Altcoin News
Pasar Kripto Berdarah, ETF Solana Justru Tancap Gas
Di tengah kejatuhan pasar kripto global yang menghapus lebih dari US$120 miliar kapitalisasi pasar, ETF Solana (SOL) justru mencatatkan kinerja mengejutkan. Saat investor ramai-ramai menarik dana dari Bitcoin dan Ethereum, produk berbasis Solana berhasil membukukan arus masuk (inflow) positif, menandakan minat investor yang tetap kuat di tengah tekanan pasar.
Data menunjukkan ETF spot Solana mencatat inflow bersih sebesar US$3,08 juta pada periode ketika aset berisiko, termasuk saham global dan kripto utama, mengalami aksi jual besar-besaran. Kondisi ini berbanding terbalik dengan ETF Bitcoin yang justru mengalami outflow hingga US$483 juta dalam satu hari, seiring investor memilih mengurangi eksposur risiko.
Analisa Solana

Analis menilai perbedaan arus dana ini mempertegas posisi Solana sebagai salah satu altcoin yang paling resilien selama fase “risk-off”. Di saat mayoritas produk kripto ditinggalkan, Solana justru mampu menarik modal baru.
Ketahanan Solana juga tercermin dari aktivitas on-chain. Jaringan Solana mencatat penambahan sekitar 8,6 juta alamat baru pada Senin dan 8,4 juta alamat pada Selasa, hanya turun 2,38% meski sentimen pasar sedang negatif. Konsistensi pertumbuhan alamat baru ini mengindikasikan penggunaan jaringan dan minat pengguna yang masih solid, bukan sekadar spekulasi jangka pendek.
Baca juga: Solana Tertekan Lagi! Harga Tertahan di US$133, Sinyal Bearish Kuat?

Dari sisi harga, SOL diperdagangkan di kisaran US$127, melemah sekitar 12,8% dalam sepekan terakhir. Meski demikian, harga berhasil bertahan di atas level support US$125, yang kini dipandang sebagai zona kunci dalam jangka pendek. Bertahannya level ini mencegah koreksi yang lebih dalam dan menunjukkan adanya minat beli saat harga melemah.
Analisis Harga SOL

Dilaporkan BeInCrypto, secara teknikal, peluang pemulihan masih terbuka. Jika SOL mampu merebut kembali level US$132 sebagai support, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$136 untuk memangkas sebagian kerugian sebelumnya. Namun, skenario negatif tetap mengintai. Penembusan bersih di bawah US$125 dapat membatalkan struktur support saat ini dan membuka ruang penurunan lanjutan menuju US$119.
Di tengah gejolak pasar kripto, kombinasi inflow ETF, aktivitas jaringan yang stabil, dan daya tahan harga membuat Solana tampil menonjol dibandingkan Bitcoin dan Ethereum. Kondisi ini memperkuat narasi bahwa SOL menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan investor saat pasar sedang tertekan.
Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Academy5 days agoRiset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 15 Januari 2026: Reli Bitcoin Masih Kuat?
-
Bitcoin News5 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi ke $95.517,Tunggu Arah
-
Market6 days agoSinyal Kripto 15 Januari 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar

