Market

Investor Wajib Tahu! 5 Agenda Pekan Ini Bisa Ubah Arah Pasar kripto

Published

on

Pasar kripto memasuki pekan ini dengan sinyal optimisme baru di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap sejumlah agenda ekonomi global. Kapitalisasi pasar kripto tercatat naik 0,73% dalam 24 jam terakhir, sejalan dengan tren mingguan positif sebesar 0,84%, meski masih membukukan penurunan tipis 0,84% secara bulanan.

Bitcoin terus bertahan di atas level psikologis USD 90.000, menguatkan sentimen bullish di pasar. Ethereum juga stabil di atas USD 3.100, sementara Binance Coin (BNB) bertahan di atas USD 900 dan membuka peluang pemulihan lanjutan. Di tengah pergerakan harga yang relatif stabil, investor kini mencermati sejumlah agenda makroekonomi yang berpotensi menentukan arah pasar kripto dalam jangka pendek.

Berikut lima peristiwa utama terkait ekonomi dan kebijakan moneter yang dinilai krusial bagi pergerakan aset kripto pekan ini:

Senin: Pidato Pejabat FOMC Jadi Sorotan Awal Pekan

Dilaporkan Coingape, pekan dibuka dengan pidato pejabat Federal Open Market Committee (FOMC). Pernyataan yang disampaikan akan menjadi petunjuk penting terkait arah kebijakan suku bunga ke depan. Nada hawkish berpotensi menekan aset berisiko seperti kripto, sementara sinyal dovish dapat memicu optimisme pasar terhadap peluang pelonggaran moneter.

Selasa: Data CPI Tentukan Arah Inflasi

Bureau of Labor Statistics AS dijadwalkan merilis data Consumer Price Index (CPI) pada 13 Januari. Pada laporan sebelumnya, inflasi utama tercatat turun ke level 2,7% dan Core CPI ke 2,6%, lebih rendah dari perkiraan. Analis memperkirakan inflasi dapat kembali turun hingga 1,9%. Jika tren penurunan berlanjut, ekspektasi penurunan suku bunga dapat menguat dan mendorong pasar kripto. Sebaliknya, lonjakan inflasi berpotensi menekan harga aset digital.

Baca juga: Pasar Kripto Hari Ini 12 Januari 2026: Awal Pekan Sideaways, Kenapa?

Rabu: PPI Jadi Indikator Awal Tekanan Harga

Data Producer Price Index (PPI) untuk periode Oktober dan November akan dirilis pada 14 Januari. PPI mencerminkan biaya di tingkat produsen dan kerap menjadi sinyal awal tekanan inflasi. Penurunan PPI secara konsisten dapat memperkuat keyakinan bahwa inflasi melandai, yang umumnya berdampak positif bagi aset berisiko termasuk cryptocurrency.

Kamis: Klaim Pengangguran Uji Ketahanan Pasar Tenaga Kerja

Laporan klaim pengangguran mingguan menunjukkan kenaikan 8.000 klaim menjadi 208.000 pada awal Januari. Meski masih mencerminkan pasar tenaga kerja yang relatif stabil, lonjakan yang tidak terduga dapat memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi. Stabilitas tenaga kerja dinilai penting dalam menjaga minat risiko investor di pasar kripto.

Jumat: Neraca The Fed Ungkap Arah Likuiditas

Federal Reserve akan memperbarui data neraca keuangannya pada akhir pekan. Besaran neraca ini mencerminkan jumlah likuiditas yang beredar di sistem keuangan. Penyusutan neraca mengindikasikan pengetatan likuiditas, sementara ekspansi neraca dapat menjadi katalis positif bagi pasar kripto.

Dengan kombinasi data inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, dan kebijakan moneter, rangkaian agenda ekonomi pekan ini diperkirakan akan menentukan volatilitas jangka pendek sekaligus arah pergerakan pasar kripto hingga akhir Januari.

Baca juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version