Ethereum News

Ethereum Tersandung Tekanan Jual, Harga ETH Turun ke US$1.729

Published

on

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, kembali mengalami koreksi dalam perdagangan hari ini.

Berdasarkan data pasar terbaru, harga Ethereum berada di US$1.729,61 per ETH, turun sekitar 1,26% dalam 24 jam terakhir.

Meski bergerak di zona merah secara harian, Ethereum masih menunjukkan tren yang cukup positif dalam jangka pendek.

Dalam tujuh hari terakhir, ETH berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 6,88%, menandakan minat beli masih cukup kuat meskipun tekanan jual kembali muncul.

Baca Juga: Harga Ethereum Bertahan di Atas US$1.740, ETH Tunjukkan Konsistensi Positif

Ethereum Bergerak di Kisaran US$1.711–US$1.762

Selama 24 jam terakhir, Ethereum diperdagangkan dalam rentang yang relatif sempit.

ETH sempat menyentuh level tertinggi US$1.762,14, sebelum akhirnya terkoreksi hingga US$1.711,90.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah reli yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Namun, tekanan jual belum cukup besar untuk menghapus seluruh kenaikan mingguan yang telah dibukukan ETH.

Kapitalisasi Pasar Masih Bertahan di Atas US$208 Miliar

Meskipun harga melemah, Ethereum tetap mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai US$208,79 miliar.

Sementara itu, aktivitas perdagangan juga masih tergolong tinggi.

Volume transaksi selama 24 jam terakhir mencapai sekitar US$9,9 miliar, menunjukkan likuiditas Ethereum tetap kuat dan minat investor masih terjaga.

Berbeda dengan Bitcoin yang memiliki batas maksimum pasokan, Ethereum saat ini memiliki jumlah pasokan beredar sekitar 120,68 juta ETH tanpa batas suplai maksimum.

Mekanisme pembakaran (burning) token melalui pembaruan jaringan membuat laju pertumbuhan suplai ETH menjadi lebih terkendali dibandingkan sebelumnya.

Performa Ethereum Masih Beragam

Dalam jangka pendek, Ethereum masih menunjukkan performa yang cukup solid.

Selama 30 hari terakhir, harga ETH masih membukukan kenaikan sekitar 3,57%, menurut catatan Tokocrypto pada Kamis (9/7).

Namun jika melihat periode yang lebih panjang, tekanan pasar masih terasa. Harga Ethereum tercatat turun 25,47% dalam 60 hari terakhir, sementara dalam 90 hari terakhir koreksinya mencapai 21,13%.

Data tersebut mengindikasikan bahwa Ethereum masih berada dalam fase pemulihan setelah mengalami tekanan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Harga Ethereum saat ini juga masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) sebesar US$4.953,73.

Dengan posisi saat ini di kisaran US$1.700, ETH masih memiliki ruang pemulihan yang cukup besar apabila sentimen pasar kripto kembali membaik dan minat investor terhadap aset berisiko meningkat.

Level Penting yang Perlu Dicermati

Dalam jangka pendek, area US$1.710 menjadi level support utama yang perlu dipertahankan agar momentum kenaikan mingguan tetap terjaga.

Jika mampu bertahan di atas level tersebut, Ethereum berpeluang kembali menguji resistance di kisaran US$1.760 hingga US$1.800.

Sebaliknya, apabila tekanan jual semakin meningkat dan support tersebut ditembus, Ethereum berpotensi melanjutkan fase konsolidasi sebelum menemukan area akumulasi baru.

Secara keseluruhan, koreksi harian Ethereum masih tergolong wajar setelah reli dalam sepekan terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar yang tetap besar, volume perdagangan yang stabil, dan kenaikan mingguan hampir 7%, ETH masih menjadi salah satu aset kripto utama yang terus dipantau investor sebagai indikator kesehatan pasar aset digital secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending

Exit mobile version