Altcoin News
Solana Tiba-Tiba Meledak 14%, Aktivitas Jaringan Jadi Pemicu?
Harga Solana (SOL) mencatat lonjakan signifikan sebesar 14% dalam 24 jam terakhir, mengakhiri fase konsolidasi.
Tim Research Tokocrypto sebut kenaikan alamat baru adalah bukti aktivitas real network, bukan cuma spekulasi.
Harga Solana (SOL) mencatat lonjakan signifikan sebesar 14% dalam 24 jam terakhir, mengakhiri fase konsolidasi yang berlangsung hampir empat minggu. Reli ini membawa SOL menembus kisaran harga sebelumnya di antara US$77 hingga US$88, sekaligus menghidupkan kembali sentimen positif di pasar.
Saat ini Solana diperdagangkan di sekitar US$90,5 dan berhasil bertahan di atas level support baru di US$88. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas jaringan serta dukungan investor yang kembali mengalir ke ekosistem Solana.
Alamat Baru Solana Naik 17%
Salah satu faktor utama yang mendorong reli SOL adalah meningkatnya jumlah alamat baru di jaringan Solana. Dalam dua minggu terakhir, jumlah alamat baru harian naik sekitar 17%, dari 7,42 juta menjadi sekitar 8,7 juta.
Kenaikan ini menunjukkan meningkatnya partisipasi pengguna dan minat terhadap jaringan Solana. Pertumbuhan alamat baru sering dianggap sebagai indikator masuknya modal baru ke dalam ekosistem kripto.
Semakin banyak pengguna yang berinteraksi dengan jaringan, semakin besar potensi permintaan terhadap token SOL.
Baca juga: Sinyal Balik Arah Solana Muncul, Tapi Data Ini Peringatkan Koreksi 7–10%
Tekanan Beli Mulai Menguat
Dilaporkan BeInCrypto, indikator Money Flow Index (MFI), yang mengukur tekanan beli dan jual berdasarkan volume transaksi, juga menunjukkan perbaikan signifikan.
Setelah sebelumnya berada dalam fase tekanan jual, MFI kini kembali masuk ke wilayah positif. Hal ini menandakan bahwa aliran modal mulai kembali masuk ke Solana dan permintaan mulai mengungguli tekanan jual.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kenaikan harga SOL tidak semata dipicu oleh spekulasi jangka pendek, tetapi juga oleh peningkatan aktivitas dan minat investor terhadap jaringan.
Menurut Tim Research Tokocrypto, kenaikan alamat baru adalah bukti aktivitas real network, bukan cuma spekulasi. Kalau 8 bertahan, target berikutnya 7.
“Solana ngebuktiin dirinya masih jadi “center of attention” buat on-chain activity meskipun market lagi tertekan,” jelasnya.
Dominasi Whale Sedikit Menurun
Di sisi lain, data distribusi suplai menunjukkan perubahan kecil dalam dominasi pemegang besar atau whale. Investor yang memegang lebih dari 100.000 SOL tercatat sedikit mengurangi kepemilikannya dalam dua minggu terakhir.
Porsi suplai yang mereka kuasai turun dari sekitar 59% menjadi 58,6%. Hal ini mengindikasikan sebagian whale menjual aset mereka saat reli terjadi.
Namun penjualan tersebut tampaknya diserap oleh investor yang lebih kecil dan alamat baru di jaringan, sehingga membantu menjaga stabilitas harga.
Level Penting Harga SOL
Setelah menembus kisaran konsolidasi, Solana kini menghadapi resistance berikutnya di sekitar US$97. Jika momentum kenaikan tetap terjaga, harga berpotensi melanjutkan reli menuju US$105 dalam jangka pendek.
Namun skenario bullish ini dapat berubah jika tekanan jual kembali meningkat. Penurunan di bawah level support US$88 berpotensi membawa harga kembali ke area konsolidasi sebelumnya di sekitar US$77.
Jika support tersebut juga gagal dipertahankan, harga SOL berpotensi turun lebih dalam menuju sekitar US$67.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
