Market

Bitcoin Naik di Atas Rp 318 Juta, Top Altcoin Raih Keuntungan Dua Digit

Published

on

Tahun 2023 dimulai dengan catatan positif karena pasar menunjukkan reli yang luar biasa dengan Bitcoin dan altcoin lainnya menunjukkan keuntungan dua digit. Ini menjadi kabar yang baik untuk investor aset kripto.

Tahun 2022 secara kolektif adalah salah satu “musim dingin kripto” yang paling sulit dalam sejarah. Jatuhnya harga dan runtuhnya dua raksasa aset kripto yang memiliki market cap besar telah memperburuk keadaan pasar.

Sementara itu, komunitas kripto juga mengantisipasi reli positif pada 2023, terbukti di awal tahun ini, pasar telah memberikan hasil seperti yang diharapkan investor maupun trader.

Bitcoin Naik Lampaui Rp 318 Juta

Harga Bitcoin Bergerak Agresif.

Baca juga: Kontestan El Savador Pakai Kostum Tema Bitcoin di Miss Universe 2022

Bitcoin (BTC), yang melayang di sekitar kisaran US$ 16.000, akhirnya kembali menyentuh harga US$ 21.075 selama akhir pekan. Terpantau dari situs CoinMarketCap pada Senin (16/1) pukul 08.30 WIB, harga BTC naik 22,89 persen selama tujuh hari terakhir dan mencapai US$ 21.126 atau sekitar lebih dari Rp 318 juta.

Tidak hanya Bitcoin, altcoin utama lainnya, termasuk Ethereum, juga menunjukkan keuntungan lebih dari 21,4 persen selama tujuh hari terakhir. Dari level terendah bulanan lalu di kisaran harga US$ 1.160, kini ETH menyentuh US$ 1.566 pada saat artikel ini ditulis.

Advertisement

Salah satu altcoin utama dengan perolehan terbanyak adalah Solana, yang menunjukkan kenaikan 71 persen selama tujuh hari terakhir capai harga US$ 23,20.

Kapitalisasi Pasar Kripto

Ilustrasi aset kripto

Baca juga: 3 Prediksi Teratas Harga Bitcoin untuk Tahun 2023, Bakal Naik?

Kenaikan harga BTC juga memompa kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan hingga hampir menyentuh US$ 1 triliun. Menurut data Coingecko, kapitalisasi pasar kripto global juga sempai melewati US$ 1,02 triliun.

Kenaikan kapitalisasi ini tercatat mencapai 15,5 persen year-to-date. Meski demikian, angkanya masih turun 50 persen dari kapitalisasi pasar kripto sebelum runtuhnya ekosistem Terra di US$ 1,88 triliun.

Kenaikan market kripto pada akhir-akhir ini didorong oleh faktor Consumer Price Index (CPI) atau Indeks harga konsumen Amerika Serikat (AS) yang diumumkan turun pada Kamis (12/1) malam WIB. Sesuai dengan prediksi para ekonom, CPI Desember turun 0,1 persen dari November menjadi 6,5 persen.

Pasar kripto secara umum berada dalam reli hijau. Namun, tidak jelas apakah ini adalah akhir dari bear market selama setahun dan awal dari reli bullish penuh.

Advertisement

Popular

Exit mobile version