Altcoin News
Regulasi Kripto AS Makin Jelas, XRP Berpotensi Tembus US$6 pada 2026
Aset kripto XRP kembali menjadi sorotan global seiring meningkatnya perhatian terhadap strategi akumulasi kekayaan melalui aset digital, termasuk yang dikaitkan dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Di tengah dorongan regulasi kripto dan legalisasi stablecoin di AS, XRP dinilai sebagai salah satu aset kripto paling menjanjikan pada 2026.
Dilaporkan Crypto News, tim Trump diketahui mendorong perbaikan kerangka regulasi aset kripto serta mempercepat adopsi stablecoin. Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa aset digital mulai diposisikan dalam strategi keuangan jangka panjang tingkat tinggi. Seiring membaiknya iklim regulasi, fokus pasar pun bergeser dari aset spekulatif berisiko tinggi ke kripto arus utama dengan ekosistem matang dan kegunaan nyata.
XRP Jadi Paling Diuntungkan

Baca juga: XRP Terjebak Konsolidasi, ETF Tetap Dilirik, Harga Reli di 2026?
XRP menjadi salah satu aset yang paling diuntungkan dari tren ini. Dengan keunggulan di sektor pembayaran lintas negara dan jaringan mitra institusional yang terus berkembang, XRP diproyeksikan memiliki peluang pertumbuhan struktural dalam beberapa tahun ke depan. Integrasi teknologi blockchain ke dalam infrastruktur keuangan global juga diperkirakan akan meningkatkan likuiditas pasar dan adopsi institusional secara bersamaan.
Di tengah tren tersebut, platform BI DeFi menawarkan cara alternatif bagi investor untuk berpartisipasi dalam ekosistem XRP melalui skema cloud mining berbasis energi hijau. Skema ini memungkinkan investor memperoleh imbal hasil harian yang stabil tanpa harus memiliki perangkat penambangan atau keahlian teknis khusus.
Regulasi Pendukung Kripto
BI DeFi mengklaim menjalankan operasionalnya sesuai standar kepatuhan Uni Eropa dan internasional. Berbasis di Inggris, platform ini tunduk pada regulasi MiCA dan MiFID II, serta didukung audit dan sistem keamanan berlapis. Perlindungan aset digital disebut mencakup asuransi kustodian dari Lloyd’s of London, audit tahunan oleh PwC, serta sistem keamanan Cloudflare dan McAfee.
Melalui mekanisme cloud mining, pengguna cukup memilih kontrak daya komputasi untuk memperoleh pendapatan pasif yang dialokasikan secara otomatis setiap hari. Imbal hasil dapat ditarik kapan saja atau diinvestasikan kembali untuk memaksimalkan efek bunga majemuk, bahkan saat pasar kripto mengalami volatilitas.
Saat ini, BI DeFi mendukung berbagai aset kripto utama seperti BTC, ETH, XRP, USDT, USDC, DOGE, dan SOL. Platform tersebut juga merinci beberapa contoh kontrak penambangan dengan nilai investasi dan potensi keuntungan yang bervariasi, mulai dari ratusan hingga puluhan ribu dolar AS.
Analis menilai kombinasi antara potensi pertumbuhan XRP dan model imbal hasil yang relatif stabil dari cloud mining dapat menjadi alternatif strategi diversifikasi aset, khususnya bagi investor dengan perspektif jangka panjang.
Ke depan, menjelang 2026, peluang investasi struktural pada XRP diperkirakan akan semakin terlihat seiring meningkatnya kejelasan regulasi dan adopsi institusional. Dengan pendekatan berbasis kepatuhan dan energi berkelanjutan, BI DeFi memosisikan diri sebagai salah satu kanal untuk mengakses potensi tersebut.
Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

