Connect with us

Altcoin News

Solana Tembus Pola Bullish, Tapi 50% Holder Keluar, Bull Trap Mengintai?

Harga Solana (SOL) naik sekitar 2,9% dalam 24 jam terakhir dan berhasil menembus neckline.
Secara teknikal, breakout ini biasanya menjadi sinyal pembalikan tren dengan potensi kenaikan lebih dari 50%.
Tim Research Tokocrypto, kondisi pasar saat ini menunjukkan divergensi yang berbahaya: harga mencoba breakout dari inverse head-and-shoulders

Tivan

Published

on

Solana

Harga Solana (SOL) naik sekitar 2,9% dalam 24 jam terakhir dan berhasil menembus neckline pola inverse head-and-shoulders pada grafik 12 jam. Secara teknikal, breakout ini biasanya menjadi sinyal pembalikan tren dengan potensi kenaikan lebih dari 50%.

Namun, di balik sinyal positif tersebut, data on-chain dan derivatif menunjukkan risiko tersembunyi. Lonjakan leverage dan aksi distribusi oleh holder jangka panjang memunculkan potensi bull trap, di mana pembeli awal bisa terjebak jika momentum gagal bertahan.

Breakout Buka Potensi 50% Kenaikan

Dikutip BeInCrypto, penembusan neckline inverse head-and-shoulders umumnya menjadi sinyal awal tren naik baru. SOL juga bergerak di atas exponential moving average (EMA) 20 periode, yang sering dianggap sebagai indikator kembalinya kekuatan tren.

Meski demikian, breakout sebelumnya di awal Februari juga sempat menembus EMA yang sama, sebelum akhirnya harga terkoreksi hampir 12%.

Selain itu, terdapat hidden bearish divergence antara 2 hingga 21 Februari. Dalam periode tersebut, harga mencetak lower high, sementara indikator RSI membentuk higher high. Divergensi ini kerap menjadi sinyal pelemahan tren sebelum koreksi terjadi.

Sinyal bearish ini baru akan melemah jika SOL mampu menembus level US$85,70. Namun, risiko teknikal yang lebih luas tetap ada selama resistance utama belum ditembus.

Open Interest Naik, Leverage Menguat

Data derivatif menunjukkan open interest naik dari US$1,96 miliar pada 20 Februari menjadi US$2,08 miliar pada 21 Februari, atau meningkat sekitar 6,1% dalam satu hari.

Open interest mencerminkan total nilai kontrak futures yang aktif. Kenaikan open interest saat breakout biasanya berarti trader membuka posisi baru, bukan menutup posisi lama.

Selain itu, funding rate berubah menjadi positif di level 0,0016%. Kondisi ini menunjukkan trader long membayar trader short, yang mencerminkan sentimen bullish berbasis leverage.

Kombinasi kenaikan open interest dan funding rate positif sering muncul dalam kondisi bull trap. Jika harga gagal mempertahankan breakout, posisi long berleverage berisiko mengalami likuidasi, yang dapat mempercepat penurunan harga.

Baca juga: Solana di Persimpangan: Tembus US$87 atau Jatuh ke US$73?

Holder Jangka Panjang Pangkas Posisi

Indikator Hodler Net Position Change menunjukkan perubahan signifikan pada perilaku investor jangka panjang (holder lebih dari 155 hari). Pada 8 Februari, holder jangka panjang menambah hampir 1,98 juta SOL. Namun, pada 20 Februari, angka tersebut turun menjadi sekitar 0,99 juta SOL.

Artinya, akumulasi berkurang hampir 50% dalam dua pekan terakhir.

Secara historis, holder jangka panjang cenderung mengakumulasi sebelum reli besar dan mendistribusikan mendekati puncak lokal. Penurunan akumulasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan breakout saat ini.

Level Kunci Penentu Arah

Data cost basis menunjukkan resistance kuat di kisaran US$87–US$88, di mana sekitar 9,12 juta SOL terakhir dibeli. Level ini berpotensi menjadi tembok suplai karena investor cenderung menjual di titik impas.

Level US$85,70 menjadi penghalang awal untuk memperkuat breakout. Namun konfirmasi yang lebih kuat berada di US$91,09. Penembusan di atas level tersebut akan menyerap suplai overhead dan membuka jalan menuju target pola di sekitar US$129,78, atau sekitar 50% kenaikan dari titik breakout.

Di sisi lain, jika harga turun di bawah US$78,88, pola inverse head-and-shoulders mulai melemah. Penurunan di bawah US$67,24 akan membatalkan pola sepenuhnya dan berpotensi memicu likuidasi long akibat lonjakan leverage sebelumnya.

Saat ini, Solana berada di titik krusial. Breakout di atas US$91 dapat mengonfirmasi tren naik baru, sementara penurunan di bawah US$78 meningkatkan risiko bull trap.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kondisi pasar saat ini menunjukkan divergensi yang berbahaya: harga mencoba breakout dari inverse head-and-shoulders sementara pemegang jangka panjang (smart money) justru memangkas akumulasi hingga 50%.

“Kenaikan Open Interest di tengah distribusi whale adalah setup klasik untuk Bull Trap; ini menandakan bahwa reli didorong oleh leverage ritel yang rapuh. Tanpa penembusan bersih di atas 1, support 8 akan menjadi titik pemicu liquiditas long besar-besaran,” ungkapnya.

Baca juga: Tokcer! Token GHOST Melonjak Usai Isyarat Integrasi Solana


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Trending