Altcoin News

Presiden Putin Resmikan Aturan Kripto Baru Rusia, Apa Saja Isinya?

Published

on

Presiden Rusia Vladimir Putin resmi menandatangani undang-undang baru Federal Law No. 282-FZ yang memberikan kerangka hukum komprehensif untuk perdagangan cryptocurrency di Rusia.

Aturan ini membuka jalan bagi perdagangan aset kripto melalui infrastruktur yang diregulasi, tetapi tetap mempertahankan larangan penggunaan cryptocurrency sebagai alat pembayaran di dalam negeri.

Undang-undang tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 1 September 2026 dan menjadi langkah besar Rusia dalam membentuk pasar aset digital yang berada di bawah pengawasan regulator. 

Berikut beberapa isi penting dari aturan baru tersebut:

Investor Ritel Bisa Beli Kripto dengan Batasan

Di bawah aturan baru, investor ritel atau non-qualified investors dapat membeli cryptocurrency yang masuk kategori paling likuid melalui exchange berlisensi dengan nilai pembelian dibatasi hingga 300.000 rubel atau sekitar US$3.700 per tahun untuk setiap exchange.

Kategori likuid sendiri belum ditetapkan secara resmi, mamun beberapa sumber menyebut Bitcoin, Ethereum, dan USDT sebagai contoh yang kemungkinan memenuhi kriteria.

Bagi investor yang masuk non-qualified juga harus melewati tes pengetahuan atau suitability test sebelum melakukan transaksi.

Sementara itu, investor yang memenuhi kategori qualified dapat membeli cryptocurrency tanpa batas nominal tersebut, bahkan dapat diperoleh berdasarkan riwayat transaksi cryptocurrency tertentu.

Baca juga: Riset Kripto 3-7 Agustus 2026: S&P500 ATH, Indonesia Deflasi, Bitcoin Ngeyel

Bursa Kripto Akan Beroperasi di Bawah Regulasi

Aturan baru juga menciptakan kerangka perizinan bagi platform yang menyediakan layanan perdagangan cryptocurrency. Crypto exchange, broker, kustodian, dan sejumlah perantara lainnya harus memenuhi persyaratan regulator sebelum dapat beroperasi secara resmi.

Bank of Russia akan menjadi salah satu otoritas utama yang mengawasi struktur pasar tersebut.

Crypto Exchange Wajib Masuk Registry

Undang-undang tersebut juga menetapkan persyaratan baru bagi perusahaan yang ingin menjalankan crypto exchange di Rusia.

Operator harus terdaftar dalam special government registry dan memiliki modal sendiri minimum sebesar 15 juta rubel, atau sekitar US$185.000–US$187.000. Selain itu, exchange juga diwajibkan bergabung dengan organisasi self-regulatory di sektor pasar keuangan.

Pelaku exchange yang sudah beroperasi mendapatkan masa transisi hingga 1 Juli 2027 untuk menyesuaikan diri dengan aturan baru tersebut.

Baca juga: Pasar Kripto Turun 12,6% di Q2 2026, RWA dan Prediction Market Tetap Tumbuh

Crypto untuk Transaksi Lintas Negara

Rusia kini memberikan ruang bagi settlement dalam kontrak perdagangan luar negeri antara pihak Rusia dan non-Rusia menggunakan cryptocurrency.

Pengecualian ini menjadi penting karena Rusia sebelumnya telah membuka penggunaan cryptocurrency untuk perdagangan internasional pada 2024. Kebijakan tersebut muncul di tengah upaya Rusia mencari alternatif terhadap sistem pembayaran internasional konvensional akibat tekanan dan sanksi Barat.

Dengan aturan baru tersebut, cryptocurrency memiliki posisi yang lebih jelas sebagai instrumen untuk transaksi lintas negara, meskipun tetap tidak dapat menggantikan rubel sebagai alat pembayaran domestik.

Bank Akan Awasi Transaksi ke Penyedia Kripto Ilegal

Regulasi baru juga memberikan peran lebih besar kepada sektor perbankan dalam mengawasi aliran dana yang berkaitan dengan pasar cryptocurrency.

Bank dapat menolak transaksi yang diduga mengarah ke penyedia layanan cryptocurrency yang tidak terdaftar. Langkah ini membuat aktivitas perdagangan kripto semakin terhubung dengan sistem keuangan resmi Rusia.

Lengkapi Aturan Mining Crypto

Regulasi terbaru ini juga berisi kebijakan Rusia terhadap industri mining yang sebelumnya pada 2024 Rusia telah melegalkan cryptocurrency mining dengan pembatasan terhadap aktivitas mining di wilayah tertentu.

The Block mencatat bahwa pemerintah Rusia baru-baru ini menetapkan larangan mining dan keikutsertaan dalam mining pool di Moskow, wilayah sekitar Moskow, dan sebagian Kursk mulai 15 Agustus hingga akhir 2032.

Baca juga: 110 Proyek Kripto Shutdown pada 2026, Soroti Fase Seleksi Alam Industri


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:
Decrypt: Putin Signs Russia’s First Crypto Law: Trading Is Legal, Payments Stay Banned. Diakses 11 Agustus 2026.
The Block: Putin signs landmark crypto law allowing regulated retail trading in Russia. Diakses 11 Agustus 2026.

Trending

Exit mobile version