Altcoin News
Harga Pi Network Anjlok 4,22% ke $0,167, Minimnya Utilitas Jadi Beban
Harga Pi Network (PI) kembali tertekan. Dalam 24 jam terakhir, PI tercatat turun 4,22% ke level $0,167, berkinerja lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara umum yang hanya melemah sekitar 1,15%.
Penurunan ini memperpanjang tren negatif PI, dengan akumulasi koreksi sekitar 9% dalam sepekan dan 17% sepanjang sebulan terakhir.
Tekanan jual yang berkelanjutan membuat PI semakin menjauh dari fase stabil, sekaligus memunculkan kembali pertanyaan lama seputar keberlanjutan fundamental dan struktur pasokan tokennya.
Unlock Token Masif Terus Membebani Harga
Salah satu faktor utama yang menekan harga PI adalah jadwal unlock token yang agresif. Sepanjang 12 bulan ke depan, lebih dari 1,2 miliar PI dijadwalkan masuk ke pasar, menambah suplai beredar secara signifikan.
Pada Januari 2026 saja, Coinmarketcap melaporkan pada Kamis (29/1), telah ada sekitar 134 juta PI telah dilepas ke sirkulasi.
Dalam kondisi pasar dengan volume perdagangan harian sekitar $13,4 juta, tambahan suplai dalam jumlah besar ini menciptakan tekanan jual yang sulit diserap secara organik.
Secara sederhana, semakin banyak token baru yang masuk pasar, semakin besar pula potensi holder lama, termasuk early miner dan alokasi tim, untuk merealisasikan keuntungan atau mengurangi eksposur.
Dalam ekosistem dengan permintaan yang lemah, aliran suplai baru seperti ini dapat memberi dampak harga yang tidak proporsional.
Bagi investor, metrik penting yang kini perlu diawasi adalah laju unlock harian dan pergerakan saldo PI di exchange, yang kerap menjadi indikator awal apakah token hasil unlock langsung diarahkan untuk dijual.
Fundamental Ekosistem Dinilai Masih Lemah

Di luar tekanan suplai, masalah yang lebih struktural terletak pada minimnya utilitas on-chain.
Meski Pi Network mengklaim memiliki puluhan juta pengguna, hingga kini mainnet belum menunjukkan pertumbuhan signifikan pada sektor DeFi, dApp, maupun gaming: tiga pilar yang biasanya menjadi motor permintaan token di jaringan layer-1 lain.
Beberapa pengembangan, seperti uji coba integrasi stablecoin di testnet, memang memberi sinyal aktivitas, namun belum berhasil diterjemahkan menjadi adopsi nyata di mainnet.
Akibatnya, pasar mulai membangun narasi negatif bahwa Pi Network berisiko menjadi “ghost chain”—blockchain dengan komunitas besar secara off-chain, tetapi minim aktivitas ekonomi on-chain.
Dalam dunia kripto, utilitas adalah bahan bakar permintaan. Tanpa aplikasi yang mendorong transaksi, staking, atau kebutuhan operasional token, PI menjadi sangat rentan terhadap tekanan suplai dari unlock.
Sinyal Teknikal Masih Didominasi Bearish
Dari sisi teknikal, struktur grafik PI masih menunjukkan tren turun yang kuat.
Harga saat ini bergerak di bawah semua rata-rata pergerakan utama, termasuk SMA 7-hari di sekitar $0,177 dan SMA 30-hari di kisaran $0,198.
Indikator momentum juga belum memberikan tanda pemulihan.
MACD histogram berada di zona negatif, menandakan tekanan jual masih dominan. Sementara itu, RSI 14-hari di sekitar 21,9 menunjukkan kondisi oversold ekstrem.
Meski oversold sering diasosiasikan dengan potensi pantulan teknikal, dalam tren turun yang kuat, RSI rendah bisa bertahan lama tanpa diikuti rebound berarti.
Level teknikal terdekat yang kini menjadi perhatian pasar berada di area $0,162. Jika support ini gagal dipertahankan, risiko penurunan lanjutan akan semakin terbuka.
Kombinasi Tekanan yang Sulit Diredam
Penurunan harga PI saat ini bukanlah hasil satu faktor tunggal, melainkan konvergensi tiga tekanan utama: inflasi suplai akibat unlock, lemahnya fundamental ekosistem, dan struktur teknikal yang sudah rusak.
Selama suplai baru terus mengalir sementara permintaan tidak menunjukkan pertumbuhan yang sepadan, setiap reli berpotensi menjadi peluang jual bagi pasar.
Inilah yang membuat PI terus tertinggal dibandingkan performa mayoritas aset kripto lain. Dalam jangka pendek, perhatian investor akan tertuju pada dua hal utama:
- Apakah PI mampu bertahan di atas support $0,162.
- Apakah ada perubahan signifikan pada jadwal unlock atau munculnya katalis fundamental baru.
Tanpa perlambatan unlock atau peluncuran use case besar di mainnet, tekanan terhadap harga kemungkinan masih akan berlanjut.
Baca Juga: Harga Pi Network Naik Tipis 0,33%, Market Cap Tembus $1,45 Miliar
Pergerakan PI yang kembali melemah ke $0,167 menegaskan bahwa Pi Network sedang berada dalam fase krusial.
Pasar kini tidak lagi hanya bereaksi pada sentimen, tetapi pada realita data: suplai terus bertambah, utilitas masih terbatas, dan grafik teknikal belum menunjukkan tanda pemulihan.
Bagi holder, periode ini menjadi ujian ketahanan sekaligus momentum untuk lebih selektif memantau perkembangan fundamental, bukan sekadar fluktuasi harga harian.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Academy6 days agoRiset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin di $89.000, Sinyal Konsolidasi?
-
Bitcoin News7 days agoSatoshi Nakamoto Masih Jadi Raja Crypto, Total Kekayaan Capai Rp2 Kuadriliun
-
Altcoin News6 days agoAirdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop

