Academy
Riset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?
Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.
Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.
Fokus Utama
- Makroekonomi Global
- Ketua The Fed Jerome Powell diinvestigasi sebagai kriminal oleh Kejaksaan Agung AS (DOJ) terkait renovasi kantor The Fed senilai $2,5 miliar.
- Harga emas naik hingga $4.600 dan perak mencapai $90 karena meningkatnya permintaan aset safe-haven di tengah kekhawatiran ekonomi makro.
- Nilai mata uang Iran terjun bebas ke level terendah dalam sejarah hingga 0.
- Makroekonomi Nasional
- Nilai tukar Rupiah mengalami penurunan signifikan, mencatatkan rekor terlemah dalam sejarah (All-Time Low) dari titik terendah saat krisis moneter 1998.
- Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan sebanyak 88.519 pekerja kehilangan mata pencaharian akibat PHK sepanjang tahun 2025.
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Gatot Subroto, Jakarta.
- Performa Pasar Kripto
- Market Cap & Volume naik signifikan ke angka $3.27 Triliun (+5.12%), bergerak selaras dengan CoinMarketCap 100 Index yang naik ke $194.72 (+5.32%). Kenaikan harga ini memulihkan mental investor secara nyata; Fear & Greed Index naik ke angka 54 dan berhasil keluar dari zona ketakutan menuju status ‘Neutral’.
- Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index tertahan di angka 28/100. Kondisi ini mempertegas bahwa ‘Bitcoin Season’ masih mendominasi, meskipun sentimen membaik, arus uang utama belum berotasi secara agresif ke pasar altcoin.
- Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mendominasi narasi meme viral serta ekosistem peluncuran token. Token ARRR naik drastis sebesar (+192%), diikuti oleh 币安人生 (+71.85%) dan VVV (+52.13%).
- Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
- Harga Bitcoin menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.
- Plume Network → Risiko distribusi suplai ekstrem (~44.2%%)
- BTC: Liquidity Inventory → Akumulasi melonjak dengan pembelian hampir 136.000.
📌 Kesimpulan: Pantau sektor Chinese Meme dan Four.Meme Ecosystem yang memperlihatkan momentum paling dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock ekstrem seperti Plume Network (PLUME) (~44.2%) dan Yooldo (ESPORTS) (~27.6%) pekan depan.
Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti LayerZero (ZRO) (~10.3%) atau Scroll (SCR) (~5.75%) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang telah membaik ke zona ‘Neutral’ (54) namun masih di bawah kendali Bitcoin Season (28), langkah paling bijak saat ini adalah disiplin menjaga modal.
Fokuslah hanya pada aset-aset besar yang terbukti kuat dan hindari terlalu agresif pada aset spekulatif yang berisiko tinggi.
Daftar Isi
Makroekonomi Global
- Ketua The Fed Jerome Powell diinvestigasi sebagai kriminal oleh Kejaksaan Agung AS (DOJ) terkait renovasi kantor The Fed senilai $2,5 miliar.
- Harga emas naik hingga $4.600 dan perak mencapai $90 karena meningkatnya permintaan aset safe-haven di tengah kekhawatiran ekonomi makro.
- Presiden Trump mengumumkan penerapan tarif 25% “efektif segera” bagi negara mana pun yang melakukan bisnis dengan Iran.
- Perdagangan China mengakhiri tahun 2025 dengan surplus rekor sebesar $1,2 triliun meskipun ada guncangan akibat tarif Trump.
- Nilai mata uang Iran terjun bebas ke level terendah dalam sejarah hingga 0.
Makroekonomi Nasional
- Nilai tukar Rupiah mengalami penurunan signifikan, mencatatkan rekor terlemah dalam sejarah (All-Time Low) dari titik terendah saat krisis moneter 1998.
- Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan sebanyak 88.519 pekerja kehilangan mata pencaharian akibat PHK sepanjang tahun 2025.
- Mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Direksi Bill & Melinda Gates Foundation.
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Gatot Subroto, Jakarta. Operasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap pemeriksaan pajak yang melibatkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu senilai Rp 4 miliar.
- HSBC Research memproyeksikan Bank Indonesia (BI) akan memangkas suku bunga acuan (BI-Rate) sebanyak tiga kali secara bertahap pada Kuartal I, II, dan III tahun 2026.
Kalender Makroekonomi
| Jan 13, 2026 | U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY | U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY Actual: 2.7% Forecast: 2.7% Previous: 2.7% → Tingkat inflasi tahunan AS dilaporkan stabil di level 2.7%, tepat sesuai dengan ekspektasi pasar dan tidak berubah dari bulan sebelumnya. Bagi pasar kripto, data yang “sesuai prediksi” ini merupakan sentimen positif (bullish) karena memberikan kepastian pasar; stabilitas inflasi menghilangkan tekanan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga, sehingga menjaga selera risiko investor terhadap aset seperti Bitcoin tetap terjaga di tengah ketegangan geopolitik. |
| Jan 14, 2026 | U.S. Producer Price Index (PPI) YoY | U.S. Producer Price Index (PPI) YoY Actual: 3.0% Forecast: 2.7% Previous: 2.8%→ Inflasi di tingkat produsen AS melonjak ke level 3.0%, jauh melampaui ekspektasi pasar 2.7% dan meningkat dari bulan sebelumnya. Bagi pasar kripto, data yang “tinggi” ini cenderung menjadi sentimen negatif (bearish) jangka pendek, karena kenaikan biaya produksi ini dapat memicu inflasi konsumen di masa depan, memperkuat Dolar AS (DXY), dan membuat The Fed ragu untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat. |
| Jan 15, 2026 | U.S. Initial Jobless Claims | U.S. Initial Jobless Claims Actual: – (Menunggu Rilis) Forecast: 215K Previous: 208K →Pasar memproyeksikan sedikit kenaikan jumlah klaim pengangguran menjadi 215K dari 208K sebelumnya. Bagi pasar kripto, ini adalah momen krusial setelah data PPI yang tinggi; investor berharap data aktual nanti lebih tinggi dari ekspektasi (ekonomi melemah), yang akan berfungsi sebagai penyeimbang (“bad news is good news”) agar The Fed tidak memiliki alasan ganda untuk menaikkan suku bunga. Sebaliknya, jika klaim turun drastis, risiko koreksi pasar akan meningkat. |
| Kesimpulan | Secara keseluruhan, stabilnya CPI AS sesuai ekspektasi memberi sentimen positif bagi pasar kripto, tetapi lonjakan PPI meningkatkan risiko tekanan inflasi ke depan sehingga data Jobless Claims menjadi penentu arah pasar jangka pendek antara peluang reli lanjutan atau potensi koreksi. | |
Perkembangan Regulasi Kripto
- Rusia meresmikan rancangan undang-undang (RUU) yang melegalkan perdagangan mata uang kripto.
- Komisi Jasa Keuangan (FSC) Korea Selatan menerbitkan aturan yang mengizinkan perusahaan dan investor berinvestasi hingga 5% pada 20 aset kripto teratas.
- Otoritas Jasa Keuangan Dubai (DFSA) resmi memberlakukan larangan total terhadap penggunaan token privasi (seperti Monero dan Zcash) serta alat pengaburan transaksi (mixers).
- Pemerintah Nigeria memberlakukan Nigerian Tax Administration Act (NTAA) 2025 yang mewajibkan penyedia layanan kripto untuk terhubung ke kartu identitas.
- Senat AS resmi menjadwalkan ulang sidang RUU struktur pasar kripto menjadi 27 Januari 2026, dengan RUU yang akan dipublikasikan pada 21 Januari.
Adopsi Kripto oleh Institusi
- Bank of New York Mellon (BNY) resmi meluncurkan layanan deposito yang ditokenisasi untuk klien institusional yang memungkinkan transfer dana 24/7.
- Visa menjalin kemitraan dengan penyedia infrastruktur stablecoin BVNK untuk memperluas platform Visa Direct (yang memproses $1,7 triliun per tahun).
- DZ Bank di meluncurkan platform ‘meinKrypto’ yang diintegrasikan VR Banking untuk jual beli kripto secara aman melalui rekening bank utama mereka.
- Standard Chartered, bank multinasional dengan aset $849 miliar, berencana untuk meluncurkan platform broker khusus kripto di bawah naungan SC Ventures.
- Pemerintah Pakistan, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan proyek World Liberty Financial (WLFI) terkait penggunaan stablecoin USD1 untuk pembayaran lintas batas (cross-border) dan infrastruktur keuangan negara tersebut.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Pasar kripto minggu ini menunjukkan pergeseran arus uang yang sangat agresif ke aset-aset berisiko tinggi. Investor terlihat memburu token kategori Meme (aset berbasis komunitas) dan ekosistem peluncuran token baru.
Sektor “Chinese Meme” mencatat kenaikan rata-rata harga yang sangat ekstrem hingga lebih dari 1.000%. Namun, di sisi lain, aset yang berfungsi menjaga kerahasiaan transaksi (Privacy Coins) juga mulai banyak dibeli kembali oleh pasar.
📈 Highlights:
- Dominasi Meme & Spekulasi Tinggi 💥 Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mencatatkan kenaikan harga tertinggi minggu ini. Menunjukkan bahwa para pedagang (trader) saat ini sedang fokus mengejar keuntungan cepat pada token-token viral yang baru muncul.
- Kenaikan Sektor Privasi 🕵️♂️ Di bawah sektor meme, sektor Privacy Coins (+53,54%) dan Gambling (+47,12%) menunjukkan kinerja yang positif. Kenaikan pada sektor privasi ini menandakan bahwa selain berspekulasi, sebagian investor juga mulai mengakumulasi aset yang menawarkan fitur keamanan dan anonimitas transaksi.
- Top Gainers (Aset Privasi Memimpin) 🚀 Token Pirate Chain (ARRR) menjadi aset dengan kinerja terbaik minggu ini, naik sebesar +192%. Kenaikan ini diikuti oleh token lain seperti VVV (+52,13%) dan Decred (DCR) (+36,44%), yang mempertegas bahwa aset fundamental berbasis privasi kembali mendapatkan momentum kenaikan.
Pergerakan Harga Bitcoin
Daily Chart Bitcoin – TradingView
Pada minggu sebelumnya, tim memproyeksikan bahwa harga perlu adanya konfirmasi lebih lanjut dari penurunan sebelumnya dan hal tersebut terjadi. Lalu, kemana selanjutnya?
Saat ini, timeframe daily, menunjukkan harga yang mengalami breakout di angka fibonacci 1.618 yang ditarik dari penurunan sebelumnya pasca pemberitaan CPI yang stagnan di 2.7%. Meski demikian, trader patut mewaspadi sebab harga berada di resistance indikator Ichimoku Cloud yang dikhawatirkan adanya retracement, hal ini juga didukung oleh RSI yang berada di zona 80. Apabila ada pelemahan maka BTC dikhawatirkan bisa retracement ke Fibonacci 0.886 94,227 yang merupakan Resistance Become Support sebelumnya. Tetapi, apabila terus melanjutkan kenaikan, maka diprediksi bisa naik hingga Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.
Pada timeframe weekly, harga Bitcoin berhasil rebound kuat dari MA 99 (garis ungu) dan berhasil breakout dari fase minggu ke 8. Seperti pada analisa timeframe daily yang didukung dengan indikator RSI goldencross, maka Bitcoin bisa naik hingga Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798 sesuai dengan MA 25 (garis kuning) dan MA 50 (garis biru) yang merupakan resistance terkuatnya. Meski harga menunjukkan kenaikan yang sangat kuat, selalu ingat untuk disiplin menjaga modal agar tidak bangkrut seperti salah satu member di komunitas yang viral saat ini.
Daily:
- Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.
Weekly:
- Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan rebound dari MA 99 dan MA 7
🔭 Short-Term Projection:
✅ Bullish Case:
- Saat ini harga sudah menunjukkan breakout meski terjebak di Cloud, retracement yang ada diprediksi untuk naik lebih lanjut lagi ke Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.
⚠️ Bearish Case:Meski sudah breakout, alangkah baiknya untuk menjaga kapital seiring adanya proyeksi retracement BTC ke Fibonacci 0.886 94,227.
Analisis Data On-Chain Bitcoin
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Bitcoin ($BTC) saat ini sedang berada dalam fase koreksi hingga area harga sekitar $96.000. Grafik menunjukkan bahwa pergerakan harga sedang diapit oleh dua area likuiditas yang sangat tebal, menandakan bahwa pasar sedang menunggu volume transaksi yang cukup besar untuk menembus salah satu batas tersebut.
- Likuiditas Atas ($99.000 – $100.000): Pada bagian atas grafik, terlihat garis berwarna kuning terang di rentang harga $99.000 hingga $100.000. Warna terang ini mengindikasikan adanya konsentrasi posisi Short (jual) dengan leverage tinggi yang menumpuk di area ini. Kenaikan harga ke level ini akan memicu likuidasi massal pada posisi tersebut.
- Likuiditas Bawah ($93.000 – $94.000): Di bagian bawah, terdapat zona support yang kuat di rentang $93.000 hingga $94.000, serta garis likuiditas utama yang sangat tebal di level $90.000. Area ini berfungsi sebagai level support teknikal, di mana posisi Long (beli) banyak terkonsentrasi dan menahan harga agar tidak turun lebih jauh.
🔍 Insight:
- Pasar saat ini bergerak terbatas di dalam rentang $93.000 sebagai batas bawah dan $99.000 sebagai batas atas, menunggu momentum untuk menentukan arah tren selanjutnya.
BTC: Realized Price STH vs LTH
Bitcoin saat ini menghadapi tantangan besar dari sisi pergerakan harga modal investor. Grafik menunjukkan posisi investor besar (whales) baru sedang berada dalam posisi rugi.
- Harga Modal Investor Baru di $99.000
Garis ungu pada grafik menunjukkan bahwa rata-rata harga beli investor besar yang baru masuk ke pasar berada di angka $99.000. Karena harga pasar saat ini berada di bawah garis tersebut, artinya kelompok investor bermodal besar ini sedang mengalami kerugian yang belum direalisasikan (unrealized loss).
- Potensi Tekanan Jual di Break Even
Level $99.000 kini menjadi resistensi atau batas atas yang sangat kuat. Jika harga Bitcoin naik kembali ke level ini, kemungkinan besar para investor tersebut akan menjual asetnya secara massal untuk sekadar “balik modal” (break even).
🔍 Insight: Jalan menuju harga $100.000 terhalang oleh level $99.000, karena di titik itulah investor besar yang “tersangkut” menunggu kesempatan untuk keluar pasar tanpa rugi.
Bitcoin: Liquidity Inventory
Bitcoin saat ini menunjukkan perpindahan kepemilikan aset yang sangat agresif. Grafik memperlihatkan bahwa meskipun ada tekanan jual dari investor lama, harga tetap bertahan kuat karena besarnya gelombang pembelian baru yang masuk menyerap pasokan tersebut.
- Lonjakan Pembelian Area berwarna merah muda pada grafik menunjukkank kelompok yang menyerap pasokan pasar secara masif dengan memborong hampir 136.000 BTC hanya dalam 11 hari pertama bulan Januari, rekor tertinggi dalam periode ini.
- Penjualan Investor Lama Terserap Pasar Investor Bitcoin lama (dompet tidak aktif >7 tahun) menjual aset senilai $286 juta, angka tertinggi sejak November 2025. Namun, grafik harga (garis hitam) tetap bergerak mendatar dan tidak jatuh. Hal ini membuktikan bahwa seluruh penjualan tersebut langsung dibeli habis oleh pasar, sehingga tidak menyebabkan penurunan harga.
🔍 Insight:Target harga $100.000 tetap realistis karena data membuktikan bahwa aset yang dijual oleh investor lama sedan
Bitcoin Total Exchange Netflow ETF
Data aliran dana Bitcoin di bursa memperlihatkan sinyal positif seiring harga yang kembali pulih ke level $93.000. Grafik menunjukkan investor mulai menarik asetnya dari pasar untuk disimpan.
- Arus Keluar dari Bursa (Outflow) Grafik memperlihatkan batang merah di ujung kanan dengan nilai -476,1 BTC, yang berarti jumlah Bitcoin yang keluar dari bursa lebih banyak daripada yang masuk. Ini menandakan tekanan jual sudah berkurang drastis karena investor memilih memindahkan aset ke dompet pribadi alih-alih menjualnya.
- Support Kuat di $86.000 Harga berhasil memantul naik setelah bertahan di level $86.000, area di mana rata-rata investor ETF membeli aset mereka. Setelah aksi jual massal ETF senilai $6 miliar mereda dan data inflasi stabil, pasar kini kembali dalam mode akumulasi dan meninggalkan kecemasan akan kenaikan suku bunga.
🔍 Insight: Tren kenaikan harga didukung oleh data on-chain yang menunjukkan berkurangnya stok Bitcoin di bursa, menandakan bahwa fase koreksi (penurunan harga) kemungkinan besar sudah berakhir.
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
Jaringan Solana merilis pembaruan mendesak v3.0.14 untuk validator guna mengamankan celah keamanan kritis dan menjaga stabilitas ekosistem senilai $76,8 miliar.
Mantan Wali Kota New York, Eric Adams, meluncurkan memecoin “NYC Token” dengan narasi untuk memerangi antisemitisme dan sentimen anti-Amerika. Namun, proyek ini berubah menjadi bencana instan ketika harga token anjlok 80% hanya beberapa menit setelah mencapai kapitalisasi pasar $580 juta.
Protokol ETHGas resmi meluncurkan token $GWEI. Dengan tujuan merestrukturisasi blok (blockspace) Ethereum yang fluktuatif menjadi pasar berjangka yang dapat diprediksi dan diperdagangkan. Token ini akan melakukan distribusi airdrop komunitas pada 19 Januari mendatang.
Bursa terdesentralisasi Lighter resmi merilis aplikasi seluler untuk pengguna iOS dan Android, menghadirkan akses penuh ke perdagangan spot, perpetuals, aset dunia nyata (RWA), dan pasar pra-rilis (pre-markets) langsung dari handphone.
Hard fork “Fermi” resmi aktif di jaringan BNB Smart Chain. Pembaruan ini meningkatkan kecepatan jaringan dengan memangkas waktu blok hingga 40% menjadi sekitar 0,45 detik dan mempercepat transaksi menjadi sekitar satu detik. Upgrade ini dirancang untuk menurunkan risiko slippage serta meningkatkan responsivitas jaringan menghadapi lonjakan aktivitas on-chain.
Analisis On Chain Altcoin
Data On-Chain menunjukkan antrean staking Ethereum melonjak drastis akibat masuknya modal institusional masif dari BitMine dan produk ETF baru yang rela menunggu hingga sebulan demi mendapatkan eksposur jaringan, meskipun imbal hasil tahunan (APR) telah menyusut mendekati rekor terendah di kisaran 2,85%.
Token Story (IP) mencatat rebound harga 100% (naik dari $1,50 ke atas $3,00), didorong dominan oleh volume perdagangan spekulatif dari Korea Selatan. Namun, reli ini bertentangan dengan data on-chain menunjukkan aktivitas pengguna justru anjlok 95% (kurang dari 500 akun aktif harian), mengindikasikan kenaikan harga yang murni didorong oleh sentimen pasar regional tanpa adanya adopsi nyata.
Meskipun Ethereum berada di atas level psikologis $3.000. Namun, sinyal bearish mulai muncul dari data on-chain menunjukkan, di mana terjadi aliran masuk bersih (net inflow) ke bursa untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir. Mengindikasikan bahwa investor mulai memindahkan aset mereka dari dompet dingin ke bursa, sebuah persiapan teknis untuk melakukan penjualan.
XRP berusaha menstabilkan harga di atas level psikologis $2 setelah tekanan jual mereda. Data on-chain Volume Z-Score 30 hari berada di angka 0,44 (zona netral-positif), yang mengindikasikan bahwa aktivitas perdagangan saat ini sangat seimbang—tidak ada kepanikan keluar (panic selling) maupun euforia spekulatif (FOMO).
Meskipun harga Cardano (ADA) masih kesulitan menembus $0,40. Data on-chain mengungkapkan aktivitas pembelian masif oleh “paus”. Dompet besar (pemegang 1 juta – 100 juta ADA) tercatat mengakumulasi sekitar 100 juta ADA sejak 11 Januari. Hal ini mengonfirmasi bahwa smart money sedang menyerap pasokan dari tangan ritel yang lemah.
Token Unlock
Token Unlock Minggu ketiga Januari 2026 (19-23 Januari) menuntut kewaspadaan ekstra dari investor. Berbeda dengan minggu tenang biasanya, kali ini terdapat beberapa proyek yang akan melepas token dalam persentase yang sangat besar terhadap total kapitalisasi pasarnya. Peningkatan jumlah token yang beredar secara tiba-tiba ini berpotensi menurunkan harga jika tidak diimbangi dengan permintaan pembeli yang kuat.
