Connect with us

Blockchain

Tertarik Bermain The Sandbox Game? Berikut Penjelasan Lengkapnya!

Published

on

apa itu sandbox game

Apabila Anda pernah memainkan Minecraft, pasti Anda tak akan asing apabila memainkan sebuah game NFT bernama The Sandbox. Ditambah lagi, tak hanya menghadirkan dunia permainan ala Minecraft yang lucu, The Sandbox game juga memungkinkan Anda untuk menghasilkan uang kripto di sini. 

The Sandbox ini menawarkan pengalaman bermain permainan yang imersif melalui semesta meta atau yang kini dikenal sebagai metaverse

Para pemain di game ini kini bisa bertemu satu sama lain tanpa harus bertatap muka. Dengan memainkan game ini, Anda bisa memperlebar koneksi atau sekadar kenalan tanpa harus pergi dan menghabiskan bahan bakar kendaraan Anda.

Tak hanya bisa berkeliling di dunia The Sandbox saja, para pemain game ini bisa membuat dan memperjualbelikan aset digital mereka dalam bentuk Non-Fungible Token (NFT). Alhasil, para pemain bisa memperoleh pundi-pundi berupa aset kripto dari game The Sandbox ini.  

Sebenarnya bagaimana ya game ini bisa muncul dan sekarang sudah mulai populer? Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas serba-serbi terkait The Sandbox. Mau tahu? Yuk, simak!

Baca juga: 5 Rekomendasi NFT Game Gampang dan Seru Untuk Dimainkan di Android

Apa Itu The Sandbox Game?

The Sandbox game adalah game berbasiskan blockchain dengan konsep metaverse, tempat virtual dimana pemain dapat menjelajah, membuat, memiliki, dan memonetisasi pengalaman virtual mereka. Bagi Anda yang pernah bermain game Minecraft, tentu tak akan asing dengan tampilan yang ditawarkan oleh game The Sandbox. 

Tak hanya mengusung tema open world saja, Game berbasis blockchain ini juga menawarkan pengalaman bermain game yang imersif. Pemain bisa berkreasi dan juga mendapatkan keuntungan secara riil ketika memainkan game nft ini. 

Bagaimana Bermulanya The Sandbox Game?

Proyek game ini diawali di tahun 2012 dan merupakan game untuk platform mobile seperti ponsel dan juga tablet. Ternyata, secara mengejutkan The Sandbox game ini mendapatkan animo yang cukup baik di kalangan gamers. Bahkan permainan ini diinstal oleh 40 juta pengguna smartphone (platform Android maupun iOS) di seluruh dunia. 

Kemudian, di tahun 2018, tepatnya di bulan Januari, proyek game The Sandbox terbaru dikembangkan. Permainan ini tentu menghadirkan konsep baru yang lebih imersif, yakni menggunakan teknologi blockchain. Dengan demikian di dalam dunia 3D seperti Minecraft, para pemain game ini bisa menciptakan dunia, bahkan mendapatkan keuntungan juga, lho!

Sang pengembang The Sandbox ini bertujuan untuk memperkenalkan pengalaman gaming dengan teknologi blockchain ke khalayak ramai. Mereka tak hanya ingin para pelaku di dunia aset kripto bermain di permainan ini, namun juga orang yang belum terjun ke dunia tersebut. 

Dengan mengusung konsep ekosistem User-Generated Content di dalam game ini, para pemain tak hanya bisa berkeliling di dunia digital tanpa batas, namun juga bisa memiliki properti pribadi sebenar-benarnya melalui NFT dan aset kripto.

Karena prospek permainan ini sangat bagus, banyak perusahaan besar yang ingin berinvestasi di dalamnya, salah satunya adalah sebuah developer game ternama asal Jepang, Square Enix. 

Tak hanya itu saja, untuk mengembangkan konten di dalam platform ini, akhirnya The Sandbox bermitra dengan 60 brand ternama seperti Shaun the Sheep, Smurfs, ATARI, Square Enix, dan juga studio game Dapper Labs.

Di dalam dunia The Sandbox ada beberapa tipe token yang bisa digunakan oleh pemain, curator, kreator, dan juga pemilik tanah, di antaranya:

·  SAND: Token ERG-20 ini adalah bagian paling penting dalam permainan ini karena token ini merupakan uang digital yang digunakan sebagai transaksi dan interaksi dasar di dalam The Sandbox.

· LAND: Di dunia metaverse The Sandbox disediakan semacam perumahan atau real estate digital yang pemain bisa beli agar mendapatkan pengalaman bermain yang interaktif. Selain itu, LAND juga merupakan NFT yang ada pada blockchain Ethereum (ERG-721).

·  ASSETS: Token ini menggunakan standard ERG-1155 dan bisa dipertukarkan di marketplace. Di samping itu, ASSETS juga dibuat oleh pemain untuk membangun user generated content atau UGC.

Baca juga: Yuk, Kenalan dengan NFT Game Splinterlands yang Populer

Bagaimana Cara Menghasilkan Uang di The Sandbox Game?

Dari beberapa dari Anda mungkin ingin mencoba memainkan game ini tapi masih butuh penjelasan agar Anda bisa mendapatkan profit atau bisa membeli aset di dalamnya. 

Nah, ada beberapa fasilitas yang bisa Anda gunakan untuk memperoleh profit dan juga membeli aset. Berikut fasilitas yang ada di game The Sandbox:

1. VoxEdit

VoxEdit merupakan sebuah tool yang dikembangkan game The Sandbox untuk melakukan penyuntingan sehingga para artis dan krator bisa membuat ASSET voxel yang mereka gunakan di dalam semesta The Sandbox.

2. Marketplace

Karena The Sandbox memungkinkan para kreator bisa menjual karyanya, The Sandbox menghadirkan sebuah fasilitas Marketplace yang tentu sebagai sarana jual beli aset. Di sini Anda tentu bisa meraup keuntungan sebesar-besarnya.

3. Game Maker

Terakhir adalah fasilitas yang memungkinkan Anda untuk membuat game di dalam The Sandbox. Yang menariknya lagi, Anda tak perlu merancang coding untuk membuat game-nya berjalan karena fasilitas ini lebih mengutamakan kreativitas dari pembuat game-nya.Nah, dari penjelasan di atas pasti Anda ingin mencobanya bukan. Untuk memulai game ini tentunya tidak sulit, kok

Bagaimana Cara Mulai Main The Sandbox?

Bagaimana? Sudah tahu kan apa saja yang ada di dalam The Sandbox? Bagi Anda yang ingin memulai game ini, tidak sulit, kok! Anda hanya perlu mengikuti beberapa langkah-langkahnya. Nah, berikut langkah-langkah mulai main The Sandbox game:

the sandbox game website
  • Kemudian, setelah klik Enter Alpha Lobby, akan muncul pilihan dengan apa Anda masuk. Kami rekomendasikan untuk pilih Metamask. Jika Anda belum punya akun Metamask, unduh dan buat akun terlebih dahulu. 
cara membuat account di sandbox
  • Setelah login, pilih avatar yang ingin Anda gunakan. 
cara membuat avatar di sandbox
  • Di sini Anda juga bisa kustomisasi avatar Anda seperti wajah, warna kulit, pakaian, dan yang lainnya.
sandbox avatar customization
  • Pada tampilan seperti gambar di bawah, klik gambar warna biru yang ada di tengah, nanti dan akan muncul tombol Play. Klik gambar tersebut.
sandbox game play button
  • Setelah klik tombol Play, nanti akan muncul pilihan apakah Anda ingin mengunduh game ini untuk Windows atau MacOS
how to download sandbox
  • Setelah klik tombol Play, nanti akan muncul pilihan apakah Anda ingin mengunduh game ini untuk Windows atau MacOS
how to install sandbox
  • Kemudian masuk ke dalam Installer atau client dan kemudian instal.
  • Setelah menginstal, kini Anda sudah bisa masuk ke dalam game The Sandbox. Setelah itu masukkan password dan email yang Anda daftarkan.
sanbox game login page
  • Setelah mengunduh installer, dan menyelesaikan proses installnya, Anda kini sudah bisa masuk ke dalam game dan mulai mengeksplorasi. Ini panduan untuk menggerakan avatar di keyboard:
    • A = ke kiri
    • D = ke kanan
    • W = ke atas
    • S = ke belakang
    • Shift = roll depan
    • Space = loncat
bermain sandbox game

Catatan: Quest-quest tertentu hanya bisa dimainkan jika Anda memiliki Alpha Pass, dan saat diadakan event tertentu juga.Daripada Anda penasaran, coba saja game ini dan terjun ke semesta The Sandbox yang luas dan imersif. Mau tau informasi lainnya mengenai dunia NFT? Yuk, kunjungi Tokonews dari Tokocrypto atau bergabung dengan komunitas resminya!

Metaverse

Bos Meta Mark Zuckerberg Optimis Metaverse Berpotensi Jangka Panjang

Published

on

CEO Meta, Mark Zuckerberg. Foto: Michael Nagle/Bloomberg.

CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyatakan masih memiliki optimisme jangka panjang untuk metaverse. Ungkapannya itu disampaikan untuk menjawab pandang negatif masa depan metaverse di tengah crypto winter.

Pada pertemuan beberapa nama besar di sektor keuangan, Zuckerberg ditanyai tentang meningkatnya kekhawatiran atas Metaverse. Ia juga tidak terpengaruh oleh skeptisisme seputar kondisi model metaverse saat ini.

“Skeptisisme tidak terlalu mengganggu saya,” kata CEO perusahaan induk Facebook di DealBook Summit pada hari Rabu (30/11).

Zuckerberg mengatakan dia masih optimis tentang metaverse dalam jangka waktu yang lebih lama. Ia mengakui bahwa Meta perlu beroperasi dengan “lebih banyak efisiensi dan disiplin” dalam waktu dekat karena kesengsaraan ekonomi makro telah memaksa perusahaan untuk mengurangi pengeluaran.

Zuckerberg Rugi dari Metaverse

Meta, perusahaan induk Facebook setop rekrut karyawan. Foto: Meta, perusahaan induk Facebook setop rekrut karyawan. Foto: Getty Images.Getty Images.
Meta, perusahaan induk Facebook setop rekrut karyawan. Foto: Getty Images.

Baca juga: Negara Tuvalu Terancam Tenggelam, Rencana Pindah ke Metaverse

Sejak diumumkan, metaverse telah mendapat banyak penentang dan skeptis. Namun, suara-suara itu tampaknya tidak menembus proses pemikiran CEO Meta yang berbicara dengan gemilang tentang prospek masa depannya.

“Cara kita berkomunikasi menjadi lebih kaya dan mendalam,” kata Zuckerberg. Selanjutnya, dia berbagi bahwa Meta optimis tentang bagaimana platform akan berkembang di sepanjang “lima hingga sepuluh tahun”.

Pernyataan itu pasti memberi pandangan Zuckerberg tetap fokus pada pengembangan metaverse, meski telah menghasilkan kerugian miliaran dolar AS bagi perusahaan.

Fokus Metaverse

Avatar CEO Meta, Mark Zuckerberg di Metaverse.
Avatar CEO Meta, Mark Zuckerberg di Metaverse.

Baca juga: Bank Indonesia Rilis White Paper Proyek Garuda CBDC Digital Rupiah

Pendiri Facebook itu bersikukuh bahwa kemajuan bergerak ke arah yang benar.

“Skeptisisme tidak terlalu mengganggu saya,” Zuckerberg menyatakan, “Kami memiliki keraguan sepanjang waktu.”

Sebaliknya, dia mengakui bahwa Meta membutuhkan “lebih banyak efisiensi dan disiplin” dalam jangka pendek. Terutama mengikuti realitas ekonomi yang akan berdampak pada bagaimana platform dikembangkan di tengah keadaan ekonomi makro.

Secara meyakinkan, Zuckerberg berbagi bahwa 80% waktu Meta dihabiskan untuk rangkaian medianya, mengerjakan host aplikasinya, termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp, dan lainnya. Jadi, sisa waktunya dihabiskan untuk mengembangkan Metaverse.

Continue Reading

Metaverse

Negara Tuvalu Terancam Tenggelam, Rencana Pindah ke Metaverse

Published

on

Negara Tuvalu terancam tenggelam, rencana pindah ke metaverse. Foto: Brandi Mueller | Moment | Getty Images.

Negara Tuvalu mengatakan tidak punya pilihan selain pindah ke metaverse karena terancam tenggelam. Suhu global yang diperkirakan akan meningkat sebanyak 2,8 derajat Celcius pada akhir abad ini, membuat air laut meninggi.

Menteri Luar Negeri Tuvalu, Simon Kofe menjelaskan pada KTT iklim COP27 bahwa Tuvalu akan melihat ke arah metaverse untuk melestarikan budaya dan sejarahnya di tengah naiknya permukaan laut.

“Saat tanah kami menghilang, kami tidak punya pilihan selain menjadi negara digital pertama di dunia. Tanah kami, lautan kami, budaya kami adalah aset paling berharga dari rakyat kami. Dan untuk menjaga mereka aman dari bahaya, apa pun yang terjadi di dunia fisik, kami akan memindahkan mereka ke cloud,” kata Kofe dikutip Reuters.

Negara Digital

Menteri Luar Negeri Tuvalu, Simon Kofe. Foto: Reuters.
Menteri Luar Negeri Tuvalu, Simon Kofe. Foto: Reuters.

Baca juga: Bank Indonesia Rilis White Paper Proyek Garuda CBDC Digital Rupiah

Kofe menarik perhatian global pada COP26 tahun lalu ketika dia berpidato di konferensi sambil berdiri setinggi lutut di laut untuk menggambarkan bagaimana Tuvalu berada di garis depan perubahan iklim.

Tuvalu harus bertindak karena negara-negara laing secara global tidak cukup berbuat untuk mencegah perubahan iklim.

Tuvalu akan menjadi negara pertama yang mereplikasi dirinya sendiri di metaverse. Langkah ini mengikuti kota Seoul dan negara kepulauan Barbados yang tahun lalu mengatakan mereka akan memasuki metaverse untuk masing-masing menyediakan layanan administrasi dan konsuler.

“Idenya adalah untuk terus berfungsi sebagai negara dan lebih dari itu untuk melestarikan budaya kita, pengetahuan kita, sejarah kita dalam ruang digital,” kata Kofe kepada Reuters menjelang pengumuman tersebut.

Ancaman Tenggelam

Negara Tuvalu terancam tenggelam, rencana pindah ke metaverse. Foto: Getty Images.
Negara Tuvalu terancam tenggelam, rencana pindah ke metaverse. Foto: Getty Images.

Baca juga: Kelas Kripto: Apa Itu Airdrop?

Tuvalu adalah negara kepulauan yang terdiri dari sembilan pulau yang terletak di antara Australia dan Hawaii. Ini adalah rumah bagi sekitar 12.000 orang. Ilmuwan iklim mengantisipasi seluruh negara Tuvalu akan berada di bawah air pada akhir abad ke-21.

Tuvalu telah lama menjadi penyebab utama risiko perubahan iklim dan naiknya permukaan laut. Hingga 40% dari ibukota distrik berada di bawah air saat air pasang, dan seluruh negara diperkirakan akan terendam air pada akhir abad ini.

Kofe mengatakan dia berharap pembentukan negara digital akan memungkinkan Tuvalu untuk terus berfungsi sebagai sebuah negara bahkan jika itu benar-benar terendam.

Hal ini penting karena pemerintah memulai upaya untuk memastikan bahwa Tuvalu terus diakui secara internasional sebagai sebuah negara dan batas lautnya – dan sumber daya di dalam perairan tersebut – dipertahankan bahkan jika pulau-pulau tersebut terendam.

Continue Reading

Blockchain

World Blockchain Summit Bangkok 2022 Digelar Desember Mendatang

Published

on

World Blockchain Summit Bangkok 2022 Siap Digelar Desember Mendatang.

World Blockchain Summit akan kembali digelar pada akhir tahun 2022. Salah satu acara konferensi blockchain terbesar ini akan diselenggarakan di Bangkok pada tanggal 8-9 Desember mendatang.

World Blockchain Summit edisi ke-23 nanti akan mengeksplorasi tren terbaru dalam lingkup blockchain, kripto, dan web3. Para pakar, pengusaha, dan investor terkemuka di industri blockchain akan berkumpul dan berbagi pengetahuan serta membangun jaringan.

Nicole Nguyen, Co-founder, APAC DAO, mengatakan World Blockchain Summit edisi Bangkok bertujuan untuk menjadi penghubung bagi semua pemangku kepentingan penting dari ekosistem blockchain, kripto, dan web3. Seluruh stakeholders, investor, perusahaan dapat membahas dan mempertimbangkan masa depan industri blockchain yang secara revolusioner dapat mengubah bisnis dan fungsi pemerintah.

“Bangkok dan WBS selalu menjadi jantung dari gerakan web3 di APAC dan sebagai komunitas web3 terkemuka di Asia, APAC DAO tertarik untuk berjejaring dan mengeksplorasi potensi kolaborasi dengan mitra global dan pemimpin bisnis untuk menjadi landasan peluncuran terkemuka untuk pembuat web3 di wilayah ini,” kata Nguyen dalam pernyataan resminya.

Thailand sendiri mencatat US$ 135,9 miliar dalam nilai kripto yang ditransaksikan sepanjang tahun dan muncul sebagai salah satu pusat perdagangan kripto di ASEAN.

Pembicara World Blockchain Summit Bangkok 2022

Baca juga: JP Morgan Percaya Bursa Kripto Terpusat Akan Tetap Dominan

WBS Bangkok 2022 akan mengumpulkan para tokoh terkemuka dari ruang blockchain global dan regional. Beberapa tokoh yang berbicara dalam acara tersebut antara lain:

  • Jirayut Srupsrisopa, Pendiri dan CEO Grup, Bitkub Capital Group Holdings Co., Ltd;
  • Sanjay Popli, CEO, Grup Cryptomind, Penasihat, Asosiasi Aset Digital Thailand;
  • Daniel Oon , Kepala DeFi, Algorand Foundation;
  • Kanyarat Saengsawang, Kepala Pertumbuhan, The Sandbox;
  • Matt Sorg, Kepala Teknologi, Solana Foundation;
  • Nicole Nguyen, Co-founder, APAC DAO.

“Saya menantikan untuk terhubung dengan para pemimpin pasar dan komunitas yang lebih luas, di acara utama blockchain di Asia Tenggara untuk tahun 2022.” kata Toby Gilbert, Cofounder & CEO, Coinweb, salah satu pembicara di WBS Bangkok 2022.

Mohammed Saleem, Founder & CEO, World Blockchain Summit menyatakan “Dengan adopsi global teknologi blockchain yang memiliki dampak signifikan pada setiap sektor bisnis dan industri, Thailand muncul sebagai pemimpin kripto di pasar ASEAN, kami bermaksud untuk menyatukan para pecinta kripto di konferensi dua hari dengan tujuan ‘Fostering the Future of Web 3.0’.”

Bagi kamu yang tertarik untuk menghadiri World Blockchain Summit Bangkok 2022 bisa mendapatkan diskon atau potongan harga tiket sebesar 15% dengan memasukan kode voucher TOKCRYP15. Link pembelian tiket bisa akses di sini.

Continue Reading

Popular