Connect with us

Tips & Tricks

Tak Hanya FOMO, Pahami Juga Istilah FUD dalam Dunia Kripto

Published

on

fud adalah

Di kehidupan sehari-hari, Anda tentu telah sering mendengar istilah FOMO atau Fear of Missing Out. Istilah ini dipakai untuk merepresentasikan seseorang yang memiliki rasa takut, gelisah, atau tak ingin ketinggalan tren yang sedang terjadi. Pada akhirnya, orang yang disebut FOMO akan mengikuti tren tersebut meski belum tentu pas untuknya.

Baca juga: Ketahui Pengertian FOMO Adalah di Dunia NFT Selengkapnya di Sini

Selain FOMO, ada juga istilah FUD yang kerap digunakan dalam pasar perdagangan, khususnya kripto. Lantas, apa itu FUD dan adakah cara agar terhindar dari FUD ini? Simak penjelasan berikut!

Apa Itu FUD?

Seperti yang telah dijelaskan secara singkat di atas, Fear, Uncertainty, and Doubt atau yang kemudian disingkat menjadi FUD adalah singkatan dari Fear, Uncertainty, and Doubt yang berarti ketakutan, ketidakpastian, dan kekhawatiran terutama yang terjadi dalam pasar perdagangan

FUD menggambarkan situasi dan kondisi ketika pasar sedang tidak stabil hingga membuat para investor mengalami rasa takut dan ragu. Istilah ini juga kerap diplesetkan menjadi Facts U Dislike. FUD sering menjadi taktik untuk memainkan psikologi seseorang yang bermain dalam pasar perdagangan.

Jika dalam kehidupan sehari-hari saja FUD banyak ditemui, apalagi dalam kripto yang dipenuhi dengan ketidakpastian. Pasalnya, harga aset kripto cenderung fluktuatif atau bisa berubah sewaktu-waktu. Inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh para investor untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya, salah satunya dengan cara menyebarkan ketakutan. 

Jika ketakutan sudah tersebar, maka akan banyak investor yang menjual aset kriptonya dan dimanfaatkan para penyebar FUD tersebut untuk membeli aset kripto di harga yang amat rendah.

Jadi, tidak sedikit dari para investor yang saling menyerang agar dapat memengaruhi harga aset kripto masing-masing dari mereka. Namun, tidak sedikit pula pemain berpengalaman yang telah mengerti tentang strategi ini. Sehingga, pada akhirnya, mereka akan terus mengunci aset yang anjlok sampai harganya kembali stabil. Apakah Anda salah satunya?

4 Fenomena FUD dalam Dunia Crypto

bentuk koin bitcoin

Fenomena FUD dalam dunia kripto benar-benar pernah terjadi, terutama di tengah kondisi ekonomi yang begitu fluktuatif saat ini. Berikut ini sejumlah hal yang turut memperkuat fenomena FUD dalam dunia kripto, yaitu:

Libra (Facebook)

Sejak masa peluncurannya ke publik, terdapat beberapa fenomena FUD dalam kripto. 

Salah satu yang menjadi pemula dari seluruh fenomena FUD dalam kripto adalah ketika Facebook yang digawangi oleh Mark Zuckerberg bersiap untuk merilis aset kripto pertamanya, yakni Libra. 

Kehadiran Libra tentu menjadi angin segar. Akan tetapi, tidak sedikit dari para investor yang meragukan privasi yang ditawarkan oleh aset kripto Libra.

Pelarangan Jual-Beli Bitcoin di Tiongkok

Melansir SoFi Learn, Pemerintah Tiongkok hampir setiap tahun selalu melayangkan pelarangan jaul-beli Bitcoin di seluruh Tiongkok setiap kali terjadi suatu penurunan atau tragedi yang menimpa pasar aset kripto. Meski terkesan sebagai aturan yang diturunkan secara permanen, nyatanya pelarangan ini hanya bersifat sementara hingga isu mengenai pasar kripto reda dengan sendirinya. 

Pelarangan ini dilakukan secara masif melalui media massa kepada individu atau komunitas kripto yang ada di Tiongkok. membuat harga Bitcoin menjadi anjlok dan dipertanyakan kredibilitasnya.

Pernyataan Donald Trump

Selain Facebook dan negara Tiongkok yang sukses mengguncang dunia kripto, Donald Trump juga turut berperan membuat FUD dalam kripto lewat cuitannya di Twitter. 

Pada saat itu, Trump menyatakan bahwa dirinya bukan penggemar dari Bitcoin maupun aset kripto lainnya. Pernyataan negatif Trump tersebut dinyatakan tepat ketika harga Bitcoin sedang bullish.

Perilisan BAKKT

BAKKT adalah platform perdagangan aset kripto dari NASDAQ yang diluncurkan setelah melihat arus pengguna kripto meningkat. Akan tetapi, pada hari perilisannya, harga Bitcoin justru anjlok hingga menyentuh 2.000 USD. Hal ini menunjukkan bahwa baik situasi FOMO maupun FUD bisa terjadi dalam waktu yang amat berdekatan.

3 Tips Terhindar dari FUD Crypto

Tidak ada yang suka berada dalam ketidakpastian hingga merasakan takut dan khawatir berlebihan. Untuk itu, Anda perlu tahu bagaimana cara dan tips terhindar dari FUD, khususnya saat sedang bermain dalam instrumen investasi kripto. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan, yaitu:

  1. Perdalam pengetahuan dan tingkatkan percaya diri

Tips pertama agar bisa terhindari dari FUD saat berinvestasi kripto adalah dengan memperdalam pengetahuan seputar aset kripto. Pastikan sebelum melakukan pembelian, Anda sudah tahu karakteristiknya, sehingga siap menghadapi risiko yang mungkin terjadi. Selain itu, tingkatkan rasa percaya diri dengan bekal pengetahuan tersebut. Saat rasa percaya diri Anda tinggi, Anda tidak akan mudah dipengaruhi oleh asumsi-asumsi negatif dari pihak lain.

  1. Gunakan logika Anda

Dalam mengambil keputusan, Anda tentu perlu berpikir mendalam dengan logika. Biasanya, keputusan yang diambil secara terburu-buru menggunakan perasaan disebabkan oleh rasa FOMO atau takut ketinggalan tren. Pada akhirnya, FOMO akan mengarahkan Anda pada FUD. Jadi, jangan sampai terlalu banyak menggunakan perasaan saat akan mengambil keputusan dalam investasi kripto.

  1. Siapkan dana darurat

Tips terakhir agar terhindar dari FUD adalah dengan menyiapkan dana darurat. Artinya, Anda harus menyiapkan uang cadangan sebagai antisipasi bila terjadi kerugian saat berinvestasi kripto. Jika Anda memiliki dana darurat untuk menghadapi kerugian yang mungkin terjadi, Anda akan lebih tenang dan tidak mengambil keputusan tanpa melakukan analisis terlebih dahulu.

Pada akhirnya, sebelum mulai berinvestasi kripto, Anda harus memiliki bekal pengetahuan yang cukup tentang karakteristik aset kripto serta risiko yang mungkin terjadi seperti FUD.Tentu masih banyak sejumlah hal lain yang memengaruhi ketidakpastian dalam dunia kripto. Untuk memperoleh informasi lengkap seputar kripto, bergabunglah di komunitas Discord Tokocyrpto dan website Tokonews. Untuk mulai berinvestasi aset kripto, daftar dan selesaikan KYC Anda di Tokocrypto sekarang!

Tips & Tricks

Anak Bisa Belajar Tentang Manajemen Keuangan dengan Kripto

Published

on

Anak bisa belajar tentang manajemen keuangan dengan kripto/ SUmber: Shutterstock.

Kemampuan mengelola keuangan sudah menjadi pelajaran khusus bagi anak. Kripto bisa menjadi sarana belajar yang baik untuk anak memahami bagaimana keterampilan mengelola uang.