🔍 Highlight Unlock
- 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini perhatian tertuju pada Plume Network (PLUME) yang akan melepas token dalam jumlah sangat masif, mencapai 44.2% dari kapitalisasi pasarnya. Risiko tinggi juga terjadi pada Yooldo (ESPORTS) dengan persentase unlock sebesar 27.6%, serta LayerZero (ZRO) yang akan menambah suplai sebesar 10.3%. Ketiga aset ini memiliki risiko penurunan harga yang paling tinggi karena besarnya suplai baru yang masuk ke pasar.
- 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko sedang, terdapat AriaAI (ARIA) yang melepas 8.53% suplainya, diikuti oleh Akedo Games (AKE) sebesar 8.20%, Hyperlane (HYPER) sebesar 7.42%, dan Scroll (SCR) sebesar 5.75%. Meskipun tidak sebesar kategori pertama, penambahan token ini tetap dapat memicu fluktuasi harga jangka pendek, terutama jika volume perdagangan harian token tersebut sedang rendah.
- 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Sebagian besar proyek minggu ini berada di zona yang relatif aman. Token infrastruktur besar seperti zkSync (ZK) hanya melepas 2.02%, Merlin Chain (MERL) sebesar 3.32%, dan SPACE ID (ID) sebesar 2.94%. Proyek lainnya seperti Polyhedra (ZKJ), Kaito (KAITO), dan Meteora (MET) juga mencatatkan angka rilis di bawah 4%. Persentase kecil seperti ini biasanya dianggap sebagai inflasi rutin yang jarang merusak tren harga secara signifikan.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
- Hindari Pembelian Terburu-buru (PLUME & ESPORTS): Sangat disarankan untuk menunda pembelian token PLUME dan Yooldo (ESPORTS) hingga jadwal unlock selesai. Dengan tambahan suplai hampir 30% hingga 45%, tekanan jual dari investor awal atau tim proyek yang ingin mencairkan keuntungan akan sangat besar. Biarkan pasar menyerap suplai tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk masuk.
- Waspada Volatilitas LayerZero (ZRO): Meskipun ZRO adalah proyek besar, rilis token sebesar 10.3% bernilai sekitar $39 Juta adalah jumlah yang signifikan. Trader jangka pendek sebaiknya berhati-hati terhadap potensi penurunan harga sementara di tanggal 20 Januari.
- Manfaatkan Koreksi pada Token Besar (ZK, MERL, SCR): Bagi investor jangka panjang, penurunan harga sesaat pada token seperti zkSync atau Scroll saat jadwal rilis bisa menjadi peluang beli yang baik. Karena persentase rilisnya kecil, penurunan harga biasanya cepat pulih jika fundamental proyeknya kuat.
Proyeksi & Analisis
Market Cap & Volume meningkat hingga mencapai angka $3.27 Triliun, mencatatkan pertumbuhan sebesar +5.12% dalam satu minggu terakhir. CoinMarketCap 100 Index juga naik ke posisi $194.72 (+5.32%), menunjukkan bahwa aset kripto mengalami kenaikan. Indeks Fear & Greed berada di angka 54 (Neutral), menandakan bahwa kondisi pasar investor mulai pulih. CMC Altcoin Season Index berada di skor 28/100. Meskipun demikian, pasar masih didominasi oleh Bitcoin (Bitcoin Season), yang berarti aliran uang investor saat ini masih lebih fokus pada Bitcoin dibandingkan aset kripto lainnya (altcoin).
🔮Outlook Minggu Depan:
✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.
- Bullish case: Saat ini harga sudah menunjukkan breakout meski terjebak di Cloud, retracement yang ada diprediksi untuk naik lebih lanjut lagi ke Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.
- Bearish case: Meski sudah breakout, alangkah baiknya untuk menjaga kapital seiring adanya proyeksi retracement BTC ke Fibonacci 0.886 94,227.
✅ Zona likuidasi & teknikal:
- Zona $99.000 – $100.000 ➜ Menjadi resistance terkuat.
- Zona $93.000 – $94.000 ➜ Menjadi area support yang krusial
✅ Narrative utama:
- Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mendominasi, menandakan fokus pasar sangat agresif pada spekulasi aset meme.
