Altcoin News
Departemen Perdagangan AS Merilis Data Via Chainlink, Ada Apa?

Dalam langkah bersejarah menuju era keuangan digital, Departemen Perdagangan Amerika Serikat (DOC) meletakkan sebuah fondasi besar.
Bersama Chainlink dan Pyth Network, DOC menyalurkan data ekonomi makro resmi, seperti Real GDP, PCE Price Index, dan Real Final Sales, langsung di atas blockchain.
Ini merupakan langkah monumental pertama pemerintah AS yang menerbitkan data resmi secara on-chain.
Baca Juga: ETF Chainlink Pertama di AS, LINK Siap Meledak?
Daftar Isi
Data Ekonomi AS Kini Tersedia di Blockchain
Melalui Chainlink Data Feeds, enam indikator ekonomi utama kini telah tersedia secara on-chain di sepuluh jaringan blockchain, termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, Optimism, Base, Mantle, Linea, Sonic, ZKsync, dan Botanix.
Data tersebut mencakup nilai absolut maupun perubahan tahunan real GDP, indeks harga konsumsi (PCE), hingga penjualan akhir nyata ke pembeli dalam negeri.
Rencananya, pembaruan data akan dilakukan secara rutin sesuai dengan jadwal resmi dari DOC, yakni bulanan atau triwulanan.
Sementara itu, Pyth Network juga diberi tugas untuk menyediakan data GDP kuartalan yang mencakup lima tahun terakhir, sebagai pelengkap inisiatif ini.
Inovasi DeFi dan Transparansi yang Belum Pernah Ada
Menjadikan data resmi pemerintah tersedia secara on-chain membuka beragam kemungkinan baru bagi ekosistem DeFi dan keuangan digital:
- Protokol automated trading dapat memicu transaksi berdasarkan sinyal ekonomi (contoh: penyesuaian portofolio saat GDP turun).
- Tokenized assets—seperti obligasi atau ekuitas—dapat dipautkan ke data makro untuk menjaga valuasi real-time.
- Prediction markets dengan basis data pemerintah membawa transparansi dan kredibilitas lebih tinggi.
- Dashboard publik bisa dibangun dengan data tak terubah, meningkatkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi.
Selain itu, oracles terpercaya seperti Chainlink dan Pyth ikut memperkuat DeFi dengan menyediakan data standar enterprise seperti real GDP, indeks inflasi, dan penjualan konsumsi yang sangat dibutuhkan aplikasi keuangan modern.

Chainlink dan Pyth Merespon Permintaan Regulasi dan Teknologi
Kerjasama ini tidak datang begitu saja. Chainlink telah aktif terlibat dengan regulator AS seperti SEC, terutama dalam menjembatani compliance untuk broker-dealer dan transfer agents lewat teknologi blockchain.
Keterlibatan seperti dukungan terhadap GENIUS Act juga memposisikan Chainlink sebagai tokoh penting dalam pengembangan kebijakan stablecoin dan infrastruktur tokenized assets.(
Pyth sendiri menjadi pelengkap jangkauan distribusi data kuartalan untuk membuktikan bahwa kini pemerintah serius membuka data publik melalui blockchain terdesentralisasi.
Reaksi Pasar: Token Oracle Meroket
Seiring pengumuman ini, token Pyth (PYTH) melonjak hampir +70%, sementara harga token Chainlink (LINK) turut naik lebih dari +5%.
Lonjakan tersebut menunjukkan bahwa pasar menyambut baik sinyal adopsi blockchain resmi oleh institusi publik.
Baca Juga: SBI dan Chainlink Bersinergi: Misi Tokenisasi Aset Riil
Titik Balik Data Publik dan DeFi
Dengan melansir statistik resmi ke blockchain, Departemen Perdagangan AS tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga membuka pintu menuju aplikasi DeFi yang sepenuhnya terintegrasi dengan realitas ekonomi. Dinamika ini memperkuat posisi:
- Oracle penyedia data seperti Chainlink dan Pyth sebagai infrastruktur vital DeFi.
- Blockchain sebagai platform terpercaya untuk publikasi data pemerintah.
- Komunitas developer dan lembaga keuangan kini mendapat akses langsung ke data resmi tanpa perlu perantara.
Langkah ini menandai era blockchain yang tidak hanya soal spekulasi, tetapi sebagai kanal resmi data ekonomi: sebuah transformasi fundamental dalam hubungan antara pemerintah, teknologi, dan ekonomi.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.