Altcoin News
Harga Ethereum Bertahan di $2.000, Trader Bidik Short Squeeze?
Harga Ethereum (ETH) kembali bertahan di atas level psikologis US$2.000.
Tim Research Tokocrypto melihat secara onchain dan derivatif, area di atas harga saat ini tampak penuh dengan likuiditas short yang bisa menjadi bahan bakar rally jangka pendek jika ditembus.
Harga Ethereum (ETH) kembali bertahan di atas level psikologis US$2.000 di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan derivatif. Data terbaru menunjukkan lonjakan posisi leverage dan arus dana ke bursa derivatif, yang memicu spekulasi bahwa trader sedang membidik likuiditas short di atas harga saat ini.
Pada perdagangan terbaru, ETH diperdagangkan di sekitar US$2.059 setelah sempat menguji area resistensi dalam kisaran US$2.000. Aktivitas derivatif yang meningkat menunjukkan potensi volatilitas lebih tinggi dalam waktu dekat.
Arus Dana Derivatif Meningkat

Dilaporkan Cointelegraph, data dari CryptoQuant menunjukkan bursa derivatif mencatat arus masuk bersih sekitar 110.343 ETH pada 7 Maret. Lonjakan ini menjadi salah satu yang terbesar sepanjang 2026.
Pergerakan serupa sebelumnya terjadi pada 6 Februari, yang kemudian diikuti kenaikan harga ETH sekitar 13% dari titik terendah tahunan di US$1.736.
Namun dalam beberapa kasus sebelumnya, lonjakan arus dana ke bursa derivatif juga sering diikuti periode volatilitas tajam atau koreksi jangka pendek.
Menurut Tim Research Tokocrypto, secara onchain dan derivatif, area di atas harga saat ini tampak penuh dengan likuiditas short yang bisa menjadi bahan bakar rally jangka pendek jika ditembus.
“Namun selama penembusan itu belum dikonfirmasi dengan volume dan momentum yang kuat, ETH tetap berada di fase rawan fakeout antara squeeze teknikal dan tekanan tren yang belum sepenuhnya pulih,” jelasnya.
Baca juga: Co-Founder Ethereum Kirim ETH Rp2,4 Triliun ke Bursa, Sinyal Jual?
Rasio Leverage Sentuh Rekor

Selain arus masuk dana, rasio leverage Ether juga meningkat ke level tertinggi baru di sekitar 0,78.
Indikator ini mengukur perbandingan antara open interest di pasar derivatif dengan cadangan ETH di bursa. Nilai yang tinggi menunjukkan semakin banyak trader menggunakan dana pinjaman untuk membuka posisi.
Kondisi ini biasanya memperbesar potensi pergerakan harga karena likuidasi posisi leverage dapat terjadi secara berantai jika harga bergerak tajam.
Zona Likuiditas di Atas Harga

Secara teknikal, ETH saat ini masih bergerak dalam rentang bulanan antara sekitar US$1.800 hingga US$2.000 setelah mengalami penolakan di sekitar US$2.150 pada pekan lalu.
Grafik jangka pendek menunjukkan adanya upaya pemulihan setelah harga sempat menyentuh area likuiditas di sekitar US$1.908.
Saat ini perhatian pasar tertuju pada zona suplai antara US$2.050 hingga US$2.100. Jika ETH berhasil menembus area ini dan menjadikannya sebagai support baru, peluang kenaikan lebih lanjut terbuka.

Data dari CoinGlass juga menunjukkan konsentrasi likuidasi posisi short yang cukup besar di atas harga saat ini.
Sekitar US$273 juta posisi short terakumulasi di sekitar level US$2.030. Zona tersebut sering menjadi target pergerakan harga karena likuidasi posisi short dapat memicu pembelian paksa yang mempercepat kenaikan harga.
Level Kunci ETH
Analis kripto Cyril-DeFi menyebut area US$1.900 hingga US$2.000 sebagai level penting yang dapat menentukan arah pergerakan berikutnya.

Menurutnya, dalam beberapa siklus sebelumnya, setiap kali harga ETH menyentuh garis tren naik jangka panjang di area tersebut, pasar cenderung mengalami rebound yang kuat.
Jika ETH mampu bertahan di atas level tersebut dan menembus area resistensi di atasnya, target berikutnya yang mulai diperhatikan pasar berada di sekitar US$2.150 hingga US$2.500.
Namun dengan tingginya penggunaan leverage di pasar derivatif, pergerakan harga Ether juga berpotensi menjadi lebih volatil dalam waktu dekat.
Baca Juga: Tekanan Jual Anjlok 90%, Ethereum Siap Meledak Lagi?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Academy4 days agoRiset Kripto 2-6 Mar 2026: Bitcoin Bullish di Tengah Ketegangan Geopolitik
-
Altcoin News4 days agoHarga Pi Network Melonjak 8%, Dipicu Upgrade Jaringan dan Pi Day
-
Bitcoin News4 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $70.921, Pasar Tunggu Arah
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound Tipis ke Level $68.284

