Connect with us

Press Release

Tokocrypto Tingkatkan Keamanan Data Pengguna Melalui Edukasi dan Inovasi Teknologi

Published

on

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Maraknya kasus kebocoran data dan aksi peretasan tentu mengkhawatirkan masyarakat soal aspek keamanan mereka di dunia digital. Tokocrypto, sebagai pedagang aset kripto yang termasuk platform Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) selalu mengutamakan keamanan akun dan data pengguna. 

VP of Technology Tokocrypto, Muhammad Wendy Taufik, mengatakan perusahaan telah melakukan banyak langkah dari segi pengembangan teknologi dan edukasi untuk melindungi data pengguna agar aman. Dia menyebutkan Tokocrypto memiliki tanggung jawab menjamin keamanan data pribadi pengguna serta karyawan untuk tetap terjaga kerahasiaannya.

“Kita selalu punya mindset bahwa ini merupakan tanggung jawab yang penting. Soal keamanan kita tidak bisa mentolerir, selalu mengaplikasikan teknologi keamanan yang terkini dan melakukan edukasi kepada pengguna dan juga karyawan,” kata Wendy.

Wendy menambahkan persoalan keamanan data pengguna menjadi perhatian serius perusahaan, lantaran bergerak di bisnis perdagangan aset kripto dan blockhain yang umumnya mengandalkan kepercayaan. Tokocrypto tidak ingin memiliki trust issue, sehingga mengakibatkan citra yang buruk kepada perusahaan.

Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Masuk ke Industri Blockchain, FIFA Resmi Luncurkan Platform NFT FIFA+

Untuk menjaga kerahasiaan data, Tokocrypto menunjukkan komitmennya berperan aktif menjadi pionir dalam menumbuhkan kenyamanan dan kepercayaan pengguna dengan mengantongi sertifikat ISO 27017. Ini merupakan standar guna membuat layanan berbasis cloud yang lebih aman dan mengurangi resiko terkait masalah keamanan. Sebelumnya, Tokocrypto juga telah berhasil meraih ISO 27001.

“Standar ISO 27001 menetapkan persyaratan untuk manajemen keamanan informasi yang efektif melalui Sistem Manajemen Keamanan Informasi atau Information Security Management System (ISMS) dan memberikan dasar untuk program keamanan yang efektif,” jelasnya.

Investasi Perangkat dan SDM

Di samping itu, Tokocrypto senantiasa melakukan investasi untuk peningkatan keamanan, baik dari sisi perangkat hingga sumber daya manusia (SDM) yang mendukung pengembangan dari sisi proteksi.

Tokocrypto terus melakukan pembaruan terhadap perangkat yang digunakan untuk keamanan data pengguna. Pembaruan atau update diperlukan agar sistem yang dipakai perusahaan tidak mudah alami gangguan peretasan.

Tak hanya itu, Tokocrypto memiliki tim internal dengan banyak anggota yang menempati berbagai fungsi. Mulai dari tim khusus yang akan menangani masalah security data protection, fraud hingga risk mitigation.

“Kita terus melakukan inovasi. Sebagai startup blockchain, kita juga memanfaatkan keunggulan teknologi blockchain yang sulit diretas. Selain itu peningkatan keamanan juga dilakukan melalui edukasi untuk menciptakan awareness,” jelas Wendy.

Ilustrasi Tokocrypto
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: KunciCoin Gandeng Qoinpay Perluas Utilitas Project Kripto, Apa Itu?

Edukasi Keamanan

Tokocrypto juga melakukan edukasi awareness pentingnya menjaga keamanan akun digital. Saat ini, Tokocrypto mulai mewajibkan para penggunanya mengaktifkan 2FA (Two-Factor Authentication), sebuah fitur keamanan untuk melakukan verifikasi identitas. Kegunaan fitur keamanan 2FA ini agar akun, data, aset, serta history transaksi tidak mudah diketahui oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab.

Pengguna Tokocrypto dapat mengaktifkan 2FA SMS dan Google Authenticator sebagai pelapis keamanan ganda. Selain itu, diimbau agar mengaktifkan keduanya, karena 2FA SMS saja tidak cukup untuk menghindari peretasan akun. Hacker masih bisa menebak kode OTP atau membajak kartu SIM untuk mendapatkan akses.

Selain itu, Tokocrypto bekerja sama dengan mitra strategis dan menggandeng auditor untuk melakukan audit security secara berkala. Kemudian, berkoordinasi dengan regulator, baik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

Business

Tokocrypto Tetap Komitmen Transparansi Kunci Kuatkan Industri Kripto

Published

on

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Peristiwa yang terjadi pada salah satu platform crypto exchange global belakangan ini memberikan sebuah pelajaran untuk kuatkan industri kripto secara keseluruhan. Transparansi dan perlindungan investor menjadi hal utama.

Sebagai salah satu crypto exchange yang terdaftar resmi di Bappebti, Tokocrypto selalu mengedepankan transparansi, keamanan, dan kenyamanan nasabah. Perusahaan selalu bertanggung jawab serta mengutamakan kebutuhan nasabah untuk membangun, mengembangkan, dan kuatkan ekosistem industri perdagangan aset kripto.

“Transparansi atas dana pengguna adalah hal yang sangat penting. Hal ini memberikan kepercayaan kepada nasabah bahwa exchange tidak menyalahgunakan dana mereka. Oleh karena itu, kami sedang fokus melakukan audit all assets untuk proof of reserve di platform Tokocrypto. Tahapan ini masih berjalan guna memberikan laporan lebih detail. Jika sudah lengkap dan tersedia akan dibagikan ke publik,” kata CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai.

Proses Proof of Reserves

Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.
Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Bappebti Hentikan Perdagangan Kripto FTX Token (FTT) di Indonesia

Sejak awal didirikan Tokocrypto telah berkomitmen melakukan audit berupa laporan bukti cadangan dana setiap kuartal dan semester, sehingga nasabah dapat melihat data aset kripto memiliki mereka dengan nilai ratio yang sehat dengan minimum 1:1 atau 100%.

Tokocrypto sudah pun menjalankan proof of reserves untuk stablecoin BIDR yang diaudit bekerja sama dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) independen dilakukan setiap semester sejak tahun 2020. Data tersebut bisa diakses melalui https://tokocrypto.com/report.

“BIDR merupakan stablecoin yang dipatok ke dalam Rupiah (IDR). BIDR akan tersedia untuk pembelian langsung dan penukaran dengan harga 1 BIDR setara dengan 1 Rupiah. Untuk menjaga kestabilannya, BIDR didukung 1:1 oleh Rupiah di rekening bank terpisah di Indonesia. BIDR akan diaudit setiap bulan oleh perusahaan audit. Laporan audit akan dipublikasikan di Tokocrypto untuk referensi bagi pengguna BIDR,” jelas Kai.

Penghentian FTX Token

Terkait FTX Token (FTT), sejalan dengan keputusan Bappebti, Tokocrypto telah memutuskan untuk menghapus dan menghentikan perdagangan pada semua pasangan perdagangan untuk token tersebut mulai 30 November 2022 pukul 23.59 WIB.

Semua pesanan perdagangan FTT akan dihapus secara otomatis setelah perdagangan berhenti di setiap pasangan perdagangan masing-masing, FTT/BNB, FTT/BTC, dan FTT/USDT pada tanggal 15 November 2022 pukul 11:30 WIB. Kemudian, pasangan FTT/BUSD pada 30 November 2022 pukul 23.59 WIB.

Tokocrypto akan menghapus dan menghentikan perdagangan FTT (FTX Token) pada tanggal 30 November 2022 pukul 23.59 WIB. Foto: Tokocrypto.
Tokocrypto akan menghapus dan menghentikan perdagangan FTT (FTX Token) pada tanggal 30 November 2022 pukul 23.59 WIB. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Elon Musk Beri Pandangan Soal Masa Depan Aset Kripto

Tokocrypto tetap akan menyimpan FTT milik nasabah, namun tidak dapat untuk diperdagangkan di platform Tokocrypto setelah 30 November 2022 23:59 WIB. Oleh karena itu, disarankan untuk segera melakukan pemindahan aset kripto tersebut ke wallet pribadi nasabah.

Penuhi Standar

Kai menegaskan saat ini tidak terjadi kenaikan permintaan penarikan dana atau withdrawal di platform Tokocrypto. Nasabah yang masih menyimpan token kripto sudah mulai mengalihkan dananya.

“Tokocrypto secara berkala meninjau setiap aset kripto yang diperjualbelikan untuk memastikan bahwa aset tersebut terus memenuhi standar. Ketika suatu aset kripto tidak lagi memenuhi standar kami atau terdapat perubahan pada industri, akan dilakukan peninjauan yang lebih mendalam dan berpotensi menghapusnya. Cara ini adalah untuk melindungi semua nasabah dengan baik,” pungkas Kai.

Continue Reading

Business

Tokocrypto Prioritaskan Keamanan Nasabah dan Sinergi Strategi Bisnis

Published

on

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

Industri aset kripto global tengah bergejolak. Krisis yang dihadapi oleh salah satu platform crypto exchange global berbuah sentimen negatif. Oleh karena itu, Tokocrypto tetap prioritaskan keamanan nasabah.

Peristiwa tersebut pun menciptakan trust issue terhadap business plan dan sistem keamanan aset investor yang ada di platform centralized exchange. Kondisi ini menjadi perhatian bersama para pelaku industri aset kripto di Indonesia untuk memastikan kondisi tersebut tidak akan terjadi.

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan Tokocrypto sebagai pedagang fisik aset kripto yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) akan terus meningkatkan keamanan aset investor. Tokocrypto tetap menjalani operasional dengan normal dan tidak memiliki afiliasi, serta eksposur dengan platform crypto exchange yang mengalami krisis tersebut.

“Kami memahami penurunan nilai di pasar aset kripto menimbulkan kekhawatiran bagi investor dan dirasakan dampaknya di seluruh dunia. Namun, kami memastikan bahwa keseluruhan dana nasabah aman dan Tokocrypto akan selalu menaati regulasi yang ditetapkan pemerintah terkait penyimpanan aset kripto nasabah,” kata Kai.

Keamanan dan Kenyamanan Transaksi Nasabah

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: BREAKING: FTX Ajukan Bangkrut, CEO Sam Bankman-Fried Mundur

Kai menegaskan keamanan dan kenyamanan transaksi nasabah adalah komitmen utama perusahaan. Tokocrypto akan terus memberikan pelayanan optimal kepada setiap nasabah dalam menjalankan perdagangan aset kripto. “Diimbau setiap nasabah untuk lebih berhati-hati dan tetap melakukan riset atas setiap keputusan investasi aset kripto yang diambil.”

Dalam menjalankan operasional perusahaan, Tokocrypto senantiasa mengikuti ketentuan dari Bappebti Kementerian Perdagangan selaku lembaga yang mengawasi dan mengatur perdagangan aset kripto. Bappebti telah mengamanahkan kepada semua pedagang fisik aset kripto yang terdaftar resmi untuk memisahkan rekening dana yang dimiliki nasabah dengan rekening dana operasional milik perusahaan untuk menjaga likuiditas. 

“Kami selalu menjalankan prinsip utama dari Bappebti agar dapat menjalankan operasional bisnis dengan baik dan tetap memprioritaskan keamanan investor. Tokocrypto pun saat ini sudah memenuhi syarat penyertaan modal lebih dari yang ditentukan oleh Bappebti. Modal yang besar bisa membuat bisnis lebih stabil dan memiliki rencana jangka panjang,” jelas Kai.

Bisnis yang Berkelanjutan

Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Market Gonjang-ganjing, Saat yang Tepatkah untuk Nabung Kripto?

Menurut Kai, kondisi industri kripto yang pasang surut merupakan hal yang biasa dalam dunia finansial dan investasi. Oleh karena itu untuk menghadapinya, Tokocrypto tetap akan fokus pada strategi bisnis jangka panjang.

“Tokocrypto saat ini sudah melakukan optimalisasi bisnis jangka panjang dengan fokus pada model bisnis crypto exchange dan mengembangkan ekosistem blockchain. Harapannya bisnis akan lebih stabil dan pertumbuhan bisa terjadi dengan rencana yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Investasi aset kripto terus alami pertumbuhan di Indonesia. Adapun jumlah investor kripto terdaftar hingga September 2022 mencapai 16,3 juta pelanggan dengan rata-rata peningkatan jumlah pelanggan terdaftar sekitar 692 ribu setiap bulannya. Nilai transaksi aset kripto selama Januari-September 2022 baru mencapai Rp 266,9 triliun atau turun 57,8% dibandingkan periode sama pada 2021. 

