Market
Morgan Stanley Masuk Stablecoin, Siap Disrupsi Finansial
Morgan Stanley resmi meluncurkan produk baru yang menyasar industri stablecoin.
mengelola stablecoin.
Tim Research Tokocrypto menilai sinyal kuat bahwa stablecoin semakin diakui sebagai bagian penting dalam sistem keuangan global.
Raksasa keuangan global Morgan Stanley resmi meluncurkan produk baru yang menyasar industri stablecoin melalui “Stablecoin Reserves Portfolio.” Inisiatif ini memungkinkan penerbit stablecoin untuk menyimpan cadangan aset mereka di money market fund milik Morgan Stanley sambil tetap memperoleh imbal hasil.
Produk ini berada di bawah Morgan Stanley Institutional Liquidity Funds (MSNXX), yang dirancang untuk menjaga stabilitas nilai aset, menyediakan likuiditas harian, serta mendistribusikan pendapatan dengan menjaga nilai aset bersih tetap di level US$1.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Morgan Stanley dalam mengintegrasikan aset digital ke dalam sistem keuangan tradisional. Head of Digital Asset Strategy Morgan Stanley, Amy Oldenburg, menyatakan bahwa inovasi ini merupakan upaya untuk memodernisasi infrastruktur keuangan, khususnya dalam mendukung ekosistem stablecoin.
Baca juga: CEO Circle: Stablecoin Yuan Adalah Peluang Besar Bagi China
Skema baru untuk penerbit stablecoin
Dalam skema ini, penerbit stablecoin diwajibkan menempatkan dana minimal US$10 juta untuk dapat mengakses layanan tersebut. Dana tersebut akan diinvestasikan ke instrumen rendah risiko seperti kas, surat utang pemerintah AS dengan jatuh tempo kurang dari 93 hari, serta repurchase agreement berbasis Treasury.
Selain itu, produk ini juga dirancang agar selaras dengan regulasi terbaru di Amerika Serikat, yaitu GENIUS Act, yang mengatur pengembangan dan inovasi stablecoin secara nasional.
Tidak hanya untuk penerbit stablecoin, Morgan Stanley juga membuka peluang bagi investor lain untuk berpartisipasi dalam fund ini, meskipun target utamanya tetap institusi yang mengelola stablecoin.
Tim Research Tokocrypto menilai langkah Morgan Stanley sebagai sinyal kuat bahwa stablecoin semakin diakui sebagai bagian penting dalam sistem keuangan global, bukan hanya sebagai alat transaksi di ekosistem kripto.
Menurut mereka, integrasi stablecoin dengan instrumen keuangan tradisional seperti money market fund dapat meningkatkan kepercayaan institusi, sekaligus memberikan opsi pengelolaan cadangan yang lebih efisien dan produktif.
Ekspansi agresif ke sektor kripto
Peluncuran ini menambah daftar langkah agresif Morgan Stanley dalam memperluas eksposur ke aset digital. Sebelumnya, bank ini telah meluncurkan Morgan Stanley Bitcoin Trust (MSBT) yang mencatat inflow sebesar US$172 juta sejak peluncuran.
Selain itu, Morgan Stanley juga telah mengajukan proposal ETF berbasis Ethereum dan Solana, serta mengajukan izin sebagai bank kustodian kripto di Amerika Serikat. Jika disetujui, bank ini akan dapat menyediakan layanan penyimpanan dan transaksi aset digital secara langsung bagi kliennya.
Dengan total aset kelolaan lebih dari US$6 triliun melalui sekitar 16.000 penasihat keuangan, langkah Morgan Stanley ini dinilai dapat mempercepat adopsi stablecoin di kalangan institusi.
Tim juga menyoroti bahwa persyaratan investasi minimum yang tinggi menunjukkan bahwa produk ini memang ditujukan untuk pemain besar, sehingga dampaknya terhadap adopsi ritel kemungkinan masih terbatas dalam jangka pendek.
“Ke depan, mereka melihat bahwa kolaborasi antara institusi keuangan tradisional dan penerbit stablecoin akan semakin intens, yang berpotensi membentuk standar baru dalam pengelolaan likuiditas dan stabilitas di pasar aset digital,” tutupnya.
Baca juga: Polymarket Perketat Aturan Demi Gaet Investor Institusi!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

