Academy

Riset Kripto 27-31 Juli 2026: Bitcoin Dihantam Tiga Sentimen!

Market Cap & Volume terkoreksi ke angka $2.19 Triliun (-2.42%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang ikut turun ke level $124.90 (-2.42%).

Published

on

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini hadir sebagai referensi strategis bagi investor dalam memahami dinamika ekonomi global serta perkembangan industri aset digital. Melalui analisis komprehensif yang mencakup data makroekonomi, pergerakan harga, dan berbagai peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini mengulas tren utama yang turut membentuk arah pasar.

Riset ini berfokus pada penyajian wawasan yang tajam, relevan, dan terpercaya bagi para pembaca. Dengan informasi yang aktual dan terukur, laporan ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam merumuskan strategi investasi yang lebih cerdas di tengah volatilitas industri aset digital.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Menteri Keuangan Korea Selatan menggelar rapat darurat bersama regulator dan bank sentral setelah KOSPI turun sekitar 40% dari rekor tertingginya dan circuit breaker aktif dua hari berturut-turut untuk pertama kali. 
    • Yen Jepang kembali mendekati level terlemah dalam 40 tahun dengan USD/JPY hampir menyentuh 164 menjelang keputusan Bank of Japan pada 31 Juli 2026.
    • Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah, tetap di angka 3,50% – 3,75%.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Rupiah ditutup melemah 0,26% ke Rp18.009 per dolar dari pembukaan Rp17.972. Tekanan muncul setelah Perry Warjiyo mengumumkan pengunduran diri sebagai Gubernur Bank Indonesia
    • Indonesia Investment Authority meraih skor 92% dalam Global SWF Governance, Sustainability and Resilience Scoreboard 2026 dan disebut menempati peringkat kedua di Asia. 
    • Otoritas Jasa Keuangan telah mencabut izin sepuluh Bank Perekonomian Rakyat dan BPR Syariah sepanjang Januari–Juli 2026. 
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume terkoreksi ke angka $2.19 Triliun (-2.42%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang ikut turun ke level $124.90 (-2.42%). Indikator Fear & Greed turun ke angka 36, menandakan mental pasar telah keluar dari zona netral dan kini kembali memantapkan posisinya di fase ketakutan (Fear). 
    • CMC Altcoin Season Index menyentuh skor 53/100. Kondisi ini memperlihatkan bahwa arus modal masih berada pada titik keseimbangan yang solid, di mana pelaku pasar tetap mendiversifikasi portofolio mereka secara berimbang antara Bitcoin dan altcoin tanpa adanya penarikan likuiditas sepihak secara ekstrem ke aset utama meskipun terjadi koreksi harga. 
    • Sektor Arcade Games (+340%) dan Privacy Blockchain (+85.62%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke arah ekosistem hiburan interaktif (gaming) dan infrastruktur keamanan privasi berlapis.
    • Token UAI naik (+24.61%), disusul oleh kenaikan SOON (+22.92%) dan KAITO (+22.13%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin pada timeframe daily  saat ini berada di resistance & terindikasi melemah. 
    • Succinct (PROVE) → Risiko distribusi suplai tertinggi minggu ini (~119.7%).
    • BTC: Spot & Exchange Reserve ➜ Volume spot runtuh ke titik terendah sejak 2023.

📌 Kesimpulan: Fokuskan radar portofolio minggu ini pada pergerakan arus modal yang melesat kuat ke ekosistem hiburan interaktif (Arcade Games) dan infrastruktur keamanan berlapis (Privacy Blockchain).

Mengingat sentimen pasar kembali turun dan masuk ke angka 36 (‘Fear’) seiring dengan terkoreksinya stabilitas harga, tingkatkan kewaspadaan secara ketat terhadap potensi volatilitas dan ancaman supply shockdari token dengan jadwal unlockekstrem seperti PROVE (119.7%), CAPX (94.1%), serta LA (15%). Manfaatkan fase koreksi dan sentimen ketakutan ini untuk melakukan akumulasi bertahap (DCA) pada aset berfundamental solid dengan jadwal emisi minimum di bawah 5% seperti JTO, ZTC, maupun SXT di area supporthistoris. 

Makroekonomi Global

Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
  • Menteri Keuangan Korea Selatan menggelar rapat darurat bersama regulator dan bank sentral setelah KOSPI turun sekitar 40% dari rekor tertingginya dan circuit breaker aktif dua hari berturut-turut untuk pertama kali. 
  • Yen Jepang kembali mendekati level terlemah dalam 40 tahun dengan USD/JPY hampir menyentuh 164 menjelang keputusan Bank of Japan pada 31 Juli 2026. Suku bunga BOJ berada di 1%, tertinggi sejak 1995, setelah kenaikan pada Juni.
  • Donald Trump melalui Federal Communications Commission memasukkan robot humanoid, robot berkaki empat, dan inverter daya terkoneksi buatan China dibatasi karena risiko pencurian data, serangan siber, dan gangguan rantai pasok AI sebagai alasan keamanan nasional.
  • Iran menolak proposal Oman untuk mengelola Selat Hormuz secara bersama dan menerapkan biaya transit sukarela. Seorang pejabat senior Iran mengatakan Tehran menganggap jalur selatan yang dikelola Oman tidak sah.
  • Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah, tetap di angka 3,50% – 3,75%. Kevin Warsh menyatakan hal ini karena lonjakan tajam imbal hasil obligasi (Treasury yields) dan The Fed tetap berkomitmen mutlak pada target inflasi 2%.

Makroekonomi Nasional

  • Rupiah ditutup melemah 0,26% ke Rp18.009 per dolar dari pembukaan Rp17.972. Tekanan muncul setelah Perry Warjiyo mengumumkan pengunduran diri sebagai Gubernur Bank Indonesia, ketika mayoritas mata uang Asia justru menguat.
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segera mencairkan tambahan sekitar Rp6 triliun untuk rehabilitasi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mencakup sawah hingga UMKM.
  • Penjabat Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti meminta pasar tidak panik setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri. Destry menegaskan stance kebijakan BI tidak berubah dan stabilitas rupiah tetap menjadi prioritas.
  • Indonesia Investment Authority meraih skor 92% dalam Global SWF Governance, Sustainability and Resilience Scoreboard 2026 dan disebut menempati peringkat kedua di Asia. Skor INA naik dari 68% pada 2025 dan 24% ketika pertama dinilai pada 2021.
  • Otoritas Jasa Keuangan telah mencabut izin sepuluh Bank Perekonomian Rakyat dan BPR Syariah sepanjang Januari–Juli 2026. Tiga pencabutan terjadi pada Juli: BPR Dwicahaya Nusaperkasa pada 3 Juli, BPR Mataram Mitra Manunggal pada 7 Juli, dan BPRS Hasanah Mandiri pada 16 Juli.

Kalender Makroekonomi

Jul 27, 2026U.S. Durable Goods Orders MoM U.S. Durable Goods Orders MoM
Actual: 0.3%
Forecast: 1.6%
Previous: -4.0% → Pesanan barang tahan lama (Durable Goods Orders) AS tercatat di 0.3%, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 1.6%.

Sentimen ini Bullish untuk kripto. Angka yang meleset dari proyeksi ini mengindikasikan pelemahan aktivitas ekonomi dan tertahannya belanja modal serta konsumen.

Kondisi ekonomi yang mendingin ini semakin memperkuat alasan bagi The Fed untuk segera memangkas suku bunga, yang berpotensi menekan Dolar AS dan memicu aliran likuiditas ke aset berisiko. 
Jul 30, 2026Fed Interest Rate DecisionFed Interest Rate Decision
Actual: 3.75%
Forecast: 3.75%
Previous: 3.75% → Suku bunga The Fed dipertahankan di level 3.75%, sesuai dengan ekspektasi dan bulan sebelumnya. Sentimen ini cenderung Netral ke Bullish untuk kripto.

Keputusan untuk menahan suku bunga memberikan kepastian pada pasar dan menghindari kejutan pengetatan moneter. Stabilitas ini menjaga selera risiko investor tetap positif, mendukung aliran modal ke aset kripto sembari menunggu kejelasan mengenai waktu pemangkasan suku bunga di masa depan. 
Jul 30, 2026U.S. Gross Domestic Product (GDP) QoQU.S. Gross Domestic Product (GDP) QoQ 
Actual: –
Forecast: 2.3%
Previous: 2.1% → Data belum dirilis. Pasar memproyeksikan pertumbuhan ekonomi naik ke 2.3%.

Jika hasil aktual dirilis di bawah ekspektasi, sentimen menjadi Bullish untuk kripto karena melambatnya laju ekonomi memperkuat argumen pemangkasan suku bunga oleh The Fed.

Sebaliknya, hasil di atas ekspektasi akan bersifat Bearish karena kuatnya pertumbuhan ekonomi memberi ruang bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama (higher-for-longer). 
Jul 31, 2026Japan Interest Rate DecisionJapan Interest Rate Decision 
Actual: –
Forecast: 1.00%
Previous: 1.00% → Data belum dirilis. Pasar memperkirakan suku bunga Jepang ditahan pada level 1.00%.

Jika hasil aktual dirilis di atas ekspektasi (kenaikan suku bunga), sentimen menjadi Bearish untuk kripto karena penguatan Yen dapat memicu penutupan carry trade dan memperketat kondisi likuiditas global.

Sebaliknya, jika hasil dirilis sesuai atau di bawah ekspektasi, sentimen akan Bullish karena terjaganya stabilitas likuiditas yang mendukung aliran modal ke aset berisiko. 
KesimpulanRilis data makroekonomi secara keseluruhan membentuk sentimen yang cenderung Bullish untuk pasar kripto, didorong oleh pelemahan U.S. Durable Goods Orders dan keputusan The Fed menahan suku bunga di 3.75% yang menjaga stabilitas selera risiko investor.

