pernyataan ini juga didukung oleh Menteri Keuangan Amerika, Janet Yellen yang menyatakan bahwa Bitcoin dapat digunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum.

Pernyataan-pernyataan tersebut nampaknya juga mendapatkan banyak kritik dari publik akibat sebenarnya uang fiat juga telah digunakan untuk hal yang sama.

Namun tidak semua pihak pemerintah terlihat menolak crypto akibat Swiss yang menjadi salah satu pendukung.

Pihak dari Swiss tersebut nampaknya adalah organisasi internasional, pelaku sektor swasta, dan bahkan akademisi yang terlihat mendukung crypto.

Baca Juga: Forum Ekonomi Dunia Rilis Laporan Terkait Keamanan Cyber Blockchain

Saat ini dukungan tersebut juga bertambah akibat WEF yang sebenarnya memiliki peran besar, terutama terhadap perkembangan dunia.

Dengan dukungan dari WEF sebagai salah satu organisasi dunia yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan dunia, dukungan terhadap crypto ini menjadi hal yang besar.

Dalam artikel jurnal yang dipublikasi oleh WEF, terdapat pernyataan dukungan terhadap Bitcoin dan Ethereum, dengan menggarisbawahkan teknologi menyangkut Ethereum.

Selain itu, WEF juga membahas bahwa terdapat beberapa proyek crypto yang memiliki teknologi sangat baik dan signifikan untuk masa depan keuangan.

Proyek-proyek tersebut adalah Algorand (ALGO), Cardano (ADA), Celo (CELO), Ripple (XRP), Solana (SOL), dan Stellar Lumen (XLM).

Keterbukaan Terhadap Perubahan Masa Depan Keuangan

Dalam masa pandemi Covid-19 WEF telah menarik perhatian banyak pihak akibat semakin besar perannya untuk memulihkan perekonomian dunia.

Banyak pihak yang juga menyatakan kritiknya terhadap WEF yang dirasa akan membawa perekonomian dunia untuk lebih tersentralisasi.

Asumsi ini telah membuat banyak pihak berpikir bahwa masa depan akan lebih terpusat dan lebih dikendalikan oleh satu pihak dan rentan terhadap manipulasi.

Kritik dan Asumsi ini muncul setelah WEF mempublikasi proyeksi masa depan hingga 2030 dalam rangka memulihkan perekonomian.

Hal ini disebabkan judul targetnya yang bertuliskan “own nothing and be happy” yang berarti tidak memiliki apa pun dan menjadi senang.

Banyak pihak yang berasumsi bahwa nantinya akibat pernyataan tersebut, masyarakat akan kehilangan kendali terhadap perihal pribadi karena akan diatur pemerintah.

Namun, Reuters telah memberikan komentarnya terhadap banyaknya asumsi yang beredar dan menyatakan bahwa semua asumsi tersebut adalah hal yang tidak benar.

“Salah, World Economic Forum tidak memiliki tujuan untuk menghilangkan kendali dari perihal pribadi oleh masyarakat. Namun agenda 2030 tersebut bertujuan untuk hal yang sebaliknya dimana WEF akan mendorong kendali terhadap perihal pribadinya.”

Oleh karena itu nampaknya dukungan terhadap crypto dan blockchain terlihat didasari oleh pernyataan tersebut.

Hal tersebut disebabkan dengan adanya blockchain dan crypto semua jadi lebih transparan, jelas, efektif, dan terdesentralisasi.

Transparansi dan kejelasan menjadi dua hal utama, terutama jika membicarakan masalah kepemilikan.

Hal ini juga menjadi penyebab banyak pihak mulai mempelajari blockchain dan crypto.

Baca Juga: Bukan Karena Elon, Harga Bitcoin Berpotensi Menjadi US$85 Ribu

Di luar permasalahan tersebut, nampaknya dengan publikasi ini, WEF resmi mendukung pertumbuhan crypto dan juga blockchain.

Akibatnya, saat ini pernyataan dukungan WEF terhadap ALGO, ADA, CELO, XRP, SOL, dan XLM dianggap sebagai sentimen positif untuk jangka panjang.

Namun perlu diingat bahwa semua pernyataan yang beredar masih sebuah asumsi.

Sebab, hingga saat ini belum ada adopsi resmi oleh WEF terhadap seluruh crypto tersebut.

sumber.

Altcoin News

Harga Shiba Inu Naik 16% saat Peluncuran Shibarium Semakin Dekat

Published

on

Ilustrasi aset kripto, Shiba Inu.

Aset kripto Shiba Inu menembus batasan dengan mendapatkan keuntungan baru, naik hingga 16% dalam 48 jam terakhir. Apa yang menyebabkan kenaikan harga ini?

Metrik Shiba Inu pada data CoinMarketCap menunjukkan harga teknis SHIB mengisyaratkan kemungkinan reli mencapai 40% mengalahkan Dogecoin (DOGE). Dogecoin telah meraup keuntungan di atas 20% dalam 7 hari terakhir. Shiba Inu mencapai US$ 0,00001438 pada saat artikel ditulis.

Pelarian Shiba Inu yang tak tertandingi telah menimbulkan tanggapan dari David Gokhshtein yang mencatat bahwa SHIB melihat kenaikan harga yang meroket. Kinerja Shiba Inu pada tahun 2023 cukup terkenal di kalangan trader dan investor.

Padahal, Shiba Inu seperti banyak altcoin lainnya di pasar, tidak luput dari penurunan tahun lalu. Shiba Inu ditutup pada Desember 2022 dengan harga US$ 0,000008087.

Shibarium

Grafik harga harian SHIB/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian SHIB/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Shiba Inu Kolaborasi dengan Bugatti Group & CoinGate, Nilai SHIB Naik?

Sejak 2023, perolehan SHIB terus meningkat, dan koin meme tersebut kini hampir menggeser Polkadot (DOT). Dengan kapitalisasi pasar US$ 7,83 miliar, Shiba Inu dapat mengambil posisi Polkadot. DOT saat ini adalah kripto paling bernilai ke-12, dengan kapitalisasi pasar US$ 8,03 miliar. Dengan volume perdagangan Shiba Inu yang membayangi DOT, SHIB dapat dengan mudah mengklaim posisi itu dalam beberapa minggu ke depan.

Faktor utama di balik kenaikan setinggi langit Shiba Inu sama sekali bukan misteri. Melihat dari dekat ke pasar menunjukkan bahwa komunitas berbicara tanpa henti tentang peluncuran Shibarium. Ini tidak diragukan lagi mendorong harga Shiba Inu. K

Shibarium, protokol Layer 2 yang telah menjadi topik pembicaraan di kalangan penggemar Shiba Inu, merupakan kekuatan pendorong utama dalam reli harga Shiba Inu. Ketertarikan pada memecoin setelah peluncuran Shibarium dapat melonjak sebagai hasilnya. Lebih banyak investor mungkin juga memasuki pasar Shiba Inu, dan membuat harga lebih tinggi.

Tanggal Peluncuran

Ilustrasi Shiba Inu.
Ilustrasi Shiba Inu.

Baca juga: Shiba Inu (SHIB) Jadi Salah Satu Aset Kripto Paling Banyak Dilihat

Seperti yang dilaporkan Cointelegraph, rebound harga SHIB mendapatkan momentum di tengah laporan bahwa Shibarium akan ditayangkan pada 14 Februari. Ketertarikan whale pada Shiba Inu telah meningkat dari waktu ke waktu. Tampaknya pemegang ETH teratas sedang bekerja keras untuk mendapatkan keuntungan juga, menjelang peluncuran Shibarium.

Sebagai perbandingan, fundamental Dogecoin tampak pucat, dengan Elon Musk menangguhkan bot tip DOGE karena melanggar peraturan Twitter. Meskipun demikian, kedua memecoin tersebut memiliki awal yang baik hingga tahun 2023. SHIB/USD naik hampir 85%, sementara DOGE/USD naik 36% tahun ini.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.

Continue Reading

Altcoin News

Data Ungkap Alasan kripto Litecoin (LTC) Reli 80% ke Harga US$ 100

Published

on

Ilustrasi aset kripto Litecoin (LTC).

Aset kripto Litecoin (LTC) baru-baru ini mengalami reli 80% yang mengesankan setelah mengalami performa yang buruk sejak November 2022. Bisa dibilang LTC memulai bulan Februari dengan catatan yang indah, karena harganya mencapai lebih dari US$ 100 atau sekitar Rp 1,4 juta.

Menurut CoinGecko, token LTC telah meningkat 34% dalam kerangka waktu bulanan dengan keuntungan juga terjadi di grafik mingguan. Ini menunjukkan pendakian bertahap dan mantap menuju level resistensi saat ini.

Litecoin dikenal sebagai salah satu kripto paling andal di pasar. Menurut BitPay, platform pembayaran kripto tertua, meskipun Litecoin belum mengambil alih Bitcoin sebagai alat pembayaran, LTC telah menjadi keharusan bagi penggemar kripto yang ingin beralih dari keuangan tradisional ke aset digital.

Di Balik Tren Bullish Litecoin

Baca juga: CEO Ark Invest Cathie Wood Prediksi Harga Bitcoin Capai Rp 7,4 Miliar

Menurut Santiment, sebuah firma analitik kripto, peningkatan luar biasa ini dihasilkan dari dua faktor utama. Berdasarkan tweet Santiment, dua kekuatan pendorong utama Litecoin adalah adopsi yang meningkat dan proses pengurangan separuh di tahun 2023.

Litecoin menjadi lebih diterima oleh trader karena biaya transaksinya yang rendah dan waktu transaksi yang cepat. Fakta ini memungkinkan orang menggunakannya untuk pembelian sehari-hari, seperti membeli barang secara online atau mengirim uang ke orang lain. Akibatnya, permintaan Litecoin telah tumbuh secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir, yang telah membuat harga LTC melonjak.

Pemegang token yang besar telah menambahkan banyak uang ke dalamnya, dan pengadopsiannya terus meningkat. Dalam tujuh bulan terakhir, alamat yang memegang koin telah menambahkan sekitar 1,15 juta token. Acara ini telah meningkatkan total pasokan token sebesar 0,5%.

Menurut laporan Santiment, beberapa pemegang token memperolehnya menjelang akhir Juli 2022. Pada saat itu, setiap token Litecoin diperdagangkan dengan harga kurang dari US$ 60, sehingga memberikan keuntungan yang baik bagi pemegangnya.

Halving Litecoin

Harga Litecoin melonjak pada candle harian l LTCUSDT di Tradingview.com.
Harga Litecoin melonjak pada candle harian l LTCUSDT di Tradingview.com.

Baca juga: Bappebti Kemendag dan ASPAKRINDO Gelar Bulan Literasi Kripto 2023

Halving adalah mekanisme untuk mengurangi hadiah blok untuk penambang hingga setengahnya. Proses ini bermaksud untuk menjaga pasokan aset kripto tetap terkendali dan untuk membantu menjaga stabilitas harganya. Setiap empat tahun, jaringan membagi dua penambang hadiah blok yang diterima untuk menambang di blockchain Litecoin.

Tindakan ini mengurangi total Litecoin yang dapat dihasilkan jaringan menjadi sekitar 84 juta koin. Penambang hanya akan menerima 6,25 LTC per blok saat peristiwa halving terjadi alih-alih hadiah 12,5 LTC saat ini.

Menurut beberapa analis, harga LTC yang lebih tinggi diharapkan, mengingat halving yang akan datang dijadwalkan pada Agustus 2023. Peristiwa ini akan terjadi pada saat ketinggian blok token mencapai 2.520.000, seperti yang telah terjadi di masa lalu.

