Ethereum News
Harga Ethereum Turun ke $2.064, Tekanan Jual dan Lesunya Pasar Altcoin Bebani ETH
Harga Ethereum hari ini turun 1,23% ke level $2.064. Simak analisis penyebab turunnya harga ETH, pergerakan pasar kripto, volume perdagangan, dan prospek Ethereum terbaru.
Daftar Isi
Harga Ethereum Hari Ini Kembali Melemah
Harga Ethereum kembali bergerak di zona merah dalam perdagangan terbaru.
Berdasarkan data pasar, ETH diperdagangkan di level $2.064 atau turun sekitar 1,23 persen dalam 24 jam terakhir.
Pelemahan tersebut memperpanjang tren koreksi Ethereum dalam beberapa pekan terakhir. Dalam periode 30 hari, harga ETH bahkan telah turun lebih dari 13 persen, menandakan tekanan jual yang masih cukup besar di pasar altcoin.
Meski mengalami penurunan, Ethereum masih mempertahankan statusnya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai $248,76 miliar.
Baca Juga: Ethereum Bangkit Lagi! Harga ETH Tembus $2.310
Ethereum Sempat Menyentuh US$2.138 Sebelum Terkoreksi
Dalam perdagangan 24 jam terakhir, data dari Tokocrypto menunjukkan Ethereum sempat menyentuh level tertinggi di $2.138 sebelum akhirnya terkoreksi hingga ke titik terendah $2.054.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa volatilitas ETH masih cukup tinggi di tengah kondisi pasar kripto yang belum stabil. Berikut performa harga Ethereum dalam beberapa periode:
- 1 jam: turun 0,55 persen
- 24 jam: turun 1,23 persen
- 7 hari: turun 2,4 persen
- 30 hari: turun 13,76 persen
- 60 hari: naik 3,56 persen
- 90 hari: naik 0,14 persen
Data tersebut memperlihatkan bahwa tren jangka pendek Ethereum masih berada dalam tekanan bearish meskipun dalam jangka menengah ETH masih mencatat pertumbuhan tipis.
Penyebab Harga Ethereum Turun Hari Ini
Penurunan harga Ethereum kali ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, mulai dari sentimen pasar global hingga lemahnya pergerakan altcoin secara keseluruhan.
1. Tekanan dari Pergerakan Bitcoin
Salah satu faktor terbesar yang memengaruhi Ethereum adalah melemahnya Bitcoin. Ketika Bitcoin mengalami koreksi dan bergerak terbatas, sebagian besar altcoin termasuk ETH biasanya ikut tertekan.
Investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko saat pasar bergerak tidak pasti.
2. Aksi Profit Taking Investor
Ethereum sebelumnya sempat mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut mendorong sebagian trader melakukan aksi ambil untung atau profit taking.
Tekanan jual dari trader jangka pendek membuat harga ETH kesulitan mempertahankan momentum penguatan di atas level psikologis $2.100.
3. Sentimen Altcoin Masih Lemah
Pasar altcoin saat ini juga masih mengalami tekanan akibat minimnya katalis positif baru.
Meski ekosistem Ethereum tetap menjadi yang terbesar dalam sektor decentralized finance (DeFi) dan smart contract, investor saat ini cenderung lebih berhati-hati terhadap aset altcoin karena volatilitas pasar global yang tinggi.
Volume Perdagangan ETH Tembus $15 Miliar
Walaupun harga melemah, aktivitas perdagangan Ethereum masih tergolong tinggi. Volume transaksi ETH dalam 24 jam terakhir mencapai $15,15 miliar.
Besarnya volume perdagangan tersebut menunjukkan bahwa Ethereum masih menjadi salah satu aset digital paling aktif diperdagangkan di pasar global.
Saat ini jumlah ETH yang beredar mencapai sekitar 120,69 juta koin.
Berbeda dengan Bitcoin yang memiliki suplai maksimum tetap, Ethereum tidak memiliki batas maksimum suplai pasti.
Ethereum Masih Jauh dari Rekor Tertinggi
Secara historis, harga Ethereum saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) yang pernah mencapai $4.953.
Meski demikian, banyak analis masih melihat Ethereum sebagai proyek blockchain dengan fundamental kuat karena dominasi ekosistemnya dalam sektor DeFi, NFT, hingga aplikasi Web3.
Ethereum juga masih menjadi blockchain utama yang digunakan ribuan aplikasi terdesentralisasi di seluruh dunia.
Analisis Teknikal ETH
Dari sisi teknikal, area $2.050 kini menjadi support penting bagi Ethereum dalam jangka pendek.
Jika ETH mampu bertahan di atas level tersebut, peluang rebound menuju resistance $2.100 hingga $2.150 masih terbuka.
Namun apabila tekanan jual terus meningkat, Ethereum berpotensi turun lebih dalam menuju area support berikutnya di sekitar $2.000.
Karena itu, investor disarankan tetap memperhatikan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar kripto yang masih tinggi.
Baca Juga: Dibayangi Koreksi Mingguan, Harga Ethereum Turun 8%
Prospek Jangka Panjang
Walaupun mengalami koreksi tajam dalam beberapa minggu terakhir, prospek jangka panjang Ethereum masih dinilai positif oleh banyak pelaku pasar.
Dominasi jaringan Ethereum dalam industri blockchain, aktivitas developer yang tinggi, dan terus berkembangnya adopsi aplikasi berbasis smart contract menjadi faktor utama yang menjaga daya tarik ETH.
Dengan kondisi pasar yang masih dinamis, investor kini menunggu sentimen baru yang dapat membantu Ethereum keluar dari fase koreksi dan kembali melanjutkan tren penguatan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