Meskipun demikian, arah pergerakan aset berisiko selanjutnya masih menanti validasi krusial dari rilis U.S. GDP QoQ yang diharapkan melambat guna memperkuat narasi pemangkasan suku bunga, serta keputusan Japan Interest Rate, di mana dipertahankannya suku bunga akan terus mendukung aliran likuiditas global, sementara kejutan kenaikan berisiko menekan pasar secara tiba-tiba akibat potensi penutupan carry trade Yen. 

Perkembangan Regulasi Kripto

  • Securitize Capital pada 27 Juli beralih dari exempt reporting adviser menjadi investment adviser yang terdaftar di US Securities and Exchange Commission. Registrasi memungkinkan unit Securitize memperluas layanan konsultasi investasi untuk institusi yang membangun dan mengelola strategi pasar modal on-chain.
  • NFL, National Football League, melalui surat tertanggal 27 Juli meminta Ketua CFTC Michael Selig memperketat draf aturan event contracts untuk prediction market olahraga dengan pembatasan kontrak, larangan margin, batas usia 21 tahun hingga daftar wajib pihak liga yang dilarang bertaruh.
  • Bank of Russia menerbitkan draft perubahan aturan organized trading pada 27 Juli 2026 dengan memasukkan digital currency ke sistem yang dipakai bursa untuk penetapan harga, pengawasan, dan pelaporan mata uang serta sekuritas.
  • Federal Security Service Rusia pada 29 Juli 2026 menyatakan telah mendakwa pendiri Telegram, Pavel Durov, atas dugaan memfasilitasi aktivitas teroris dan telah menerbitkan surat penangkapan internasional.
  • Parlemen Hungaria mencabut kewajiban crypto validator yang sejak 1 Juli 2025 mewajibkan persetujuan pihak ketiga untuk konversi tertentu. Pemeriksaan sebelumnya mencakup asal aset, kepemilikan wallet, dan data pelanggan sebelum deklarasi kepatuhan diterbitkan.

Adopsi Kripto oleh Institusi

  • Bank terbesar di Korea Selatan, KB Kookmin Bank, mengumumkan bahwa layanan pembayaran blockchain untuk perusahaan ekspor-impor akan diluncurkan pada Agustus melalui jaringan Kinexys JPMorgan ke 10 negara, termasuk AS hingga  India.
  • Sberbank, bank terbesar Rusia, akan membangun infrastruktur trading kripto paling lambat 1 Desember, termasuk digital depository untuk mencatat hak kepemilikan klien serta active wallet untuk deposit, penarikan, dan transfer. 
  • Emirates mengaktifkan Crypto.com Pay di situs dan aplikasinya pada 28 Juli 2026, setelah MoU ditandatangani 9 Juli 2025. Fitur hanya tersedia bagi penduduk UEA yang memenuhi syarat dan untuk tarif berdenominasi dirham. 
  • Tether dan Nairobi Securities Exchange menandatangani MoU untuk menjajaki infrastruktur pasar berbasis blockchain hingga tokenisasi real-world assets.
  • Sepuluh institusi keuangan Eropa, termasuk ABN AMRO hingga SC Ventures, meluncurkan Regulated Layer One sebagai European Cooperative Society di Luxembourg yang mulai beroperasi sebagai jaringan permissioned milik bersama untuk uang digital, obligasi tokenisasi, collateral, dan settlement.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Memasuki penghujung bulan Juli 2026, perputaran arus modal (capital flow) di ekosistem kripto menunjukkan rotasi likuiditas yang bergeser secara masif menuju sektor hiburan interaktif dan infrastruktur privasi. Pekan ini, sentimen pasar mengalir deras menuju narasi Arcade Games serta Privacy Blockchain, mencerminkan selera risiko pelaku pasar yang secara aktif memburu proyek-proyek dengan utilitas gaming spesifik sekaligus jaringan yang menawarkan keamanan data tingkat tinggi. 

📈 Highlights:

  • Kenaikan Ekosistem Gaming & Infrastruktur Privasi 🕹️🛡️ Sektor Arcade Games memimpin reli pasar secara luar biasa dengan lonjakan ekstrem mencapai +340%. Tren positif ini disusul dengan sangat kuat oleh fokus privasi melalui sektor Privacy Blockchain yang meroket +85.62%, serta Privacy Coins yang tumbuh +36.79%.
  • Momentum Skalabilitas & Ketahanan Aset Dunia Nyata (RWA) ⚡🏛️ Narasi seputar efisiensi jaringan mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan sektor Layer 2 yang naik +46.84%. Di sisi lain, utilitas keuangan dunia nyata juga memikat arus modal institusional, terlihat dari sektor Tokenized Treasury Bills yang tumbuh sebesar +44.56%. Sementara itu, sektor kecerdasan buatan dan gaming lapis kedua masih mempertahankan momentum positifnya melalui AI Applications (+27.22%), Gaming (+29.71%), dan Play To Earn (+12.13%), membuktikan adanya diversifikasi arus modal yang sehat di tengah pasar
  • Top Gainers 📈 Token UAI berhasil memimpin reli pergerakan individu dengan kenaikan tertinggi sebesar +24.61% dalam sepekan. Kenaikan tersebut disusul secara ketat oleh token SOON (+22.92%) dan KAITO (+22.13%). Di lapisan berikutnya dari daftar 12 token dengan performa terbaik minggu ini, jajaran token seperti BTW (+18.94%), SOSO (+18.40%), UB (+15.86%), serta FF (+14.19%) juga menorehkan angka hijau yang solid. 

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Pada minggu sebelumnya, harga diprediksi akan mengalami penurunan hingga Fibonacci 0.5  pada 62,385 Bitcoin-nya menurun meski tidak sama persis di Fibonacci 0.5. Lantas ke mana selanjutnya?

Pada timeframe daily, harga terindikasi adanya HnS pada timeframe yang lebih kecil. Akan tetapi, hal tersebut belum terkonfirmasi Breakdown dan masih tertahan pada MA 50 (Garis Biru). Meski ada banyak kondisi makroekonomi dan geoopolitik yang sedang memanas, tampaknya Bitcoin memilih untuk bertahan agar kembali naik kembali setidaknya pada Resistance di FIbonacci Retracement di 0.382 dari Higher Low sejalan dengan MA 99(Garis Ungu) dan MA 200(Garis Hijau) sebelum akhirnya benar-benar turun seperti prediksi minggu lalu di Fibonacci 0.5-0.618 pada 62,385-61,303.

Sedangkan pada timeframe weekly, harga masih menunjukkan belum closing di atas MA 200, meski ada banyak indikator yang mengarahkan Bitcoin untuk turun terutama pada indikator RSI yang tertahan dari garis MA nya. Apabila Bitcoin berhasil bertahan di atas MA 200, terindikasi bahwa trend secara jangka panjang masih bullish meski secara timeframe dailynya terdapat indikasi menurun.

Intinya, harga kini sulit diprediksi, indikator dan makroekonomi banyak mengindikasikan ke arah turun, tetapi price action masih tertahan tanpa ada konfirmasi apa pun akan kemana arahnya. Seperti minggu lalu, akan jauh lebih baik manfaatkan momentum ini dengan DCA rutin daripada harus menangkap titik tinggi dan titik lownya. Terkadang buy & hodl lebih perform.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily tertahan di atas MA 50 (Garis Biru)

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly saat ini reclaim di atas MA 200 tetapi masih terhalang dengan MA 14 dan Death Cross yang terjadi pada MA 50 dan MA 99.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Secara daily, harga diprediksi bisa kembali naik terlebih dahulu pada resistancenya di FIbonacci Retracement di 0.382 dari Higher Low 

⚠️ Bearish Case:

  • Kenaikan pada Bullish Case terindikasi menjadi kenaikan sebelum penuruan lebih lanjut sejalan dengan banyaknya indikator dan berita makroekonomi yang tidak baik, apabila ini terjadi, maka bisa turun hingga Fibonacci 0.5-0.618 pada 62,385-61,303 seperti minggu lalu.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Peta likuiditas (heatmap) Bitcoin minggu ini memperlihatkan pergeseran konsentrasi pasca-koreksi harga, dengan penumpukan likuiditas yang kini terpantau cukup berat di sisi atas.

  • Zona Atas ($65.500 – $66.500): Terdapat kluster garis kuning pekat yang sangat terang di rentang ini. Area ini merepresentasikan akumulasi posisi Short baru dengan leverage tinggi, menjadikannya resistance terdekat sekaligus target utama sapuan ke atas (short squeeze) jika terjadi pantulan harga (rebound).
  • Zona Bawah ($62.500 – $63.500): Area ini merupakan tempat berkumpulnya sisa posisi Long. Ketebalannya tergolong lebih moderat dibandingkan zona atas, namun tetap rentan menjadi target sapuan likuiditas lanjutan jika tren pelemahan harga terus berlanjut.

🔍 Insight:

  • Fokus likuiditas kini berbalik ke atas. Tembok posisi Short yang pekat di area $65.500 – $66.500 menciptakan probabilitas tinggi bagi harga untuk memantul naik menyapu rentang tersebut dalam jangka pendek sebelum menentukan arah tren selanjutnya.

Bitcoin Futures Volume Z-Score with Price

Data on-chain menunjukkan indikator Z-Score untuk volume futures Bitcoin di Binance terus mencatatkan tren pelemahan, bertahan secara persisten di wilayah negatif sejak Oktober 2025 seiring dengan pergerakan BTC di kisaran US$64.000. 

  • Volume Perdagangan Derivatif Lesu: Nilai Z-Score saat ini tertahan di angka -1,19, yang mengartikan bahwa volume perdagangan futures menyusut hingga 1,19 standar deviasi di bawah rata-rata 12 bulannya.
  • Penurunan Minat Spekulatif: Bertahannya indikator ini di zona negatif selama beberapa bulan mencerminkan tingkat kehati-hatian trader yang tinggi dan menurunnya selera spekulatif, di mana partisipasi pasar masih jauh dari kondisi normalnya.

🔍 Insight: 

Pasar saat ini bergerak tanpa dorongan leverage yang signifikan. Kondisi pasar derivatif yang mendingin ini justru positif karena menciptakan ruang konsolidasi yang lebih sehat dan menekan risiko volatilitas ekstrem akibat sapuan likuiditas.

Binance Whale to Exchange Flow

Data on-chain memperlihatkan divergensi yang signifikan antara aktivitas penyetoran koin (inflow) dari kelompok ritel dan whale menuju bursa Binance menjelang keputusan suku bunga makroekonomi The Fed.

  • Penurunan Tajam Inflow Whale: Total akumulasi inflow 30 hari dari kelompok whale anjlok sebesar 44,3%, turun secara drastis dari US$7 miliar pada 12 Juni menjadi hanya US$3,9 miliar pada 27 Juli.
  • Dominasi Inflow Ritel: Sebaliknya, aliran masuk dari investor ritel terbukti lebih tahan banting dengan penurunan yang jauh lebih lambat di angka 22%, bergerak dari US$10 miliar menjadi US$7,8 miliar. Kondisi ini membuat volume inflow ritel kini mendominasi dua kali lipat lebih besar dibandingkan whale, dengan selisih yang mencapai US$3,9 miliar.

🔍 Insight:

  • Whale mengambil langkah wait and see di luar bursa menjelang FOMC. Karena itu, volatilitas pasar jangka pendek saat ini murni dikendalikan oleh reaksi ritel, bukan ancaman tekanan jual institusi.

Bitcoin: Exchange Reserve – All Exchanges

Data on-chain memperlihatkan anjloknya volume perdagangan spot Bitcoin hingga lebih dari 75% dari puncak akhir 2024, menyentuh titik terendahnya sejak fase bear market 2023.

  • Volume Spot Runtuh: Aktivitas perdagangan spot di Binance menyusut drastis menjadi hanya US$35 miliar pada bulan Juli (dibandingkan US$246 miliar pada November 2024). Penurunan likuiditas yang ekstrem ini juga melanda bursa utama lainnya, termasuk Bybit (-85%), Coinbase (-61%), dan OKX (-67%).
  • Cadangan Bursa Terkuras: Menariknya, di tengah lesunya volume transaksi, jumlah Bitcoin yang tersimpan di bursa (exchange reserve) justru terus menyusut. Sebanyak 78.000 BTC telah ditarik keluar dari berbagai bursa dalam enam bulan terakhir, menurunkan total cadangan dari 2,783 juta menjadi 2,705 juta BTC.

🔍 Insight: 

  • Spekulasi pasar memang melemah tajam, tapi holder diam-diam terus memborong koin ke self-custody.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Storj mengajukan kebangkrutan yang ke-11 setelah perusahaan Movement Labs dan restrukturisasi. Perusahaan menegaskan bahwa jaringan penyimpanan di puluhan ribu lokasi di lebih dari 100 negara dan fungsi token STORJ tetap berjalan. Pemegang token direncanakan mendapat peluang kepemilikan di perusahaan hasil restrukturisasi, tetapi syaratnya belum ditetapkan, harus disetujui hakim, dan kreditur dibayar lebih dulu.

NEAR AI meluncurkan IronClaw 1.0 pada 27 Juli sebagai asisten AI personal versi produksi. NEAR Protocol menyebut pembaruan ini lebih cepat, lebih andal, dan memberikan pengalaman yang konsisten di berbagai tempat penggunaan. Peluncuran memperluas utilitas ekosistem NEAR dari blockchain menuju confidential AI infrastructure dan aplikasi agent-facing.

PancakeSwap pada 28 Juli meng-upgrade Stock Terminal agar otomatis memindai quote dan likuiditas saham serta ETF tokenisasi dari berbagai issuer dan blockchain. Sistem kemudian memilih harga eksekusi terbaik dalam satu antarmuka, sehingga pengguna tidak perlu membandingkan pasar secara manual.

Ondo Finance meluncurkan Ondo Network sebagai evolusi sekaligus pengganti rencana Ondo Chain; keduanya tidak akan berjalan paralel. Arsitekturnya memisahkan execution dari settlement agar trading mendekati kecepatan CEX, tetap non-custodial, privat, dan dapat diverifikasi.

Lido memulai upgrade Core 2026 dan Curated Module v2 dengan mengonsolidasikan lebih dari 8 juta ETH senilai sekitar US$16 miliar ke validator post-Pectra 0x02. Validator baru dapat menampung hingga 2.048 ETH, dibanding batas lama 32 ETH. Migrasi menaikkan porsi stake Lido pada validator 0x02 dari 32% menjadi sekitar 52% dan memangkas total validator Ethereum sekitar sepertiga.

Analisis On Chain Altcoin

Data On-Chain pada Jaringan TRON menampung sekitar US$90 miliar USDT dan memproses transfer senilai kurang lebih US$24 miliar per hari melalui sekitar 2,2 juta transaksi. Di sisi pasar, Tron Inc. menambah 150.742 TRX pada harga rata-rata US$0,3317 sehingga kepemilikannya melampaui 706,9 juta TRX. TRX diperdagangkan dekat US$0,33 setelah pulih 6% dari titik terendah dan kembali di atas moving average 7 serta 30 hari.

Data On-Chain menunjukkan Burn rate Shiba Inu mencapai level tertinggi dalam enam bulan pada awal Juli, berarti lebih banyak SHIB dikirim ke alamat yang tidak dapat digunakan kembali. Lonjakan burn saat itu tidak langsung menggerakkan harga. SHIB kemudian naik hampir 22% dalam sepekan dan sekitar 19% dalam 30 hari, tetapi terkoreksi 6,08% dalam 24 jam ke sekitar US$0,00000507.

Data On-Chain Ethereum menunjukkan jumlah wallet whale yang memegang 1.000–10.000 ETH naik dari sekitar 4.750 pada awal Juni menjadi hampir 4.850, sementara wallet baru membeli 50.000 ETH pada pertengahan Juli. ETF spot Ethereum AS mencatat inflow tiga minggu beruntun, termasuk US$103,9 juta pada pekan yang berakhir 24 Juli. Namun rata-rata 14 hari active address hanya sekitar 400.000, jauh di bawah 800.000 pada Februari dan 460.000 pada Juni.

Data on-chain menunjukkan jumlah holder saham tokenisasi mencapai 752.000 pada akhir Juli, naik 92% dalam 30 hari. Robinhood Chain memiliki 328.000 holder atau 44% total hanya empat minggu setelah peluncuran, tetapi nilai saham tokenisasinya baru US$44 juta—jauh di bawah Ondo US$857 juta dan xStocks US$487 juta. Nilai rata-rata per holder Robinhood hanya sekitar US$134, menunjukkan basis pengguna ritel dengan saldo kecil.

Data On-Chain Blockaid mencatat 212 insiden keamanan dengan total kerugian kripto di atas US$1 miliar pada semester pertama 2026. Ethereum menanggung sekitar US$332 juta dan Solana US$326 juta, sedangkan eksploitasi KelpDAO menjadi kasus terbesar senilai US$292 juta. Jumlah exploit bernilai besar mencapai 3,4 kali total sepanjang 2025; Ethereum didominasi bug aplikasi dan smart contract, sementara Solana lebih banyak terdampak kompromi key serta signing infrastructure.

Token Unlock (01 – 08 Agustus 2026)

Memasuki pekan pertama bulan Agustus 2026, kalender token unlock menghadirkan tingkat kewaspadaan ekstrem dengan rilis dari tepat 8 proyek secara keseluruhan. Sorotan utama minggu ini sangat didominasi oleh jadwal rilis anomali di zona masif, di mana terdapat proyek yang mencatatkan emisi nyaris menyamai atau bahkan melampaui 100% dari kapitalisasi pasarnya saat ini.

Kondisi ini berpotensi memicu supply shock (kejutan pasokan) berskala masif pada aset-aset terkait, menuntut manajemen risiko yang ekstra ketat dari para pelaku pasar.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Masif (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini dipimpin oleh anomali ekstrem dari Succinct (PROVE) yang akan melepas suplai hingga 119.7% dari kapitalisasi pasarnya (sejumlah 233.33 juta PROVE) pada tanggal 5 Agustus. Nilai pasokan tersebut diestimasikan mencapai $38.46 juta.
  • Menyusul tepat di belakangnya, Capx AI (CAPX) mencatatkan rilis ekstrem 94.1% (96.50 juta CAPX senilai $14.73 juta) di hari yang sama. Lagrange (LA) juga masuk ke dalam zona masif dengan rilis 15% (29.03 juta LA senilai $1.61 juta) pada tanggal 4 Agustus.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Pada pekan ini, tidak terdapat proyek sama sekali (0 proyek) yang mencatatkan tingkat emisi di rentang kewaspadaan menengah.
  • 🟢 Unlock Relatif Aman (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Sisa 5 proyek lainnya berada di zona aman, dipimpin oleh rilis paling minim dari YOM sebesar 1.33% ($199.08 ribu) pada tanggal 5 Agustus.
  • Deretan proyek lain yang juga masuk ke dalam zona pelepasan aman meliputi ZenChain (ZTC) sebesar 1.63%, Jito Labs (JTO) 2.24%, Keeta (KTA) 3.12%, dan Space and Time (SXT) dengan emisi sebesar 3.14%.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Ancaman Supply Shock Ekstrem (PROVE & CAPX): Menghadapi inflasi pasokan instan yang menembus batas tidak wajar—mencapai 119.7% pada PROVE dan 94.1% pada CAPX—langkah mutlak yang harus diambil adalah menahan diri (wait and see) dan menghindari posisi entry di sekitar tanggal 5 Agustus. Emisi yang menggandakan pasokan beredar ini hampir dipastikan akan memicu dilusi nilai yang sangat parah dan kepanikan jual (panic selling). Sangat disarankan untuk tidak mencoba menangkap pisau jatuh (catching a falling knife) pada kedua aset ini.
  • Waspada Volatilitas Terisolasi (LA): Rilis pasokan sebesar 15% pada token LA juga menuntut kehati-hatian tingkat tinggi. Meskipun nominalnya secara relatif lebih kecil ($1.61 juta), persentase dua digit ini tetap membuka ruang yang lebar bagi early investors (investor awal) untuk mengamankan profit mereka (take profit). Biarkan pasar menyerap hantaman pasokan ini secara alami sebelum mencari pijakan harga baru.
  • Momentum Buy the Dip di Aset Solid (JTO, ZTC, SXT, dll): Proyek-proyek dengan jadwal penambahan suplai di bawah 5% secara historis membawa risiko inflasi yang jauh lebih terkendali. Berdasarkan kacamata fundamental, penambahan suplai yang minim pada ekosistem berkapitalisasi kuat seperti Jito Labs (JTO) biasanya sangat mudah “tercerna” oleh volume trading harian tanpa merusak struktur tren utamanya.
  • Apabila terdapat sedikit koreksi simpati akibat sentimen ketakutan ritel menjelang hari eksekusi, momen tersebut justru dapat dimanfaatkan sebagai peluang strategis untuk melakukan akumulasi bertahap (DCA) di area support teknikal yang solid.

Proyeksi & Analisis

Market Cap & Volume terkoreksi ke angka $2.19 Triliun (-2.42%), CoinMarketCap 100 Index ikut melemah ke level $124.90 (-2.42%). Indikator Fear & Greed turun ke angka 36, secara resmi bergeser dari zona netral dan kembali masuk ke fase ‘Fear’ (Ketakutan).  Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index bergerak tipis ke skor 53/100.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun pasar secara umum sedang turun, arus modal masih menjaga titik keseimbangan yang cukup kuat antara Bitcoin dan pergerakan likuiditas menuju altcoin. Manfaatkan fase koreksi dan sentimen ketakutan ini untuk menerapkan manajemen risiko yang disiplin dalam melakukan akumulasi bertahap (DCA) secara selektif pada proyek-proyek berfundamental solid di area supportteknikalnya.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅ Harga Bitcoin pada timeframe daily tertahan di atas MA 50 (Garis Biru)

  • Bullish case: Secara daily, harga diprediksi bisa kembali naik terlebih dahulu pada resistancenya di FIbonacci Retracement di 0.382 dari Higher Low 
  • Bearish case: Kenaikan pada Bullish Case terindikasi menjadi kenaikan sebelum penuruan lebih lanjut sejalan dengan banyaknya indikator dan berita makroekonomi yang tidak baik, apabila ini terjadi, maka bisa turun hingga Fibonacci 0.5-0.618 pada 62,385-61,303 seperti minggu lalu. 

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona Atas ($65.500 – $66.500): Area ini menjadi resistance terdekat sekaligus magnet penarik harga ke atas (short squeeze) jika terjadi pantulan harga (rebound). 
  • Zona Bawah ($62.500 – $63.500): Area ini tetap rentan menjadi target sapuan likuiditas lanjutan ke bawah apabila tekanan jual kembali mendominasi.  

Narrative utama: 

  • Sektor Arcade Games (+340%) dan Privacy Blockchain (+85.62%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke arah ekosistem hiburan interaktif (gaming) dan infrastruktur keamanan privasi berlapis.
  • Token UAI naik (+24.61%), disusul oleh kenaikan SOON (+22.92%) dan KAITO (+22.13%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • BTC: Futures Volume Z-Score ➜ Bertahan persisten di wilayah negatif.
  • BTC: Whale vs Retail Inflow ➜ Inflow whale anjlok drastis.
  • BTC: Spot Volume & Exchange Reserve ➜ Volume spot runtuh ke titik terendah sejak 2023.

Fokuskan radar portofolio minggu ini pada pergerakan arus modal yang melesat kuat ke ekosistem hiburan interaktif (Arcade Games) dan infrastruktur keamanan berlapis (Privacy Blockchain).

Mengingat sentimen pasar kembali turun dan masuk ke angka 36 (‘Fear’) seiring dengan terkoreksinya stabilitas harga, tingkatkan kewaspadaan secara ketat terhadap potensi volatilitas dan ancaman supply shockdari token dengan jadwal unlockekstrem seperti PROVE (119.7%), CAPX (94.1%), serta LA (15%). Manfaatkan fase koreksi dan sentimen ketakutan ini untuk melakukan akumulasi bertahap (DCA) pada aset berfundamental solid dengan jadwal emisi minimum di bawah 5% seperti JTO, ZTC, maupun SXT di area supporthistoris.

Edukasi Mingguan

Peristiwa Shutdown dan Jatuhnya Proyek Kripto di Bear Market 2026!

Ilustrasi bear market.

Tahun 2026 menjadi saksi seleksi alam yang sangat ketat di dalam lanskap industri kripto. Berdasarkan data penutupan operasional yang beredar, tercatat dengan presisi bahwa terdapat tepat 68 proyek kripto yang telah resmi ditutup atau menghilang dari peredaran. Gugurnya ke-68 entitas ini mempertegas fakta bahwa injeksi modal awal dan narasi yang kuat tidak menjamin keberlanjutan operasional jangka panjang. Bagaimana ini bisa terjadi?

  • Keruntuhan Infrastruktur Lintas Sektor 💥 Tidak ada sektor yang kebal terhadap krisis likuiditas. Keruntuhan menyapu bersih berbagai vertikal utama; mulai dari bursa terpusat (BitMEX, BitMart), infrastruktur jaringan (Moonbeam, Polygon zkEVM), utilitas analitik (DappRadar), protokol pinjaman (Radiant Capital, ZeroLend), hingga ekosistem gaming (Pirate Nation). Kegagalan massal ini menandakan bahwa model bisnis yang tidak mampu mencetak pendapatan riil (real yield) pada akhirnya akan hancur tergerus beban operasional.
  • Risiko Pihak Ketiga pada Ekosistem Terdesentralisasi 🏛️ Tumbangnya penyedia infrastruktur bridge (Across Protocol) dan agregator menjadi alarm keras mengenai kerentanan dana (risiko counterparty). Menitipkan aset pada smart contract pihak ketiga selalu membawa risiko laten, di mana ancaman shutdown sering kali diabaikan oleh pelaku pasar demi persentase keuntungan sesaat.
  • Pentingnya Validasi Fundamental Secara Real-Time 🔍 Kematian sebuah proyek jarang terjadi dalam semalam. Pendarahan ini selalu didahului oleh jejak on-chain, seperti eksodus likuiditas dari kas perbendaharaan (treasury), nihilnya aktivitas pengembangan, atau pembuangan aset oleh pihak internal. Merancang pemantauan untuk mendeteksi anomali likuiditas pada smart contract kini menjadi pertahanan wajib untuk menghindari jebakan proyek mati.

🔍 Kesimpulan: Gugurnya tepat 68 entitas ini merupakan siklus bear market yang brutal namun esensial untuk membuang proyek-proyek tidak berkelanjutan. Likuiditas pasar secara alami akan terdistribusi ulang menuju infrastruktur dengan fundamental yang lebih teruji. Disiplin manajemen risiko ekstrem dan evaluasi portofolio secara berkala adalah instrumen mutlak untuk bertahan.

Pengumuman

Tokonauts Bisa Liburan Hemat dan Kulineran dengan Promo Eksklusif Tokocrypto

Tokocrypto menghadirkan dua penawaran eksklusif bagi Tokonauts yang ingin menikmati liburan dan pengalaman kuliner dengan harga lebih hemat.

Melalui kolaborasi dengan Club Wyndham Asia, pengguna Tokocrypto bisa mendapatkan diskon menginap hingga 60% di sejumlah properti pilihan di Bali, Phuket, dan Bangkok. Paket tersedia mulai dari Rp1.388.000 nett dan sudah termasuk sarapan untuk dua orang setiap malam. Beberapa properti juga menawarkan fasilitas tambahan berupa layanan antar-jemput bandara pulang-pergi.

Untuk melakukan pemesanan, Tokonauts dapat menghubungi Club Wyndham Asia Contact Centre melalui WhatsApp di https://wa.me/+6281138200266 dan menggunakan kode booking TOKOCRYPTO. Pemesanan dapat dilakukan paling lambat 20 Desember 2026, sedangkan periode menginap berlaku hingga 31 Desember 2026. Seluruh pemesanan bersifat tidak dapat dibatalkan maupun dikembalikan dan tetap mengikuti ketersediaan kamar serta ketentuan Club Wyndham Asia.

Selain promo liburan, Tokocrypto juga memberikan benefit kuliner eksklusif di Nassa Restaurant PIK 2. Regular User Tokocrypto berhak memperoleh diskon 10%, sedangkan VIP User mendapatkan diskon 15%.

Promo ini berlaku mulai 1 Agustus 2026 hingga 31 Januari 2027 khusus untuk makan di tempat. Pengguna cukup menunjukkan akun Tokocrypto kepada staf sebelum melakukan pembayaran. Diskon berlaku untuk menu makanan dengan minimum transaksi Rp250.000 dan maksimal potongan Rp200.000, sebelum pajak dan biaya layanan.

Dengan berbagai benefit tersebut, Tokonauts dapat menikmati liburan impian sekaligus pengalaman kuliner yang lebih menarik dan hemat. Jangan lupa gunakan kode serta tunjukkan akun Tokocrypto untuk menikmati penawaran eksklusifnya.

Baca juga: Apa Itu Bitcoin Inscriptions dan Mengapa Penting bagi Masa Depan BTC?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version