Connect with us

NFT

Mirip Plant vs Zombies, Begini Cara Main Game NFT Plant vs Undead

Published

on

game nft plant vs undead

Saat ini, euforia NFT masih terus mengalami perkembangan dan sepertinya tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Selain karya seni, bertebaran pula game NFT yang bisa dimainkan dalam memperoleh keuntungan. Umumnya, game tersebut memiliki cara kerja yang rumit sehingga butuh waktu dalam mempelajarinya. Namun, kini telah hadir game yang memodifikasi dari game jadul Plant vs Zombies, yaitu “Plant vs Undead“. Penasaran cara bermainnya? Yuk, simak terus artikel ini!

Baca juga: Yuk, Kenalan dengan Game Berbasis NFT, Axie Infinity Indonesia!

Apa itu Plant vs Undead?

logo plant vs undead

Source: https://docs.plantvsundead.com/

Plant vs Undead (PvU) adalah game NFT yang dimainkan secara multiplayer dengan mengusung konsep yang mirip dengan game “Plant vs Zombies”, di mana para pemainnya harus membangun sebuah pasukan dalam bentuk tanaman untuk menghabisi sekawanan monster yang menyerang lahan.

Game Plant vs Undead ini diciptakan oleh sekumpulan developer yang berasal dari Amerika Selatan. Proyek NFT ini dimulai pada Q3 tahun 2021, diawali dengan whitelist yang diadakan sepanjang Juni 2021 dan Initial Seeds/Land Offering pada 10 Juli 2021. Sama seperti game NFT pada umumnya, PvU bisa dimainkan secara gratis tetapi memungkinkan para pemainnya untuk mendapatkan keuntungan berupa aset kripto.

Meski begitu, game NFT yang satu ini menerapkan prinsip desentralisasi, di mana para pemainnya bisa berkontribusi dalam game secara penuh. Maksudnya

Jadi, para developer dan petinggi game akan menawarkan sejumlah pilihan yang berkaitan dengan game dan pilihan tersebut bisa ditentukan oleh para pemain lewat proses pemungutan suara. Lalu, pilihan dengan suara terbanyak akan langsung diaplikasikan dalam game, mengutip Coincu.

Cara Mendapatkan Uang di Plant vs Undead

Game ini berlatar di sebuah tempat bernama “Planet Plants, dunia fantasi tempat tanaman dan hewan hidup tenang, hingga akhirnya datang para monster penghancur. Dalam permainan ini, terdapat Mother Tree atau pohon induk yang harus dilindungi dari serangan monster. Caranya adalah dengan menanam tanaman pelindung sebanyak-banyaknya. 

Tanaman pelindung ini berbentuk NFT dan bisa dibeli oleh para pemain dengan kemampuan yang berbeda-beda. Pada awal kemunculannya, tanaman yang dibeli bisa berbentuk benih, tetapi dihapuskan oleh developer karena banyak dimanfaatkan untuk cheat. Sehingga, yang kini tersisa hanyalah pohon induk dan tanaman pelindung yang sudah tumbuh.

game asset pvu

Source: https://docs.plantvsundead.com/gameplay/game-asset

Selain game, PvU juga dilengkapi dengan marketplace dan token khusus yang disebut dengan token PVU. Lewat marketplace ini, para pemain bisa membeli, menjual, dan saling menyewa tanaman. Nah, token PVU lah yang digunakan sebagai alat transaksi di dalam marketplace. Sebagai in-game token, PVU bertujuan untuk memberi dukungan terhadap aktivitas ekonomi dalam game.

marketplace plant vs undead

Source: https://docs.plantvsundead.com/gameplay/marketplace

Tak hanya untuk jual-beli di marketplace, PVU juga bisa dimanfaatkan para pemain untuk membeli Light Energy (LE) token yang bisa membantu tanaman tumbuh lebih besar. Seiring tanaman bertumbuh, pemain juga berkesempatan untuk mendapat tambahan LE token dan bisa kembali ditukar dengan PVU. Per tanggal 14 April 2022, PVU mencatat harga 0.07108 USD dengan volume perdagangan mencapai lebih dari 2,6 juta USD melansir CoinMarketCap.

token pvu

Source: https://docs.plantvsundead.com/plant-vs-undead-token

Mode permainan dalam Plant vs Undead

Perlu diketahui bahwa pada game PvU, terdapat dua mode permainan yang bisa dipilih yaitu Survival dan Farming. Berikut informasi selengkapnya!

Mode Survival

Mode Survival berarti para pemain akan terlibat langsung dalam pertempuran melawan monster. Berhasil atau tidaknya pemain ditandai dengan terbunuhnya semua monster (menang) atau hancurnya semua tanaman di lahan, termasuk pohon induk (kalah). Di setiap ronde, akan terdapat 1 pohon induk dan pemain bisa menempatkan 8 tanaman lainnya sesuai strategi. 

Setiap berhasil membunuh monster, maka pemain akan memperoleh sejumlah LE yang nantinya bisa digunakan untuk meningkatkan skill atau mengubah penempatan tanaman. Rondenya pun tidak terbatas, akan selesai apabila salah satu pihak mengalami kekalahan.

gameplay survival mode pvu

Source: https://plantvsundead.com/

Pada mode Survival ini, terdiri dari permainan Player vs Enemy (PvE) dan Player vs Player (PvP). Jika PvE berarti pemain langsung melawan para monster, maka PvP adalah pertandingan antar pemain. Bedanya, selain menyusun strategi dalam menempatkan tanaman, pada PvP pemain bisa menempatkan monster untuk menghancurkan lahan lawan. Jangan khawatir NFT Anda akan hilang saat kalah bermain PvP, karena tanaman pelindung yang digunakan merupakan kloning dari tanaman NFT yang dimiliki.

Mode Farming

farming mode plant vs undead

Source: https://docs.plantvsundead.com/gameplay/farm-mode

Mode Farming adalah di mana pemain bisa bercocok tanam dan memanen LE. Sederhananya, pemain bisa menanam tanaman dan meningkatkan skill yang dimilikinya untuk bertarung melawan monster nanti. Sambil merawat tanaman, pemain berkesempatan untuk mengumpulkan LE. Namun, pemain juga harus selalu berhati-hati akan cuaca buruk atau hama yang bisa merusak tanaman, ya. Selain itu, pemain juga bisa memperoleh reward tambahan dengan menyiram The World Tree alias pohon dunia setiap harinya.

Cara bermain Plant vs Undead

Lantas, bagaimana cara memulai bermain Plant vs Undead? Berikut langkah-langkahnya:

  1. Hubungkan wallet Metamask dengan wallet PancakeSwap

Langkah pertama adalah pastikan Anda memiliki wallet Metamask juga PancakeSwap, ya. Dikarenakan token PVU bergerak di bawah Binance Smart Chain (BSC) seperti halnya PancakeSwap, sehingga PVU baru bisa dibeli dengan BNB.

Jika Anda belum memiliki wallet Metamask, bisa membuatnya dengan mengikuti panduan dalam video ini:

  1. Beli PVU token dengan BNB

Setelah berhasil menghubungkannya, saatnya untuk membeli sejumlah token PVU, dengan minimal pembelian sebanyak 5 PVU. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, token PVU sangat berguna dalam aktivitas di dalam game Plant vs Undead.

  1. Registrasi di website

Jika Anda sudah mengantongi token PVU, berarti Anda sudah bisa melakukan registrasi di website PvU, yakni https://plantvsundead.com/. Jangan lupa juga untuk menghubungkan wallet Metamask dengan akun Anda, ya.

  1. Download aplikasi PvU di smartphone

Selanjutnya, saatnya Anda mengunduh aplikasi Plant vs Undead di smartphone yang Anda miliki. Aplikasi game sudah tersedia baik di Google Play Store (Android) maupun App Store (iOS).

  1. Manfaatkan fitur gratis

Inilah yang ditunggu-tunggu, apakah Plant vs Undead gratis?

Saat pendaftaran, memang para pemain diwajibkan untuk mengantongi sejumlah aset kripto terlebih dahulu pada wallet. Namun, setelah berhasil terdaftar, bagi setiap pemain baru berkesempatan untuk mendapatkan lahan secara cuma-cuma. Di lahan tersebut, Anda bisa menggunakannya untuk bercocok tanam.

  1. Beli item NFT di marketplace

Setelah memiliki lahan, saatnya untuk berbelanja item NFT di marketplace PVU. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, item ini bisa berupa lahan juga tanaman. Masing-masing tanaman memiliki keunikan dan skill tersendiri, sehingga Anda bisa pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Untuk pemula, tanaman yang tersedia adalah bunga matahari.

  1. Tukar sejumlah PVU dengan LE

Jika Anda merasa lahan Anda sudah cukup terisi, maka saatnya untuk membeli peralatan bercocok tanam. Berbeda dengan item seperti lahan dan tanaman yang bisa diperoleh dengan token PVU, peralatan ini hanya bisa didapat dengan LE. Jadi, pastikan Anda telah menukarkan PVU dengan LE, ya. Nilai 1 PVU setara dengan 105 LE. 

  1. Lanjut bermain

Apabila seluruh aktivitas mendasar sudah Anda lakukan, berarti Anda sudah bisa melanjutkan eksplorasi dalam permainan. Aktivitas yang bisa Anda lakukan adalah bercocok tanam, mengunjungi lahan orang lain, menyelesaikan quest, hingga langsung bertanding di mode survival.
Jadi, itulah penjelasan mengenai game NFT Plant vs Undead. Simpel dan mudah, bukan? Tapi, bukan berarti Anda tidak memerlukan pengetahuan soal aset kripto sama sekali, ya, karena alat jual-beli yang dilakukan berbasis aset kripto. Untuk itu, kunjungi Tokonews dan komunitas Tokomall di Discord juga Telegram untuk informasi serta tips and trick seputar aset kripto, blockchain, dan NFT. Kepoin juga marketplace NFT buatan Indonesia yaitu TokoMall sekarang!

Event

Event NFT Bira Siap Digelar, Ajang Kumpul Pegiat Web3 dan Blockchain

Published

on

Event NFT Bira siap digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022.

Sebuah laporan riset Deloitte menyebutkan sektor NFT masih terus tumbuh, meski industri kripto sedang bear market. Deloitte memprediksi sektor NFT akan berkembang dalam hal popularitas dan keberagaman, serta yang lebih penting, di atas basis fundamental yang kuat ketimbang sebatas pertumbuhan spekulatif seperti yang terjadi tahun lalu.

Semangat membangun ekosistem NFT ini yang menjadi dorongan hadirnya acara NFT Bira yang akan digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022. NFT Bira adalah acara NFT yang diselenggarakan oleh Mythical Beings & GaiaOne Project.

NFT Bira merupakan salah satu acara komunitas NFT terbesar yang digelar di Indonesia pada tahun ini. Acara ini bertujuan untuk menciptakan ruang bagi individu yang ingin mengeksplorasi kemungkinan untuk memasukkan teknologi Web3 ke dalam kehidupan, seperti NFT dan kripto.

Event NFT Bira siap digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022.
Event NFT Bira siap digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022.

Baca juga: Pasar Sepekan: Reli Market Kripto Sedikit Tertahan, Apa Sebabnya?

Banyak Kegiatan Unik di NFT Bira

Acara NFT Bira yang akan berlangsung selama seminggu ini yang akan fokus pada pertumbuhan komunitas di seluruh dunia yang berusaha mengintegrasikan teknologi Web3 untuk meningkatkan kehidupan manusia.

Menariknya, rangkaian acara nanti tidak hanya membahas soal teknologi Web3 maupun blockchain, namun adanya juga topik utama seputar berhubungan kembali dengan alam, mindfulness, dan membangun ekonomi komunitas berkelanjutan yang dapat diikuti oleh semua orang.

Karena project NFT Mythical Beings terlibat langsung dengan proyek restorasi karang dan pengumpulan sampah di Tanjung Bira melalui GaiaOne Project, salah satu fokus utama NFT Bira adalah menyebarkan kesadaran akan teknologi blockchain dan NFT kepada masyarakat lokal Sulawesi Selatan.

Event NFT Bira siap digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022.
Event NFT Bira siap digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022.

Baca juga: Jadwal Baru Rilis Ethereum 2.0 dan Gas Fees Lebih Murah

Ada juga kegiatan Mindfulness In The Metaverse Workshop yang bisa ikuti semua peserta untuk latihan pernapasan, yoga, meditasi dan lainnya yang bisa membuat jiwa lebih tenang dan damai dalam melintasi ruang digital yang tumbu dengan cepat ini.

