Crypto

Harga Ethereum Anjlok 3,66% ke US$1.850, Tekanan Jual Kembali Mendominasi Pasar

Secara teknikal, level US$1.850 kini menjadi area support penting yang akan menentukan arah harga Ethereum dalam jangka pendek.

Published

on

Harga Ethereum (ETH) kembali berada di bawah tekanan setelah gagal mempertahankan momentum penguatan yang sempat terbentuk pada pekan sebelumnya.

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar ini mengalami koreksi cukup tajam, mencerminkan meningkatnya tekanan jual di tengah melemahnya sentimen pasar aset digital secara keseluruhan.

Data terbaru menunjukkan Ethereum diperdagangkan di level US$1.850,12, atau turun sekitar 3,66% dalam sehari terakhir.

Selama periode tersebut, ETH sempat menyentuh level tertinggi US$1.927,09 sebelum akhirnya melemah hingga ke titik terendah harian di US$1.843,96, menandakan dominasi penjual menjelang penutupan sesi perdagangan.

Baca Juga: Dibayangi Tekanan Jual, Harga Ethereum Turun Tipis ke US$1.570

Aksi Profit Taking dan Pelemahan Bitcoin Menekan Ethereum

Penurunan harga Ethereum hari ini diperkirakan dipicu oleh kombinasi aksi profit taking dan melemahnya pergerakan Bitcoin.

Setelah ETH mencatat kenaikan dalam beberapa hari sebelumnya, sebagian investor memilih mengamankan keuntungan ketika harga gagal mempertahankan level psikologis US$1.900.

Di saat yang sama, Bitcoin juga mengalami koreksi sehingga memengaruhi sentimen terhadap altcoin, termasuk Ethereum.

Dalam kondisi pasar kripto yang saling berkorelasi, pelemahan BTC sering kali mendorong investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, sehingga tekanan jual pada ETH ikut meningkat.

Belum adanya katalis baru yang mampu mendorong minat beli juga membuat pelaku pasar lebih memilih menunggu perkembangan berikutnya sebelum kembali melakukan akumulasi.

Volume Perdagangan Tetap Tinggi

Meskipun harga turun, aktivitas perdagangan Ethereum masih tergolong tinggi.

Volume transaksi dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar US$11,79 miliar, menunjukkan bahwa minat pasar terhadap ETH masih cukup besar meski arah pergerakan sedang negatif.

Kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di kisaran US$223,20 miliar, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia.

Di sisi fundamental, data dari Tokocrypto pada Jumat (17/7) menunjukkan jumlah Ethereum yang beredar tetap berada di sekitar 120,68 juta ETH.

Stabilnya pasokan beredar menunjukkan bahwa koreksi harga kali ini lebih dipengaruhi oleh perubahan sentimen dan dinamika perdagangan dibandingkan perubahan pada fundamental jaringan Ethereum.

Tren Jangka Menengah Masih Dalam Tahap Pemulihan

Meski mengalami koreksi harian, Ethereum masih mencatat kenaikan sekitar 4,75% dalam tujuh hari terakhir dan 2,77% selama 30 hari terakhir.

Hal ini menunjukkan bahwa tren pemulihan belum sepenuhnya berakhir. Namun, jika melihat periode yang lebih panjang, tekanan masih cukup terasa.

Dalam 60 hari terakhir, ETH masih turun sekitar 12,73%, sedangkan dalam 90 hari koreksinya mencapai 23,61%.

Artinya, reli yang sempat terjadi sebelumnya belum mampu menghapus seluruh pelemahan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Kondisi tersebut membuat pergerakan Ethereum masih rentan terhadap aksi ambil untung ketika menghadapi area resistance yang kuat.

Area US$1.850 Menjadi Penentu Arah Berikutnya

Secara teknikal, level US$1.850 kini menjadi area support penting yang akan menentukan arah Ethereum dalam jangka pendek.

Jika harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang untuk kembali menguji resistance di kisaran US$1.900 hingga US$1.930 masih terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut dan ETH menembus support tersebut, harga berpotensi bergerak menuju area US$1.800, yang menjadi level psikologis berikutnya.

Volume perdagangan juga akan menjadi indikator penting. Apabila tekanan jual mulai mereda disertai peningkatan minat beli, Ethereum memiliki peluang untuk kembali membangun momentum pemulihan.

Untuk saat ini, prospek Ethereum berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bearish jangka pendek.

Koreksi hari ini lebih mencerminkan kombinasi aksi ambil untung dan pelemahan sentimen pasar dibandingkan perubahan fundamental jaringan.

Investor disarankan tetap mencermati pergerakan Bitcoin, volume perdagangan, serta perkembangan ekonomi global karena ketiga faktor tersebut masih menjadi penggerak utama arah harga Ethereum dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending

Exit mobile version