Semakin cepat keterampilan ini diadopsi dalam kehidupan, semakin besar jumlah peluang untuk memperoleh kekayaan. Sayangnya, sistem pendidikan sangat kurang mengajarkan literasi keuangan dan keterampilan yang dibutuhkan anak.

Dengan web3 dan kripto yang menjadi semakin populer di generasi mendatang, mengajari anak-anak tentang keuangan yang tepat dan keterampilan mengelolanya menjadi semakin penting.

Belajar Literasi Keuangan

Anak bisa belajar tentang manajemen keuangan dengan kripto/ SUmber: Shutterstock.
Anak bisa belajar tentang manajemen keuangan dengan kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Anak Perusahaan Aplikasi Chat LINE Kembangkan Blockchain Finschia

Banyak yang berharap bahwa kebangkitan aset kripto pada akhirnya dapat membantu memecahkan masalah kurangnya literasi keuangan. Berkat fleksibilitas yang ditawarkan teknologi blockchain, banyak kasus penggunaan yang berbeda dapat diadopsi untuk mengatasi hal tersebut.

Dikutip Cointelegraph, salah satu kasus penggunaannya adalah mengajari anak-anak tentang keuangan dan mengambil tanggung jawab keuangan sejak dini. Ada contoh menarik dari Banano (BAN) adalah proyek kripto yang didistribusikan secara bebas diluncurkan pada tahun 2018.

Banano berjalan pada arsitektur Directed Acyclic Graph (DAG). Jaringannya tidak terasa, instan, dan berkelanjutan, menjadikannya lingkungan yang ideal untuk belajar tentang kripto dan keuangan.

Proyek ini memiliki tujuan utama untuk menyediakan jalan yang dapat diakses dan mendidik untuk memasuki dunia aset digital yang rumit. Mereka menyediakan alat yang intuitif, lokakarya informatif, dan panduan bermanfaat dengan cara yang mudah dipahami sehingga pengalaman finansial dan daya komputasi yang besar tidak diperlukan.

Sistem Kripto dan Rewards

Banano (BAN) adalah proyek kripto yang didistribusikan secara bebas diluncurkan pada tahun 2018. SUmber: Banano.
Banano (BAN) adalah proyek kripto yang didistribusikan secara bebas diluncurkan pada tahun 2018. SUmber: Banano.

Baca juga: Mengenal 5 Ragam Pola Candlestick Lengkap Menguntungkan

Banano memiliki banyak program yang berkembang dari ekosistemnya, salah satunya bertujuan untuk mengatasi dan memperbaiki isu buta huruf keuangan. Dengan program Banano in the Classroom, guru dapat memanfaatkan teknologi blockchain untuk mengajarkan literasi keuangan dan keterampilan aplikasi kepada siswa, keterampilan memecahkan masalah, serta akuntabilitas individu dan kelompok melalui kripto dan rewards.

Salah satu contoh kasus pengunaan proyek Banano adalah tentang guru Kanada, Mr. G, yang menggunakan program ini sebagai sistem poin untuk memberi penghargaan kepada siswa di kelasnya karena bersikap baik, menyelesaikan tugas tertentu, dan tetap fokus. Tuan G mendistribusikan Banano sepanjang minggu, dan “membelinya kembali” pada waktunya untuk memberi hadiah lagi untuk minggu berikutnya.

Selain merasa dihargai, siswa dapat membelanjakan Banano hasil jerih payah mereka di Toko Banano Mr. G. Guru menerima token BAN untuk pizza, waktu ekstra untuk bermain di luar, permainan, mainan, perlengkapan sekolah, waktu komputer, dan banyak lagi. Sistem hadiah ini memperkenalkan anak-anak pada konsep menghasilkan, menabung, dan membelanjakan.

Continue Reading

Tips & Tricks

Kelas Kripto: Apa Itu Airdrop?

Published

on

Ilustrasi apa itu airdrop kripto? Foto: Taxbit.

Aset kripto semakin populer dari waktu ke waktu. Persepsi umum tentang kripto dan istilah lainnya telah benar-benar meningkat selama dua tahun terakhir. Salah satu istilah yang sering terdengar adalah airdrop, apa itu?

Pada dasarnya, orang-orang mencoba mendapatkan aset kripto bisa berbagai cara. Jika kamu adalah seseorang yang tidak ingin mengeluarkan uang sepeser pun dan ingin memulai trading kripto, ada cara untuk mendapatkannya secara gratis.

Airdrop adalah istilah populer di dunia kripto. Secara harfiah apa arti istilah itu?

Pengertian Airdrop

Di ranah kripto, Airdrop umumnya berarti distribusi atau menjatuhkan token ke dompet atau wallet pengguna. Airdrop umumnya merupakan teknik pemasaran yang digunakan oleh perusahaan atau pengembang project aset kripto baru di pasar.

Ilustrasi apa itu airdrop kripto? Foto: Bitnovo.
Ilustrasi apa itu airdrop kripto? Foto: Bitnovo.

Baca juga: Kelas Kripto: Trust Wallet Vs MetaMask, Mana Lebih Baik?

Ini dilakukan terutama untuk tujuan promosi dan untuk menciptakan eksposur. Meskipun airdrop dilakukan oleh berbagai proyek secara berbeda, ada beberapa kriteria yang harus diikuti agar memenuhi syarat untuk mendapatkannya.

Ada berbagai jenis airdrop. Beberapa yang paling umum adalah holder drop dan general airdrop. Holder drop mengharuskan peserta untuk memegang koin atau token tertentu di wallet mereka agar memenuhi syarat untuk itu.

Ada airdrop lain yang hanya mengharuskan pengguna menyelesaikan beberapa tugas media sosial, termasuk mengikuti channel media sosial mereka, me-retweet, dan mengunduh aplikasi. Beberapa proyek juga melakukan airdrop, jika kamu telah menggunakan platform mereka, melakukan trading, dan sudah menjadi pengguna.

Proses Airdrop

Proses airdrop dimulai oleh proyek atau perusahaan yang ingin memberikan aset kripto secara gratis. Ini mungkin sebagai tanggapan terhadap strategi pasar, kesulitan dalam jaringan, atau untuk memberi insentif kepada investor yang sudah ada. Langkah awal adalah memilih bagaimana airdrop akan difasilitasi dan siapa yang memenuhi syarat.

Ilustrasi apa itu airdrop kripto? Foto: Esports.net.
Ilustrasi apa itu airdrop kripto? Foto: Esports.net.

Baca juga: Kelas Kripto: Memahami Perbedaan Koin dan Token

Langkah selanjutnya untuk general airdrop adalah mengumpulkan informasi untuk pihak yang menerima airdrop. Informasi seringkali terbatas hanya pada alamat dompet, meskipun perusahaan juga dapat mengumpulkan alamat email untuk mengembangkan daftar kontak mereka.

Jenis airdrop lain mungkin bergantung pada syarat yang berlaku, seperti proyek dapat melakukan snapshot untuk mengidentifikasi semua alamat yang menyimpan setidaknya 1.000 token pada tengah malam tanggal 31 Desember. Setiap transaksi yang terjadi setelah snapshot tidak akan memengaruhi hasil airdrop; oleh karena itu, harga koin atau token sering kali mengalami volatilitas sebagai respons terhadap pengambilan snapshot.

Setelah daftar penerima airdrop dipilih, airdrop sering difasilitasi melalui penggunaan smart contract. Perusahaan dapat memilih untuk menggunakan dompet Treasury mereka untuk memfasilitasi airdrop.

Perusahaan sering mempublikasikan blok transaksi untuk menunjukkan kesetaraan airdrop. Transaksi akan menunjukkan airdrop meninggalkan dompet perusahaan dan mendistribusikan ke penerima.

Continue Reading

Finance

Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Published

on

Ilustrasi menabung kripto. Foto: Tokocrypto.

Market kripto tengah gonjang-ganjing dan secara keseluruhan sedang dalam tekanan. Namun, masih ada peluang keuntungan jangka panjang dengan strategi nabung kripto.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan salah satu faktor utama yang menyebabkan market tertekan kali ini dipengaruhi oleh drama yang melibatkan platform exchange, FTX.

Kasus tersebut membuat efek domino yang menyebabkan nilai sejumlah kripto menurun signifikan. Total likuidasi market kripto capai US$ 880 juta dalam 24 jam terakhir dan market cap anjlok ke level US$ 800 triliun.

“Faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan harga didorong oleh krisis modal FTX, ditambah dengan ketakutan investor dari kebangkrutan atas gagalnya akuisisi. Kejadian ini tentu saja memberikan pukulan keras bagi para trader yang mengharapkan kondisi pasar kripto akan pulih. Pasalnya, di pekan lalu, pasar kripto sempat terlihat sedikit membaik,” kata Afid.

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Binance Batal Akuisisi FTX: Masalah Keuangan Sulit Diatasi

Afid menjelaskan kemungkinan besar selera investor terhadap market kripto akan tetap teredam, dan masih mempertimbangkan untuk menunggu data inflasi AS yang akan rilis Kamis (10/11) malam dan kasus FTX menjadi lebih jelas.

“Walaupun tetap fokus pada kasus FTX, sentimen positif yang bisa menggerakan market bisa datang dari hasil sementara pemilu sela AS. Saat ini dilaporkan sejumlah anggota parlemen pro-kripto telah memenangkan kursi mereka. Sehingga regulasi yang ramah kripto bisa terwujud di AS,” terangnya.

Waktu Tepat Nabung Kripto

Di saat market kripto yang tengah gonjang-ganjing, VP Growth Tokocrypto, Cenmi Mulyanto, menjelaskan masih ada strategi yang bisa dijalankan untuk tetap menciptakan peluang keuntungan di masa depan. Menurutnya dengan konsep nabung kripto di saat market anjlok akan mendapatkan keuntungan membeli aset dengan harga bawah atau ‘diskon.’

“Ketika market anjlok, pergerakan aset kripto cenderung sulit diprediksi. Banyak investor setuju bahwa jalan terbaik ke depan adalah dengan mengadopsi strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dan Buy The Dip di mana membeli sejumlah aset kripto di saat pasar mengalami koreksi bearish yang signifikan. Konsep ini bisa disebut sebagai nabung kripto,” terang Cenmi.

Ilustrasi menabung kripto.
Ilustrasi menabung kripto.

Baca juga: Sam Bankman-Fried, CEO FTX Kehilangan 94% Kekayaan dalam Sehari

Menurut Cenmi, hal yang paling penting untuk dipahami adalah ketika market anjlok bukanlah akhir dari segalanya. Kabar baiknya, setidaknya secara historis, penurunan kripto akan selalu diikuti oleh kenaikan kuat yang membuat Bitcoin dan berbagai altcoin lain bisa mencapai kenaikan harga.

Pastikan Riset

Walaupun dengan terjadi penurunan harga atau ‘diskon,’ investor harus selalu melakukan riset dan tidak terbuai dengan iming-iming keuntungan yang cepat. Pelajari kembali berbagai jenis aset kripto yang saat ini tersedia di market atau mencari lebih banyak strategi investasi untuk mengurangi risiko kerugian di masa mendatang.

“Jadi, pastikan investor lakukan analisis mengapa harga turun, dan gali lebih dalam alasannya. Jangan fokus pada jenis-jenis kripto tertentu saja. Strategi nabung kripto bisa jadi peluang keuntungan di market,” ujar Cenmi.

Dari analisis teknikal, Bitcoin terlihat sempat menurun di rentang harga US$ 15.000, lalu kembali berusaha untuk rebound ke US$ 16.700. Ada upaya dari investor untuk membuat level support BTC di harga US$ 15.000 tidak jebol.

Continue Reading

Popular