Tak ketinggalan ada NFT Bira Sound For The Ocean Concert yang menyebarkan kesadaran dan penghargaan serta merayakan cinta untuk itu dan lingkungan. Nantinya ada performance music dari Rizcky de Keiser, Dvy, dan Dasha Logan.

Cara Ikut NFT Bira

NFT Bira bisa menjadi salah satu acara komunitas Web3 yang paling diantisipasi pada tahun 2022. TokoMall, NFT marketplace pertama di Indonesia pun turut menyemarakan acara ini dengan menghadirkan workshop mengenai kultur NFT dan perkembangannya di scene lokal.

Event NFT Bira siap digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022.
Event NFT Bira siap digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022.

Bagi kamu yang tertarik ingin menghadir acara NFT Bira ini sudah bisa registrasi dengan perlu menjadi holder 1 NFT Mythical Beings untuk menghadiri semua kegiatan dan workshop.

Paket akomodasi untuk mengikuti acara secara penuh pun tersedia dan bisa simak detailnya melalui link ini.

Continue Reading

NFT

Bintang Crystal Luncurkan Koleksi NFT Eksklusif Gandeng Irukandji

Published

on

Ilustrasi koleksi NFT "BINTANG Crystal X Irukandji". Sumber: Bintang Crystal.

Dunia Non-fungible Token (NFT) di Indonesia semakin semarak. Banyak brand besar yang terjun merilis koleksi NFT untuk memasuki ekosistem Web3 yang tengah maju pesat.

Optimisme terhadap perkembangan aset digital dan Web3 inilah yang ditunjukan oleh Bintang Crystal, salah satu inovasi terbaru dari Multi Bintang Indonesia dengan merilis koleksi NFT eksklusif sebagai bentuk brand activation dan mendukung karya dari kreator lokal.

Bintang Crystal berkolaborasi dengan komunitas NFT lokal yang didirikan oleh musisi dan kreator konten Reza Arap, Irukandji. Koleksi NFT yang mereka hadirkan pun dinamakan “Taste-timonials by BINTANG Crystal X Irukandji”.

“Kolaborasi Bintang Crystal dan Irukandji merupakan upaya kami untuk terus terbuka akan perkembangan budaya pop Indonesia yang semakin beragam. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan ruang bagi generasi muda berbakat seperti Irukandji terus berkreasi,” kata Marketing Director Multi Bintang Indonesia, Jessica Setiawan dalam keterangan resminya.

ilustrasi stok nft
Ilustrasi NFT.

Baca juga: Unik! NFT CryptoPunk Akan Dipecah Kepemilikannya Jadi Ribuan, Siapa Mau?

Koleksi NFT yang Eksklusif

Kolaborasi “Taste-timonials by BINTANG Crystal X Irukandji” ini hanya akan menghadirkan 33 item NFT dan bisa didapatkan mulai 14 Agustus 2022 melalui situs Irukandji. Desain koleksi NFT dibuat visual artist SlimSteady.

Hal unik dari desain yang ditampilkan, nantinya terdapat empat NFT khusus dikategorikan sebagai city exclusive. Empat NFT tersebut akan memperlihatkan kekhususan dari kota Medan, Jakarta, Bali dan Manado pada artwork-nya. Publik dapat melihat Kandjis yang berdampingan dengan nuansa unik dari masing-masing kota.

“Kehadiran NFT telah memberikan peluang yang semakin besar kepada para visual artist untuk terus berkembang dan tumbuh bersama komunitas yang mendukungnya,” ujar Reza Arap.

“Kerja sama dengan Bintang Crystal ini juga sejalan dengan misi Irukandji untuk membuat proyek NFT ini dapat diakses oleh orang Indonesia secara luas, terutama komunitas digital dari berbagai kota.”

Ilustrasi koleksi NFT dari Irukandji. Sumber: Irukandji.
Ilustrasi koleksi NFT dari Irukandji. Sumber: Irukandji.

Baca juga: Aset Kripto Lokal yang Masuk Daftar Legal Bappebti

Irukandji dibentuk oleh Reza Arap pada tahun 2022, didorong oleh ketertarikannya pada perkembangan komunitas NFT yang pesat di Indonesia. Arap bekerja sama dengan beberapa visual artist dalam memproduksi karakter NFT-nya yang disebut dengan Kandjis.

Pameran Koleksi NFT “BINTANG Crystal X Irukandji”

Tidak hanya merilis koleksi NFT, kolaborasi ini juga akan membuat pameran NFT Taste-timonials pada rangkaian acara Crystal Chill Roadshow pada tanggal 14 Agustus di LIMA Rooftop, Medan; 21 Agustus di Foya M Bloc, Jakarta; 3 September di TT Beach Club, Bali; dan 17 September di Forplay, Manado.

Selain pameran koleksi NFT Taste-timonials, Crystal Chill Roadshow juga akan menghadirkan musisi-musisi ternama Indonesia seperti Ello, Juicy Lucy, Oomleo Berkaraoke, Soundwave, Ramengvrl, dan Brisia Jodie. Seluruh informasi mengenai kolaborasi dan koleksi NFT ini tersedia di laman Discord Irukandji.

Continue Reading

NFT

Unik! NFT CryptoPunk Akan Dipecah Kepemilikannya Jadi Ribuan, Siapa Mau?

Published

on

Konsep baru dari dunia NFT kini diperkenalkan. Saat ini, ada konsep membagikan atau split kepemillikan NFT untuk menciptakan aksesbilitas yang lebih luas.

Konsep split kepemilikan NFT ini menyasar project bluechip, seperti CryptoPunks dan Bored Ape Yacht Club yang melambangkan eksklusivitas koleksi paling menguntungkan. Selain itu, kedua koleksi tersebut juga menjadi item yang rare yang sulit diakses oleh investor pada umum.

Split kepemilikan NFT ini diperkenalkan oleh Unique Network, infrastruktur NFT yang berjalan di Kusama dan Polkadot Network, yang akan membagi kepemilikan CryptoPunk menjadi lebih dari 56.000 wallet yang telah mendaftar untuk dibagikan. Kampanye baru ini bermaksud memberikan basis investor yang lebih luas di beberapa NFT paling berharga dengan membagi kepemilikan untuk memulihkan aksesibilitas.

Ilustrasi NFT Cryptopunk.
Ilustrasi NFT Cryptopunk.

Baca juga: Market Kripto Tertekan, Menanti Data Baru Inflasi AS

Bagikan Kepemilikan NFT CryptoPunk #3042

CEO Unique Network, Alexander Mitrovich, mengatakan konsep ini merupakan momen yang menarik untuk interoperabilitas. Kemudian, split kepemilikan NFT ini bukan menawarkan kemampuan untuk menjual kembali di secondary market, namun untuk penyimpanan karya secara pribadi.

“Dengan fraksionalisasi NFT Cryptopunk #3042, kami menggembar-gemborkan era baru NFT yang dapat diakses, dapat dipertukarkan, dan dapat dibagikan di seluruh rantai, dan dengan biaya yang lebih murah,” kata Mitrovich dikutip Cointelegraph.

NFT CryptoPunk #3042 dibeli seharga 46,95 Ethereum (ETH) atau sekitar US$ 82.000 oleh Unique Network pada Juni 2022, di saat market kripto merosot ke posisi terendah tahunan. Item NFT itu awalnya dijual seharga US$ 16 pada November 2018, sebelum CryptoPunks menjadi salah satu proyek berbasis Ethereum paling eksklusif di ekosistem dan pelopor untuk crypto-art dan NFT.

Ilustrasi NFT Cryptopunk.
Ilustrasi NFT CryptoPunk #3042.

Baca juga: Aset Kripto Lokal yang Masuk Daftar Legal Bappebti

Demokratitasi Kepemilikan NFT

Akuisisi Unique Network atas CryptoPunk #3042 bertujuan untuk mendemokratisasikan aset serta menampilkan interoperabilitas blockchain. Tidak ada biaya yang dikenakan dengan mendaftar untuk mendapatkan bagian dari CryptoPunk, yang merupakan bagian dari kampanye perusahaan, Punks for the People.

Menariknya, begitu wallet diklaim oleh orang yang telah mendaftar, akan ada lebih banyak pemilik CryptoPunk tunggal di blockchain Polkadot daripada 10.000 CryptoPunk asli yang berjalan di Ethereum.

Unique Network juga akan memecah kepemilikan salah satu NFT Substrapunk andalannya. Terinspirasi oleh CryptoPunks, Subtrapunks adalah NFT pertama yang dicetak di blockchain Polkadot.

Continue Reading

Popular