Connect with us

Altcoin News

Dogecoin Turun 2% ke $1,1430, Support Ini Jadi Penentu!

Tivan

Published

on

Ilustrasi Dogecoin (DOGE). Sumber: Shutterstock.

Dogecoin (DOGE) kembali melemah pada perdagangan Jumat (1/9/2026) di tengah meningkatnya volatilitas pasar kripto global. Meski mencatat arus masuk ETF spot yang relatif stabil, harga DOGE masih bergerak terbatas dalam kisaran tertentu akibat rendahnya permintaan ritel dan tekanan makroekonomi.

Dilaporkan FXStreet, tekanan pada pasar kripto muncul setelah rilis data tenaga kerja Amerika Serikat. Bureau of Labor Statistics (BLS) melaporkan Nonfarm Payrolls (NFP) AS hanya bertambah 50.000 pada Desember, di bawah ekspektasi pasar sebesar 60.000. Tingkat pengangguran tercatat turun ke 4,4%, lebih rendah dari perkiraan 4,5%. BLS juga merevisi data Oktober dan November, dengan total lapangan kerja 76.000 lebih rendah dari laporan sebelumnya.

Volatilitas Dogecoin Meningkat

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE//USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE//USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Whale Borong 218 Juta DOGE, Harga Dogecoin Siap Terbang ke $0,20?

Respons pasar terlihat cepat. Volatilitas meningkat tajam, menyeret Dogecoin turun sekitar 2% secara harian dan diperdagangkan di kisaran $1,1430 pada saat penulisan. Di saat yang sama, Bitcoin (BTC) menguji level psikologis $90.000, sementara Ethereum (ETH) terkoreksi tipis namun masih bertahan di atas $3.000.

Dari sisi derivatif, minat pasar terhadap Dogecoin menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Open Interest (OI) kontrak berjangka DOGE sempat melonjak ke $1,96 miliar pada Selasa, naik dari $1,55 miliar pada awal Januari. Namun, ketidakpastian ekonomi global memicu aksi jual luas sehingga OI kembali turun ke $1,82 miliar pada Jumat. Penurunan ini mencerminkan menyusutnya minat spekulatif dan lemahnya partisipasi ritel, yang berpotensi menekan peluang pemulihan harga dalam jangka pendek.

Faktor ETF Dogecoin

Di sisi lain, ETF spot Dogecoin yang terdaftar di AS masih mencatat arus masuk, meski dalam skala terbatas. Pada Kamis, produk ETF DOGE membukukan inflow sekitar $334.000. Data SoSoValue menunjukkan total arus masuk ETF DOGE mencapai $2,3 juta pada 2 Januari—terbesar sejak peluncuran—diikuti $1,6 juta pada awal pekan ini. Arus masuk yang berkelanjutan dinilai dapat menopang sentimen risiko dan membuka peluang pemulihan harga jika kondisi pasar membaik.

Secara teknikal, Dogecoin masih menghadapi tekanan ke bawah. Upaya pemulihan dibatasi oleh EMA 50-hari, sementara EMA 100-hari dan 200-hari yang sama-sama menurun memperkuat sentimen bearish jangka menengah. Indikator MACD masih berada di wilayah positif, namun momentum mulai melemah. Relative Strength Index (RSI) berada di level 55, menunjukkan kondisi netral cenderung bullish.

Analis mencatat area bekas penembusan di sekitar $0,1276 kini menjadi support awal. Jika level ini mampu dipertahankan, DOGE berpeluang menguji resistance berikutnya di sekitar EMA 200-hari. Namun, kegagalan bertahan di area support tersebut berisiko membuka jalan bagi koreksi lanjutan menuju level terendah Desember.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending