Altcoin News

Chainlink Bidik US$10, Open Interest LINK Naik 10%

Tim Research Tokocrypto mengatakan secara teknikal, LINK bergerak di sekitar US$8,31 setelah pembeli berhasil mendorong harga keluar dari channel kenaikan jangka pendek.

Published

on

Harga Chainlink (LINK) kembali menguat seiring meningkatnya momentum di pasar kripto. LINK naik 4,29% ke level US$8,22 dalam sesi perdagangan terakhir, sementara dalam sepekan token ini mencatat kenaikan sekitar 7%.

Penguatan tersebut terjadi saat pasar kripto secara keseluruhan ikut membaik. Kapitalisasi pasar kripto global naik 3,14% menjadi sekitar US$2,21 triliun, didukung sentimen positif terkait inflasi Amerika Serikat.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 15 Juli 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Coingape, Bitcoin naik lebih dari 3% ke sekitar US$64.600, sementara Ethereum menguat 5% ke kisaran US$1.875. XRP juga naik hampir 3% dan diperdagangkan mendekati US$1,10.

Pelaku pasar kini menunggu rilis data CPI dan PPI Juni untuk melihat apakah tekanan inflasi mulai mereda. Data inflasi yang lebih rendah dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengambil sikap kebijakan yang lebih lunak ke depan.

Baca juga: Chainlink di Persimpangan: Fidelity US$20 Juta Jadi Kunci Pemulihan LINK?

Open Interest LINK Meningkat

Aktivitas derivatif Chainlink ikut meningkat seiring bertambahnya eksposur trader di pasar futures LINK. Volume perdagangan naik 18,34% menjadi sekitar US$337,08 juta.

Sementara itu, open interest meningkat 10% menjadi US$431,32 juta. Kenaikan open interest menunjukkan adanya peningkatan modal dalam kontrak derivatif yang masih terbuka.

Kombinasi kenaikan harga, volume, dan open interest menunjukkan bahwa partisipasi pasar terhadap LINK sedang meningkat. Hal ini juga menandakan likuiditas yang lebih besar dan minat trader yang lebih kuat terhadap pergerakan harga Chainlink dalam jangka pendek.

LINK Perlu Tembus US$8,50

Tim Research Tokocrypto mengatakan secara teknikal, LINK bergerak di sekitar US$8,31 setelah pembeli berhasil mendorong harga keluar dari channel kenaikan jangka pendek.

“Momentum masih cenderung positif, meskipun risiko koreksi singkat tetap perlu diperhatikan,” ungkapnya.

Indikator RSI empat jam berada di level 65,62. Angka ini menunjukkan momentum beli masih kuat, tetapi mulai mendekati area overbought. Sementara itu, MACD bergerak di atas garis sinyal dan histogram kembali ke area positif, menandakan momentum jangka pendek masih berada di pihak pembeli.

Resistance terdekat berada di area US$8,50. Jika LINK mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan menuju US$9,00 akan semakin terbuka.

Apabila tekanan beli berlanjut, target psikologis US$10 dapat kembali menjadi fokus pasar. Namun, LINK perlu mempertahankan harga di atas US$8,00 agar struktur bullish tetap terjaga.

Jika harga gagal bertahan di atas US$8,00, momentum kenaikan dapat melemah dan membuka peluang koreksi menuju area US$7,70.

Untuk saat ini, prospek jangka pendek Chainlink masih cenderung positif, didukung kenaikan open interest, volume derivatif, dan sentimen pasar kripto yang membaik. Namun, konfirmasi lanjutan tetap bergantung pada kemampuan LINK menembus resistance US$8,50 dan mempertahankan support US$8,00.

Baca juga: Rahasia SpaceX yang Baru IPO: Punya 18.712 Bitcoin, Lebih Banyak dari Tesla!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version