Altcoin News

Sinyal Bahaya di Awal 2026: Dogecoin Terancam Anjlok ke Level Terendah

Published

on

Dogecoin (DOGE) memasuki awal 2026 dengan tekanan berat. Meski dalam beberapa tahun terakhir DOGE berkembang dari sekadar meme coin menjadi aset cadangan bagi sejumlah pihak, berbagai indikator terbaru menunjukkan potensi penurunan harga lanjutan yang dapat menyeret DOGE ke level terendah baru.

Pada penutupan akhir 2025, harga DOGE sempat jatuh di bawah US$0,12 dan mencatat penurunan lebih dari 70% dari puncaknya. Lemahnya tekanan beli membuat harga gagal memantul cepat dan tetap bertahan di bawah level tersebut pada hari-hari awal perdagangan 2026.

Faktor ETF Dogecoin

Salah satu faktor utama adalah rendahnya minat terhadap Exchange Traded Fund (ETF) Dogecoin. ETF spot DOGE yang diluncurkan di Amerika Serikat pada akhir November 2025 belum mampu menarik arus dana yang signifikan. Data SoSoValue menunjukkan bahwa sejak mulai diperdagangkan pada 24 November, sebagian besar hari perdagangan DOGE ETF mencatatkan arus bersih nol. Total aset bersih ETF DOGE saat ini hanya sekitar US$5,07 juta, terendah di antara seluruh ETF kripto di AS.

Dilaporkan BeInCrypto, minimnya arus masuk dana ini mencerminkan kurangnya minat baik dari investor institusional maupun ritel, terutama jika dibandingkan dengan ETF XRP dan Solana (SOL) yang menunjukkan performa lebih kuat. Tanpa dorongan dana segar dari ETF, DOGE dinilai kehilangan momentum kenaikan dan tetap berada di bawah tekanan jual. Investor kripto Marzell menilai lemahnya permintaan ETF dan turunnya open interest futures memperkuat tren aksi jual yang sedang berlangsung.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terkunci di Bawah $0,14

Tekanan juga datang dari sisi pasokan di bursa. Data Bitinfocharts menunjukkan saldo DOGE di dompet Binance, salah satu pemegang terbesar, meningkat signifikan sepanjang paruh kedua 2025. Kepemilikan DOGE di alamat tersebut naik dari sekitar 7,9 miliar menjadi 10,9 miliar koin dalam setahun.

Secara historis, saldo yang mendekati atau melampaui 11 miliar DOGE kerap bertepatan dengan puncak harga, dan dalam kondisi pasar yang sepi permintaan, cadangan besar di bursa meningkatkan risiko tekanan jual berkelanjutan.

Dari sisi minat publik, Dogecoin juga kehilangan daya tarik. Data Google Trends menunjukkan pencarian terkait DOGE turun ke level terendah dalam lima tahun terakhir. Penurunan minat ritel ini berdampak langsung pada likuiditas, membuat harga lebih rentan terhadap fluktuasi tajam.

Potensi DOGE

Sejumlah perusahaan yang menjadikan DOGE sebagai aset cadangan juga menghadapi tekanan. BitOrigin tercatat membeli DOGE di kisaran US$0,22, sementara CleanCore Solutions melaporkan kepemilikan lebih dari 710 juta DOGE pada Oktober 2025 dengan keuntungan belum terealisasi di atas US$20 juta saat itu.

Namun, sejak Oktober, harga DOGE telah anjlok lebih dari 50%. Saham CleanCore Solutions pun turun hingga sekitar 90%, mencerminkan keraguan investor terhadap strategi cadangan Dogecoin. Investor KrissPax bahkan menyebut penurunan tajam saham tersebut sebagai citra buruk bagi Dogecoin.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 1 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski demikian, tidak semua sinyal bersifat negatif. Laporan BeInCrypto mencatat bahwa pemegang DOGE jangka panjang mulai menunjukkan tanda-tanda akumulasi. Bagi kelompok ini, penurunan harga lebih lanjut dipandang sebagai peluang beli, bukan tanda kepanikan.

Dengan kombinasi lemahnya permintaan ETF, tingginya cadangan DOGE di bursa, serta menurunnya minat ritel, Dogecoin menghadapi risiko signifikan untuk mencetak harga terendah baru di awal 2026. Namun, arah selanjutnya masih akan sangat ditentukan oleh sentimen pasar dan kemampuan DOGE menarik kembali minat investor.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending

Exit mobile version