Secara umum, peristiwa halving dapat memengaruhi harga secara positif, tetapi tidak ada jaminan bahwa harga koin akan mempertahankan momentum bullishnya. Harga LTC saat ini diperdagangkan pada US$ 99. Juga, perubahan harga 24 jamnya mencapai 0,60% pada saat penulisan.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.

Continue Reading

Altcoin News

5 Kripto Altcoin yang Paling Untung di Bulan Januari 2023

Published

on

Ilustrasi aset kripto.

Aset kripto selain Bitcoin atau yang biasa disebut altcoin telah meraup keuntungan yang signifikan sepanjang bulan Januari 2023. Performa bulanan Bitcoin (BTC) yang kuat menjadi keuntungan besar di APT, GALA, T, MANA, dan SOL.

Reli di pasar kripto dimulai pada awal Januari dengan lonjakan altcoin, termasuk Ethereum (ETH) karena peningkatan jaringan yang akan datang pada bulan Maret. Bitcoin (BTC) menutup Januari dengan mengesankan karena harganya naik hampir 40% dan raihnya tertinggi yang mampu diraih terakhir tahun 2013 lalu.

Dikutip Cointelegraph, Kondisi ekonomi makro yang membaik, seperti penurunan inflasi dan sektor pekerjaan yang stabil di Amerika Serikat, memberikan dorongan tambahan untuk reli positif. Katalis penting lainnya untuk reli Januari adalah tekanan singkat di pasar kripto.

Setelah bencana FTX dan kurangnya narasi bullish membuat sebagian besar investor memperkirakan pertumbuhan akan melambat pada tahun 2023. Situasi menjadi berbalik arah, Ternyata, sentimen negatif dan posisi ramai di pasar berjangka terus mendorong kenaikan. Ada peluang kuat untuk pullback segera setelah kenaikan tajam.

Aptos (APT)

Grafik harga harian APT/USD dengan indikator RSI dan MACD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian APT/USD dengan indikator RSI dan MACD. Sumber: TradingView.

Diluncurkan pada bulan Oktober, Aptos adalah blockchain yang relatif baru di ruang kripto yang memanfaatkan teknologi proyek blockchain Facebook/Meta yang dibuang, Libra.

Meskipun proyek tersebut memiliki banyak reputasi, fundamentalnya tidak membenarkan harganya. Ketidakpercayaan di kalangan investor adalah bagian dari alasan di balik reli harga APT. Kapitalisasi pasar sebesar US$ 3 miliar untuk proyek berusia empat bulan telah mengejutkan banyak orang.

Selama Januari, indeks kekuatan relatif (RSI) altcoin APT menemukan indikator momentum harga, telah melonjak ke wilayah oversold, menunjukkan kemungkinan pullback. Indikator moving average convergence divergence (MACD) menunjukkan sedikit deviasi bullish dengan kenaikan yang tidak terlalu tajam dalam metrik dibandingkan dengan harga. Namun, kehadiran volume pembelian meyakinkan bagi bulls APT. Dukungan untuk token terletak pada US$ 14,75 dan US$ 10,40.

Gala (GALA)

Grafik harga harian GALA/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian GALA/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Polygon (MATIC) Diprediksi Raih Cuan Lebih dari 50% di Januari 2023

Mirip dengan Aptos, Gala (GALA) juga diuntungkan dari kelebihan posisi negatif di pasar berjangka. Kenaikan GALA/USD dari US$ 0,02 menjadi US$ 0,07 terutama dapat dikaitkan dengan penghapusan posisi short.

Token mengalami inflasi yang signifikan sekitar 17.123.286 GALA setiap hari, yang menyumbang sekitar US$ 28,2 juta per bulan dengan harga saat ini. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kenaikan harga baru-baru ini bisa berumur pendek.

Pada 25 Januari, tim altcoin Gala memperkenalkan peta jalan baru proyek di mana mereka berupaya memperbarui tokenomik untuk mengurangi inflasi dan memperkenalkan mekanisme pembakaran baru. Mereka sedang mengerjakan rantai Gala independen, di mana token GALA akan digunakan untuk membayar biaya transaksi.

Threshold (T)

Ilustrasi aset kripto Threshold (T). Sumber: Freepik.
Ilustrasi aset kripto Threshold (T). Sumber: Freepik.

Threshold lahir dari penggabungan dua proyek, Keep Network dan NuCypher, yang menggabungkan teknologi mereka untuk membangun jaringan jembatan yang terdesentralisasi. Operator node di jaringan Threshold mempertaruhkan token T dan Ethereum untuk memvalidasi transfer antara Bitcoin dan Ethereum.

Pada bulan Januari, harga token T hampir tiga kali lipat, diuntungkan dari peluncuran v2 dan pengumuman daftar Coinbase . Versi terbaru dari protokol Threshold akan mengaktifkan mint tBTC (threshold Bitcoin) di Ethereum, yang didukung oleh Bitcoin dan dipatok 1:1 dengan harga BTC.

Permulaan permen tBTC di Ethereum melalui Threshold Network kemungkinan akan meningkatkan total nilai jaringan yang dikunci (TVL), membuat node Threshold lebih berharga. Awalnya, proyek ini akan meluncurkan versi semi-desentralisasi, Optimistic Minting, dan secara bertahap beralih ke sistem node yang terdesentralisasi.

Decentraland (MANA)

Grafik harga harian GALA/USD. Sumber: TradingView..
Grafik harga harian GALA/USD. Sumber: TradingView..

Proyek bertema metaverse Decentraland (MANA) menyaksikan kebangkitan narasi VR karena Apple dikabarkan akan meluncurkan koleksi headset VR-nya musim semi ini. Baru-baru ini, tim Decentraland merilis manifestonya untuk tahun ini, dengan fokus untuk mengembangkan komunitas pengembang dan pembuatnya.

Sementara Decentraland adalah salah satu proyek metaverse paling awal dengan peluang besar untuk merebut pasar Web3 di masa depan, reli saat ini menunjukkan karakteristik overbought dalam jangka pendek.

Indikator RSI menunjukkan pembacaan di atas resistensi bullish-nya. Indikator MACD menunjukkan divergensi dengan sedikit atau tanpa perubahan dalam metrik untuk melengkapi lonjakan 28 Januari sebesar 16,5%.

5. Solana (SOL)

Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).
Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).

Baca juga: Proyeksi Market Kripto Bulan Februari Selepas Rapat FOMC The Fed

Solana (SOL) mendapat manfaat dari sentimen negatif yang berlebihan seputar masa depan blockchain. Reli harga adalah kasus klasik dari short squeeze di pasar berjangka. Sementara fundamental menunjuk ke arah spiral kematian dalam harga, pasar bermain berbeda. Dengan memanfaatkan kondisi likuiditas yang rendah, pembeli dapat mendorong harga lebih tinggi hingga hanya sedikit penjual yang tersisa.

Pembuat pasar dan entitas pemodal ventura, Alameda Research, adalah sumber utama likuiditas untuk proyek DeFi Solana. Itu juga salah satu pendukung terbesar proyek ekosistemnya. Komunitas DeFi akan menghadapi tantangan yang signifikan dalam Solana karena kurangnya likuiditas.

Pengembang Solana dan yayasan telah bekerja keras untuk membuat jaringan menjadi stabil dan lebih terdesentralisasi. Sementara jaringan tetap stabil melalui bencana FTX, tampaknya telah kehilangan kepercayaan pasar karena seringnya downtime. Apalagi, Alameda/FTX memiliki sekitar 10,7% dari total pasokan SOL, yang kemungkinan akan menambah tekanan jual untuk beberapa tahun ke depan.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.

Continue Reading

Popular