Blockchain

Minat Aset Kripto Melonjak, PM Thailand Ingatkan Cerdas Berinvestasi

Published

on

Tingginya minat investasi aset kripto di Thailand mengejukan Perdana Menteri, Prayuth Chanocha. Ia berharap orang-orang yang berinvestasi dalam kripto, terutama investor muda untuk tetap berhati-hati dan cermat.

Ratchada Thanadirek, wakil juru bicara kantor perdana menteri Thailand, mengatakan Chanocha mengetahui bahwa masyarakat Thailand yang memasuki dunia kerja telah berbondong-bondong untuk berinvestasi dalam aset kripto karena keuntungan spektakuler dalam waktu singkat. 

Namun, Perdana Menteri menyarankan investor untuk mempertimbangkan risiko ketika berinvestasi di kelas aset digital ini. Dia mencatat bahwa cryptocurrency bergerak spekulatif serta fluktuatif.

Baca Juga Apa itu Teknologi Quantum Computer yang Jadi Ancaman Cryptocurrency?

Ilustrasi investasi aset kripto.

Investor Aset Kripto harus Cermat

Chanocha juga mendesak investor untuk memahami risiko ketika berinvestasi dan dapat menerima kerugian apa pun. Mereka harus meneliti dan mempertimbangkan investasi dengan cermat sebelum membuat keputusan. 

Pemerintah Thailand menyarankan orang tua untuk berhati-hati saat membuka akun perdagangan untuk anak-anak mereka, menekankan bahwa investasi oleh anak di bawah umur harus dipantau secara ketat. Hal terpenting, mereka tidak boleh tertipu oleh hype dan harus memilih penyedia layanan yang dilisensikan oleh Securities and Exchange Commission (SEC) negara tersebut. 

Advertisement

“Perdana Menteri senang bahwa generasi baru tertarik untuk berinvestasi. Tapi semua investasi berisiko. Nilai sendiri apakah Anda dapat menerima risiko yang mungkin timbul, termasuk memverifikasi bahwa penyedia layanan itu sah. Jangan terkecoh dengan iklan perusahaan untuk berinvestasi di aset digital,kata Ratchada

“Generasi muda adalah generasi baru, termasuk orang tua, didorong agar melakukan penelitian sebelum berinvestasi setiap saat untuk memahami karakteristik risiko investasi.”

Baca Juga Alasan Pendiri Cardano Charles Hoskinson Dekati Pemerintah Burundi

Saat ini, data dari SEC Thailand menunjukkan bahwa ada 1,49 juta akun perdagangan aset digital di mana 311.000 di antaranya aktif, dengan nilai perdagangan harian rata-rata 6,6 miliar Baht ($ 198 juta). Sekitar 3% trader adalah anak muda di bawah 20 tahun dan sekitar 47% berusia di bawah 30 tahun. Perdana Menteri juga memperingatkan publik, serta investor kripto untuk berhati-hati saat menggunakan layanan tanpa izin karena tidak dilindungi oleh hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Popular

Exit mobile version