Siap-siap! Amazon Akan Segera Masuk ke Pasar Kripto

0
409
Amazon Akan Segera Masuk ke Pasar Kripto

Selain Tesla, Apple, dan juga Coca-Cola yang sudah menerima jenis pembayaran melalui bitcoin, kini dikabarkan Amazon juga mulai menerima pembayaran melalui bitcoin.

Awal minggu ini surat kabar London City A.M. menuliskan bahwa Amazon berencana menerima pembayaran bitcoin mulai akhir tahun ini. Tidak hanya itu, raksasa ritel buatan Jeff Bezos ini pun tengah mempersiapkan token mereka sendiri yang rencananya akan diluncurkan pada 2022 mendatang. 

Isu tersebut semakin kuat dengan kabar yang menyebutkan bahwa Amazon telah memposting lowongan pekerjaan untuk posisi cryptocurrency dan juga blockchain lead. Pencarian untuk dua posisi ini semakin menunjukkan keseriusan Amazon pada pasar cryptocurrency seperti Bitcoin.

Baca Juga: Ketahui Jenis-Jenis Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan 

Dilansir dari CNBC Indonesia, Andy Jassy CEO Amazon yang kala 2017 lalu menjabat sebagai CEO Amazon Web Service, mengatakan bahwa pada sat itu Amazon tengah mengawasi dengan cermat perkembangan cryptocurrency.

Unit usaha Amazon yang bergerak di teknologi cloud sebelumnya sudah merilis layanan managed blockchain. Namun sampai hari ini, Amazon belum menerima pembayaran dalam bentuk aset kripto apa pun.

Meskpun begitu di tahun 2013 lalu Amazon merilis Amazon Coins yang bisa digunakan oleh para penggunanya untuk membeli konten game dan aplikasi.

Tampaknya di bawah kendali Andy Jassy yang menggantikan Jeff Bezos pada bulan lalu dari posisi CEO, Amazon akan mulai agresif memasuki pasar cryptocurrency. Terlebih di Amerika Serikat seperti yang diberitakan oleh Investopedia, ada sekitar 36% pelaku UKM di Amerika Serikat yang menerima bitcoin sebagai salah satu metode pembayaran.

Kepercayaan masyarakat terhadap inovasi dan teknologi blockchain semakin kuat. Terlebih beragam raksasa ritel dan teknologi sudah melakukan hal serupa. Apple yang mengumumkan bahwa para penggunanya bisa membeli Bitcoin lewat Apple Pay. Dan Coca-Cola yang sudah memiliki 2.000 mesin penjual otomatis yang menerima bitcoin sebagai opsi pembayaran di Australia dan Selandia Baru.