Altcoin News
Solana Terancam Koreksi Tajam ke Level US$97, Ini Bocoran Analis
Harga Solana (SOL) kembali memantul dari level support krusial di US$120 di tengah lonjakan volume perdagangan yang sangat signifikan. Namun, analis memperingatkan bahwa pergerakan sedikit saja di bawah level ini berpotensi memicu aksi jual cepat dalam jangka pendek.
Pada sesi perdagangan Asia, SOL sempat mengalami tekanan jual tajam sebelum akhirnya rebound di area US$120. Pantulan ini menunjukkan bahwa pembeli masih berupaya mempertahankan level penting tersebut, meski sentimen pasar belum sepenuhnya pulih.
Volume Perdagangan Harian Solana Melonjak

Dilaporkan Cryptonews, data menunjukkan volume perdagangan harian Solana melonjak hingga 278% menjadi US$6,3 miliar, setara dengan sekitar 9% dari total kapitalisasi pasar token tersebut. Lonjakan volume ini menegaskan bahwa level harga US$120 memiliki relevansi teknikal yang kuat.
Dari sisi institusional, minat Wall Street terhadap Solana masih terjaga. Sepanjang Senin hingga Kamis pekan lalu, produk ETF Solana mencatatkan arus masuk dana sebesar US$10 juta, sehingga total aset yang dikelola mencapai US$1,1 miliar.

Baca juga: Harga Solana Ambruk 16%, Akankah Support $126 Bertahan?
Meski pantulan harga dari support utama berpotensi menjadi pemicu kenaikan lanjutan, risiko koreksi tajam tetap membayangi jika area US$120 gagal dipertahankan.
Berdasarkan grafik harian, tekanan jual kembali meningkat ketika harga SOL menyentuh area resistance di US$145. Indikator Relative Strength Index (RSI) juga menunjukkan pelemahan momentum setelah turun di bawah rata-rata pergerakan 14 hari, mengindikasikan dominasi penjual masih cukup kuat.
Level Support Penting

Jika support US$120 jebol, zona permintaan berikutnya berada di batas bawah kanal harga menurun. Kegagalan bertahan di area tersebut dapat meningkatkan risiko penurunan lebih dalam menuju level US$97, yang terakhir kali tercapai pada April tahun lalu.
Di tengah pelemahan harga altcoin utama, sejumlah proyek prapenjualan kripto di ekosistem Solana masih menarik perhatian investor. Salah satunya adalah Bitcoin Hyper ($HYPER), proyek yang menggabungkan kecepatan tinggi, biaya rendah, dan dukungan smart contract Solana ke dalam jaringan Bitcoin.
Menurut Tim Reserach Tokocrypto, lonjakan volume hampir 300% yang terjadi tepat di garis support adalah indikasi klasik dari “pertempuran likuiditas” berisiko tinggi, di mana “Smart Money” yang masuk melalui ETF kemungkinan sedang menyerap pasokan dari tangan ritel yang panik.
“Level $120 kini menjadi line in the sand; jika level ini ditembus, pasar akan menghadapi efek domino dari eksekusi stop-loss massal, namun jika berhasil bertahan, tingginya volume transaksi ini justru memvalidasi kekuatan lantai harga (price floor) tersebut sebagai pijakan kuat untuk pemulihan tren naik berikutnya.”
Sejak prapenjualan dimulai, proyek tersebut telah mengumpulkan dana sebesar US$30 juta untuk mengembangkan solusi scaling, menjelang peluncuran resminya ke pasar kripto.
Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Academy4 days agoRiset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi ke $89.474, Pasar Waspada
-
Altcoin News6 days agoHyperliquid Donasikan $254.000 ke ZachXBT, Siapa ZachXBT?
-
Market6 days ago3 Altcoin AI Agents Ini Melejit dan Jadi Sorotan Pasar Kripto

