Ethereum News
Harga Ethereum Bertahan di Atas Area Krusial US$1.700, Rebut Momentum!
Saat ini pasar tampaknya sedang menguji satu hal sederhana: apakah harga Ethereum mampu bertahan di atas US$1.700?
Setelah berminggu-minggu berada di bawah tekanan, Ethereum akhirnya mulai menunjukkan sinyal pemulihan.
Dalam 24 jam terakhir, aset kripto terbesar kedua di dunia itu naik tipis sekitar 0,39% dan diperdagangkan di level US$1.706.
Kenaikan ini memang belum spektakuler. Bahkan, sebagian trader mungkin menganggapnya hanya sebagai pergerakan normal di tengah volatilitas pasar kripto.
Namun bagi investor yang mengikuti pergerakan Ethereum dalam beberapa bulan terakhir, ada satu hal yang menarik: ETH mulai perlahan menjauh dari area terendahnya dan berusaha membangun fondasi baru.
Pertanyaannya sekarang, apakah ini awal dari pemulihan yang lebih besar atau sekadar pantulan sementara di tengah tren yang masih rapuh?
Baca Juga: Harga Ethereum Sentuh $1.669, Pasar Menunggu Dorongan Baru
Daftar Isi
ETH Berhasil Bertahan di Atas US$1.700
Dalam beberapa pekan terakhir, area US$1.700 menjadi salah satu level yang paling sering dipantau pelaku pasar.
Pada perdagangan terbaru yang dihimpun dari Tokocrypto pada Sabtu (20/6), harga Ethereum bergerak dalam rentang US$1.678 hingga US$1.715.
Meski sempat turun ke bawah US$1.700, pembeli berhasil membawa harga kembali ke atas level tersebut sebelum penutupan sesi perdagangan.
Pergerakan ini memberikan sinyal bahwa masih ada minat beli ketika harga mendekati area support penting.
Bagi trader teknikal, kemampuan ETH mempertahankan level US$1.700 dapat menjadi fondasi awal untuk menguji area resistance berikutnya.
Namun perjuangan Ethereum masih jauh dari selesai. Pasar masih membutuhkan dorongan yang lebih kuat agar momentum pemulihan dapat berlanjut.
Kenaikan Mingguan Mulai Terlihat
Jika melihat data harian, kenaikan Ethereum memang relatif terbatas. Namun dalam tujuh hari terakhir, ETH telah menguat sekitar 2,54%.
Meski belum cukup untuk disebut sebagai reli besar, penguatan mingguan ini menunjukkan bahwa tekanan jual yang mendominasi pasar sebelumnya mulai mereda.
Bagi investor jangka pendek, ini merupakan perkembangan positif karena menunjukkan bahwa Ethereum masih mampu menarik minat beli meskipun sentimen pasar secara keseluruhan belum sepenuhnya pulih.
Masalah Besarnya Masih Sama: Koreksi Bulanan yang Dalam
Di balik kenaikan harian dan mingguan tersebut, Ethereum masih membawa beban yang cukup berat.
Dalam 30 hari terakhir, harga ETH masih turun sekitar 20,43%. Bahkan dalam periode dua bulan, pelemahannya mencapai 26,08%, sementara dalam 90 hari terakhir Ethereum masih terkoreksi hampir 20%.
Data ini menunjukkan bahwa pemulihan yang terjadi saat ini baru menyentuh permukaan. Secara tren jangka menengah, Ethereum masih berada dalam fase yang penuh tantangan.
Dengan kata lain, pasar masih membutuhkan waktu dan katalis yang lebih kuat sebelum dapat berbicara tentang pembalikan tren yang sesungguhnya.
Ada Satu Hal yang Perlu Diperhatikan Investor
Di tengah kenaikan harga, volume perdagangan Ethereum justru mengalami penurunan.
Volume transaksi ETH dalam 24 jam terakhir tercatat sekitar US$6,57 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan periode-periode ketika pasar sedang berada dalam fase reli yang kuat.
Ini menjadi sinyal penting karena kenaikan harga yang tidak diiringi peningkatan volume sering kali dianggap belum memiliki fondasi yang cukup kokoh.
Bukan berarti kenaikan ini akan gagal, tetapi pasar masih membutuhkan partisipasi yang lebih besar agar momentum dapat berlanjut secara berkelanjutan.
Ethereum Masih Menjadi Pilar Ekosistem Kripto
Terlepas dari pergerakan harga jangka pendek, posisi Ethereum dalam industri aset digital masih sangat kuat.
Dengan kapitalisasi pasar sekitar US$206 miliar, Ethereum tetap menjadi blockchain utama untuk berbagai aplikasi decentralized finance (DeFi), NFT, smart contract, dan berbagai inovasi Web3.
Faktor fundamental tersebut menjadi alasan mengapa ETH masih dianggap sebagai salah satu aset digital paling penting di pasar kripto global.
Namun, meski mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, Ethereum saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) yang pernah mencapai US$4.953.
Artinya, ETH masih kehilangan lebih dari 65% nilainya dibandingkan puncak historis tersebut.
Fakta ini menunjukkan bahwa ruang pemulihan masih terbuka lebar, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju level tertinggi sebelumnya tidak akan mudah.
Baca Juga: ETH Melemah, Harga Ethereum Anjlok Lebih dari 30% Sebulan
Apakah Ethereum Siap Bangkit?
Saat ini pasar tampaknya sedang menguji satu hal sederhana: apakah harga Ethereum mampu bertahan di atas US$1.700?
Jika pembeli berhasil mempertahankan area tersebut dan mendorong harga menuju US$1.750, sentimen positif bisa semakin menguat. Namun jika ETH kembali kehilangan level US$1.700, pasar kemungkinan akan kembali memasuki fase konsolidasi yang lebih panjang.
Untuk sementara, kenaikan hari ini memang belum cukup untuk mengubah keseluruhan cerita. Namun setidaknya Ethereum mulai menunjukkan tanda bahwa pembeli belum meninggalkan pasar.
Setelah berbulan-bulan berada dalam tekanan, itu bisa menjadi langkah kecil yang penting menuju pemulihan yang lebih besar.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