- Token ARRR memimpin dengan kenaikan harga (+192%). Disusul oleh 币安人生 (+71.85%) dan VVV (+52.13%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
- BTC Realized Price New Whales → Level $99.000 menjadi level investor besar balik modal.
- BTC: Liquidity Inventory → Akumulasi melonjak dengan pembelian hampir 136.000.
- Exchange Netflow → Arus keluar dana (outflow) mendominasi bursa, menandakan tekanan jual mereda dan harga pulih dari support $86.000.
Pantau sektor Chinese Meme dan Four.Meme Ecosystem yang memperlihatkan momentum paling dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock ekstrem seperti Plume Network (PLUME) (~44.2%) dan Yooldo (ESPORTS) (~27.6%) pekan depan.
Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti LayerZero (ZRO) (~10.3%) atau Scroll (SCR) (~5.75%) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang telah membaik ke zona ‘Neutral’ (54) namun masih di bawah kendali Bitcoin Season (28), langkah paling bijak saat ini adalah disiplin menjaga modal.
Fokuslah hanya pada aset-aset besar yang terbukti kuat dan hindari terlalu agresif pada aset spekulatif yang berisiko tinggi.
Edukasi Kripto
Geopolitik & Aset: Mengapa Emas Naik sedangkan Bitcoin Turun Saat Konflik Negara?
Saat terjadi ketegangan atau konflik antarnegara (geopolitik), harga Emas dan Perak biasanya langsung naik, sedangkan Bitcoin justru seringkali turun atau bergerak mendatar (sideways). Berikut adalah penjelasan teknis mengapa hal ini terjadi:
1. Perbedaan Kategori Risiko (Risk-Off vs Risk-On)
- Emas (Risk-Off): Emas diklasifikasikan sebagai aset “Risk-Off” atau aset minim risiko. Secara historis, Emas adalah aset pelindung nilai utama. Saat terjadi ketidakpastian global, investor institusi akan menjual aset lain dan memindahkan modalnya ke Emas untuk keamanan.
- Bitcoin (Risk-On): Saat ini, investor besar masih menggolongkan Bitcoin sebagai aset “Risk-On” atau aset berisiko tinggi, sejajar dengan saham teknologi. Ketika terjadi konflik, investor cenderung menghindari risiko. Akibatnya, mereka menjual Bitcoin untuk mengamankan uang tunai atau membeli Emas.
2. Volatilitas Harga Investor menghindari fluktuasi harga yang tajam saat situasi dunia sedang tidak stabil.
- Emas: Memiliki pergerakan harga yang stabil dan tidak berubah drastis dalam waktu singkat.
- Bitcoin: Memiliki volatilitas tinggi (harga bisa naik atau turun drastis dalam satu hari). Dalam kondisi krisis perang, investor lebih memilih stabilitas daripada potensi keuntungan tinggi namun berisiko jatuh dalam.
💡 Kesimpulan: Emas mengalami kenaikan harga saat terjadi konflik fisik karena fungsinya sebagai aset pelindung nilai yang stabil. Sementara itu, Bitcoin lebih responsif terhadap isu kebijakan keuangan (seperti inflasi atau suku bunga) dibandingkan isu konflik fisik antarnegara.
Pengumuman
Tokocrypto Resmi Hadirkan Pasangan Perdagangan USD1 untuk 15 Aset Kripto Populer
Tokocrypto mengumumkan pembukaan pasangan perdagangan baru dengan USD1 untuk memperluas pilihan aset digital dan memberi fleksibilitas transaksi pengguna. Mulai 15 Januari pukul 15.00 WIB, pengguna bisa memperdagangkan sejumlah kripto populer dengan pasangan USD1, sebagai alternatif stable pair untuk trading dan manajemen portofolio.
Aset yang tersedia (USD1 pair): ADA, ASTER, AVAX, BCH, BNB, BTC, DOGE, ETH, LINK, PEPE, SOL, SUI, UNI, WLFI, dan XRP.
Manfaat utama, diversifikasi stable pair untuk strategi trading lebih fleksibel, memudahkan manajemen risiko volatilitas, dan menambah pilihan pasangan perdagangan dalam satu platform.
Baca juga: Outlook Kripto 2026: Suku Bunga Turun, Institusi Masuk, Market Bangkit?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.