“Kami percaya aset kripto dan blockchain masih berada di masa pertumbuhan, adopsinya menyerupai pertumbuhan internet di awal kemunculannya. Tahap ini memerlukan waktu yang panjang untuk adopsi masal,” pungkas Kai.

Continue Reading

Policy & Regulations

Tokocrypto Siap Kolaborasi Tekan Pelanggaran Perdagangan Aset Kripto

Published

on

Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Oatawa/Getty Images.

Tokocrypto siap berkolaborasi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) untuk menekanpenghimpunan dana masyarakat berkedok perdagangan aset kripto, seperti MLM (Multi-level marketing) atau skema ponzi. Tindakan perdagangan yang melanggar akan merusak pertumbuhan industri.

Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto, mengatakan Tokocrypto selalu mendukung upaya regulator dalah hal ini Bappebti untuk mengambil tindakan tegas terhadap perdagangan aset kripto berkedok MLM dengan skema member get member. Aktivitas tersebut bisa merugikan platform Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) yang terdaftar resmi.

“Kami melihat aktivitas perdagangan aset kripto yang menyalahi aturan bisa merugikan pedagang aset kripto resmi yang terdaftar di Bappebti. Masyarakat pun tentu pihak yang paling dirugikan, karena kurangnya pengetahuan mereka. Kami tidak ingin kepercayaan masyarakat terhadap investasi aset kripto terciderai,” kata Endi.

Bappebti Tindak Tegas

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Baca juga: Bappebti: Waspada Perdagangan Aset Kripto Berkedok MLM

Dalam laporan Bappebti banyak entitas yang marak menawarkan investasi perdagangan aset kripto dengan skema member get member untuk merekrut anggota baru. Entitas tersebut memberikan janji keuntungan yang konsisten dan hampir tanpa kerugian dari trading yang dilakukan. 

Jika para anggota ingin mendapatkan keuntungan lebih, harus merekrut anggota baru sebagai downline mereka. Sebagai imbalan, anggota yang merekrut anggota baru akan mendapatkan bonus generasi.

Untuk menekan perdagangan aset kripto ilegal yang merugikan perlu meningkatkan edukasi dan literasi. Endi mengungkap Tokocrypto selalu memberikan informasi yang jelas mengenai produk yang ditawarkan dan terus menggencarkan edukasi tata cara bertransaksi aset kripto yang benar dan aman. 

Giatkan Edukasi Kripto

Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto. Foto; Tokocrypto.
Government Relation Manager Tokocrypto, Albert Endi Hartanto. Foto; Tokocrypto.

Baca juga: Modus Aneh Perdagangan Aset Kripto Berkedok MLM di Indonesia

Dengan industri yang masih baru dan stigma masyarakat tentang investasi kripto bisa membawa keuntungan dengan cepat, Tokocrypto tetap akan fokus pada penguatan edukasi. Melalui edukasi, Tokocrypto ingin menguatkan investasi kripto yang bertanggungjawab dan berkelanjutan di Indonesia. 

“Fokus kami tetap pada edukasi dan literasi. Dua hal itu menjadi kunci untuk menyehatkan industri. Masyarakat bisa mengerti tentang investasi kripto secara menyeluruh dan bisa menghindari penipuan perdagangan kripto yang ilegal dan kerugian lainnya. Apalagi investasi kripto kini sedang diminati,” tutur Endi.

Berdasarkan riset CELIOS berjudul “Peran Aplikasi Multi-Aset terhadap Pertumbuhan Investor Ritel” yang dirilis tahun 2022, aset kripto telah menjadi produk investasi terbesar ketiga yang paling diminati investor ritel. Dalam studi ini, ditemukan bahwa saat ini aset kripto merupakan produk investasi terpopuler setelah Reksadana dan Saham yang merupakan instrumen investasi yang telah dikenal sejak lama.

Continue Reading

Popular