Connect with us

Ethereum News

Ethereum Masuk ‘Opportunity Zone’, Sinyal Rebound atau Perangkap Bull?

Tivan

Published

on

ethereum eth ETH

Indikator on-chain terbaru menunjukkan Ethereum (ETH) telah memasuki apa yang dikenal sebagai Opportunity Zone, berdasarkan rasio MVRV (Market Value to Realized Value).

Secara historis, BeInCrypto mencatat bahwa zona ini (yang berada di kisaran -18% hingga -28%) sering menjadi area akumulasi kuat sebelum terjadi pembalikan harga (reversal).

Namun kali ini, meski sinyal teknikal on-chain terlihat menjanjikan, harga ETH masih kesulitan untuk pulih secara signifikan.

Tekanan jual dari pemegang jangka panjang (long-term holders) justru menjadi faktor penahan reli.

Baca Juga: Ethereum Dihantam Likuidasi Terbesar Sejak 2021! Apa Dampaknya?

Apa Itu Rasio MVRV dan Mengapa Penting?

MVRV adalah indikator on-chain yang membandingkan nilai pasar (market value) Ethereum dengan nilai realisasinya (realized value).

Ketika rasio MVRV berada di zona negatif yang dalam, artinya rata-rata investor sedang mengalami kerugian yang belum terealisasi (unrealized loss).

Secara historis, kondisi ini sering kali menjadi area jenuh jual (seller exhaustion), zona akumulasi investor strategis, atau titik awal potensi pembalikan tren.

Ketika MVRV berada di kisaran -18% hingga -28%, pasar biasanya mulai menunjukkan tanda-tanda pembentukan dasar (bottoming process).

Mengapa Harga ETH Masih Tertahan?

Meski indikator menunjukkan zona peluang, pergerakan harga ETH belum mencerminkan pemulihan yang solid. Salah satu faktor utama adalah distribusi oleh long-term holders (LTH).

Biasanya, LTH dikenal sebagai investor dengan keyakinan tinggi yang cenderung menahan aset dalam jangka panjang.

Namun data terbaru menunjukkan sebagian dari mereka mulai melakukan distribusi, yang menambah tekanan suplai di pasar.

Tim Research Tokocrypto menjelaskan bahwa situasi ini menciptakan dinamika yang berbeda dibanding siklus sebelumnya.

“Masuknya MVRV ke zona peluang biasanya mendahului pembalikan harga (reversal), namun kali ini pasar menghadapi risiko struktural karena dominasi trader jangka pendek yang reaktif. Keberhasilan pemulihan sangat bergantung pada kemampuan harga menahan support 1.811 dan kembalinya minat akumulasi dari whale atau investor strategis,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Dominasi Trader Jangka Pendek

Berbeda dengan fase akumulasi klasik yang didominasi investor jangka panjang, kondisi saat ini memperlihatkan dominasi trader jangka pendek (short-term traders).

Karakteristik pasar seperti ini biasanya ditandai oleh volatilitas tinggi, pergerakan harga cepat dan reaktif, serta minimnya komitmen jangka panjang.

Trader jangka pendek cenderung cepat mengambil keuntungan saat terjadi kenaikan kecil, sehingga menghambat terbentuknya tren naik yang berkelanjutan.

Level Kunci: Support dan Akumulasi Whale

Dalam jangka pendek, level support di sekitar 1.811 menjadi titik krusial yang harus dipertahankan oleh ETH.

Jika harga mampu bertahan di atas support tersebut, menunjukkan peningkatan volume beli, atau mendapatkan dukungan akumulasi dari whale, maka peluang pembalikan tren akan semakin besar.

Sebaliknya, jika support tersebut gagal dipertahankan, ETH berisiko melanjutkan tren turun dan menguji level yang lebih rendah.

Apakah Ini Sinyal Bottom?

Masuknya MVRV ke Opportunity Zone memang menjadi sinyal historis yang sering mendahului pemulihan harga. Namun, indikator on-chain tidak berdiri sendiri.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan para investor antara lain:

  1. Apakah distribusi LTH berhenti?
  2. Apakah terjadi peningkatan arus masuk modal institusional?
  3. Apakah volume perdagangan menunjukkan akumulasi nyata?

Tanpa konfirmasi dari faktor-faktor tersebut, potensi rebound bisa berubah menjadi dead cat bounce atau reli sementara.

Outlook Jangka Pendek Ethereum

Secara teknikal dan on-chain, ETH berada di persimpangan penting.

Struktur pasar saat ini mencerminkan kombinasi antara sinyal undervaluation dari MVRV, tekanan distribusi dari pemegang lama, dan dominasi spekulan jangka pendek.

Dengan kondisi tersebut, prospek jangka pendek Ethereum dapat dikategorikan sebagai cautiously neutral dengan bias bullish, tergantung pada respons pasar di area support kritis.

Baca Juga: Whale Borong $400 Juta Ethereum Saat Harga Koreksi! Sinyal Bullish?

Ethereum kini berada di zona historis yang sering menjadi titik balik pasar. Opportunity Zone berdasarkan rasio MVRV memberi harapan bagi investor jangka panjang yang mencari area akumulasi.

Namun, distribusi oleh long-term holders dan dominasi trader jangka pendek menciptakan dinamika berbeda dari siklus sebelumnya.

Pemulihan harga ETH sangat bergantung pada dua faktor utama: kemampuan mempertahankan level support kunci dan kembalinya akumulasi dari whale serta investor strategis.

Apakah ini awal dari fase bottoming yang solid, atau sekadar reli sementara di tengah tren turun? Jawabannya akan ditentukan dalam beberapa pekan ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending