Bitcoin News
MicroStrategy Kantongi Rp1.000 Triliun Bitcoin! Ambisi 1 Juta BTC
MicroStrategy kembali mencetak rekor setelah nilai kepemilikan Bitcoin (BTC) mereka mencapai US$63,46 miliar per 26 April 2026.
Tim Research Tokocrypto melihat langkah MicroStrategy mencerminkan keyakinan yang sangat kuat terhadap Bitcoin.
MicroStrategy kembali mencetak rekor setelah nilai kepemilikan Bitcoin (BTC) mereka mencapai US$63,46 miliar per 26 April 2026. Perusahaan yang dipimpin Michael Saylor ini kini memegang total 815.061 BTC, menjadikannya pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia.
Dilaporkan BeInCrypto, kenaikan nilai ini terjadi seiring reli harga Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir. Dalam sepekan saja, nilai treasury MicroStrategy meningkat hampir US$2 miliar, dari sebelumnya US$61,56 miliar.
Akumulasi agresif dorong posisi dominan
Lonjakan ini tidak lepas dari aksi pembelian besar yang dilakukan sepanjang April. MicroStrategy membeli 34.164 BTC senilai sekitar US$2,54 miliar dalam satu pekan, menjadi pembelian terbesar dalam 17 bulan terakhir.
Dengan langkah ini, MicroStrategy berhasil melampaui BlackRock dan kini menguasai sekitar tiga perempat dari total Bitcoin yang dimiliki oleh perusahaan publik.
Rata-rata harga pembelian BTC perusahaan berada di US$75.528 per koin, dengan posisi saat ini mencatat keuntungan belum terealisasi sekitar 3,08 persen atau setara US$1,9 miliar.
Baca juga: MicroStrategy Bisa Kalahkan Satoshi? Prediksi Ini Bikin Heboh
Strategi pembiayaan jadi sorotan
Untuk mendanai pembelian tersebut, MicroStrategy menggunakan kombinasi instrumen keuangan, termasuk penjualan saham preferen senilai US$2,18 miliar serta penjualan saham biasa sekitar US$366 juta.
Perusahaan juga mengklaim mencatat “Bitcoin yield” sebesar 9,5 persen sepanjang 2026, sebagai indikator pertumbuhan nilai BTC per saham bagi investor.
Namun, strategi ini tidak lepas dari kritik. Beberapa pihak menilai model pembiayaan tersebut berisiko jika harga Bitcoin tidak terus meningkat, terutama karena adanya kewajiban imbal hasil dari instrumen yang diterbitkan.
Tim Research Tokocrypto melihat langkah MicroStrategy mencerminkan keyakinan yang sangat kuat terhadap Bitcoin sebagai aset strategis jangka panjang.
“Aakumulasi dalam skala besar oleh satu entitas menunjukkan tingkat kepercayaan institusional yang tinggi, sekaligus berpotensi memengaruhi dinamika suplai di pasar,” tuturnya.
Target 1 juta BTC kembali mencuat
Dengan laju akumulasi yang agresif, target kepemilikan 1 juta BTC kembali menjadi pembahasan di kalangan analis. Jika tren ini berlanjut, target tersebut dinilai bisa tercapai sebelum akhir 2026.
Meski demikian, keberlanjutan strategi ini sangat bergantung pada kondisi pasar dan minat investor terhadap instrumen pendanaan yang digunakan MicroStrategy.
Tim juga menyoroti bahwa ketergantungan pada pembiayaan eksternal menjadi faktor risiko yang perlu diperhatikan, terutama jika kondisi pasar berubah atau harga Bitcoin mengalami tekanan.
Ke depan, mereka melihat bahwa pergerakan MicroStrategy akan tetap menjadi indikator penting dalam membaca arah sentimen institusional, sekaligus menjadi faktor yang dapat memengaruhi volatilitas Bitcoin dalam jangka menengah.
Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.