Connect with us

Altcoin News

Saat Bitcoin Melemah, Altcoin Baru Ini Malah Melonjak 60%

Tivan

Published

on

altcoin

Altcoin Sentient (SENT) mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatatkan kenaikan harga lebih dari 60% di tengah pelemahan pasar secara keseluruhan. Saat mayoritas aset kripto terkoreksi hampir 5%, SENT justru bergerak berlawanan arah. Kenaikan tersebut terjadi meski token ini sempat mengalami koreksi tajam sekitar 18% setelah menyentuh level tertinggi di US$0,044.

Pergerakan ini menunjukkan volatilitas tinggi, namun juga menandakan daya tahan SENT yang relatif kuat untuk ukuran token baru. Sejumlah indikator on-chain dan teknikal mengungkap alasan di balik performa positif tersebut, sekaligus memperlihatkan risiko yang mulai muncul.

Penguatan SENT

Salah satu faktor utama penguatan SENT adalah korelasinya yang berlawanan dengan Bitcoin. Dalam beberapa hari terakhir, SENT mencatat korelasi -0,92 terhadap BTC. Artinya, ketika harga Bitcoin melemah, SENT justru cenderung menguat. Kondisi ini menarik minat trader yang mencari aset alternatif di luar pengaruh pergerakan Bitcoin.

Menurut Tim Research Tokocrypto, CMF di atas nol berarti buying pressure masih mendominasi selling pressure, big players belum berbalik ke mode distribusi.

“Pola exchange outflow yang konsisten (token keluar dari CEX) adalah sinyal akumulasi klasik. Sentient berhasil menghindari sell-off lebih dalam berkat keseimbangan supply-demand yang sehat,” jelasnya.

Aktivitas beli saat harga turun juga terlihat dari indikator Money Flow Index (MFI). Meski harga SENT sempat mencetak level tertinggi baru pada 29–30 Januari, MFI justru membentuk lower high yang memicu koreksi 18%. Namun, MFI tidak jatuh tajam dan tetap berada di atas garis tren naik, menandakan minat beli masih bertahan dan aksi akumulasi belum berhenti.

Selain itu, data spot market menunjukkan tekanan jual yang relatif rendah. Sejak peluncuran, arus keluar token dari bursa lebih dominan dibandingkan arus masuk, yang menandakan investor lebih memilih menyimpan aset ketimbang menjualnya. Pada 30 Januari saja, SENT mencatat outflow lebih dari US$4 juta, meski harga sudah berada di level tinggi.

Indikator Chaikin Money Flow (CMF) juga masih berada di atas garis nol. Hal ini menunjukkan tekanan beli masih lebih kuat dibandingkan tekanan jual, meskipun laju akumulasi mulai melambat setelah puncak harga pada 29 Januari.

Indikator On-chain

Namun, di balik kekuatan tersebut, risiko mulai meningkat dari sisi pasar derivatif. Data menunjukkan posisi long dengan leverage mencapai sekitar US$7,96 juta, jauh lebih besar dibandingkan posisi short yang hanya sekitar US$1,15 juta. Ketimpangan ini membuat pergerakan harga menjadi rentan, karena penurunan kecil saja dapat memicu likuidasi paksa.

Dilaporkan BeInCrypto, sinyal kehati-hatian juga muncul dari indikator Relative Strength Index (RSI). Saat harga SENT mencetak higher high, RSI justru membentuk lower high, yang menandakan potensi pelemahan lanjutan. Untuk menjaga momentum bullish, SENT perlu mencatatkan penutupan harga 4 jam di atas level US$0,039.

Jika gagal bertahan di area tersebut, support terdekat berada di US$0,036. Penurunan ke bawah level ini berpotensi memicu likuidasi lanjutan dan membuka ruang koreksi lebih dalam menuju US$0,031 hingga US$0,022, terutama jika Bitcoin kembali menguat.

Kinerja SENT sejauh ini menunjukkan bahwa korelasi negatif dengan Bitcoin mampu menjadi katalis kenaikan harga. Namun, dengan leverage yang semakin berat sebelah, pergerakan berikutnya akan sangat ditentukan oleh kemampuan harga bertahan di area kunci.

Baca Juga: 6 Top AI & Big Data Tokens yang Bisa Meledak Minggu Ini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending