Connect with us

Market

Terbongkar! Bank Sentral Iran Kumpulkan Stablecoin Rp8 Triliun

Tivan

Published

on

Iran kripto

Perusahaan analisis blockchain Elliptic mengungkap bahwa Bank Sentral Iran (Central Bank of Iran/CBI) secara diam-diam membangun cadangan stablecoin senilai lebih dari 500 juta dolar AS atau sekitar Rp8 triliun.

Dilaporkan Bitcoin.com, dana tersebut dikumpulkan dalam bentuk USDT, stablecoin yang didukung dolar AS, dan diduga digunakan untuk melewati sanksi internasional sekaligus menahan kejatuhan nilai tukar rial Iran.

Dalam laporan terbarunya, Elliptic menyebut sedikitnya 507 juta dolar AS USDT dapat dikaitkan langsung dengan dompet blockchain milik CBI. Analisis ini dipimpin oleh pendiri sekaligus Chief Scientist Elliptic, Dr. Tom Robinson, yang memetakan jaringan dompet dengan tingkat keyakinan tinggi.

Angka tersebut disebut sebagai batas minimum, karena hanya mencakup dompet yang dapat diidentifikasi secara konklusif. Dana USDT itu diketahui mengalir melalui Nobitex, bursa kripto terbesar di Iran, sebelum disimpan, diperdagangkan, atau dikonversi ke rial.

Baca juga: Internet Iran Diputus Total, Warga Masih Bisa Pakai Kripto?

Faktor Akumulasi Stablecoin

Aktivitas akumulasi stablecoin ini meningkat seiring tekanan berat terhadap mata uang Iran, di mana nilai rial dilaporkan merosot hampir 50 persen dalam delapan bulan. Elliptic menilai CBI kemungkinan menggunakan stablecoin untuk menyuntikkan likuiditas dolar ke pasar domestik, menyerupai operasi pasar terbuka yang seharusnya terhalang oleh sanksi.

Pada Juni 2025, setelah Nobitex diretas oleh kelompok pro-Israel, aliran dana bergeser ke jembatan lintas rantai dari Tron ke Ethereum, lalu diproses melalui bursa terdesentralisasi dan terpusat hingga akhir 2025.

Elliptic menyebut strategi ini membentuk sistem “eurodollar digital di luar pembukuan,” yang memungkinkan Iran menyimpan dan memindahkan nilai dolar di luar sistem perbankan global. Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa aktivitas tersebut tetap dapat dilacak karena berjalan di atas blockchain publik.

Elliptic juga mencatat bahwa Tether telah membekukan jutaan token USDT yang terkait dengan dompet CBI, menunjukkan bahwa penerbit stablecoin dan platform bursa masih memiliki kemampuan untuk menegakkan sanksi, meski menimbulkan perdebatan etis dan geopolitik yang kompleks.

Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2025 Siap Digelar, Percepat Ekonomi Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending