Altcoin News
Tekanan Jual Anjlok 90%, Ethereum Siap Meledak Lagi?
Ethereum (ETH) menunjukkan tanda pemulihan setelah sempat menyentuh level terendah di US$1.840.
Menurut Tim Research Tokocrypto, pelemahan tekanan jual sebesar 90% adalah katalis fundamental kuat yang mendasari rebound ETH saat ini.
Ethereum (ETH) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sempat menyentuh level terendah di sekitar US$1.840. Sejak titik tersebut, harga ETH telah naik hampir 4%, memicu spekulasi bahwa fase tekanan jual ekstrem mulai mereda.
Dilaporkan BeInCrypto, pergerakan ini terjadi di tengah perubahan signifikan pada data on-chain dan pasar derivatif. Tekanan jual di bursa dilaporkan turun drastis, sementara investor jangka panjang mulai kembali melakukan akumulasi.
Divergensi Bullish Muncul, Sinyal Awal Pembalikan?

Pada grafik jangka pendek, Ethereum membentuk pola symmetrical triangle yang mencerminkan fase konsolidasi antara pembeli dan penjual. Di saat yang sama, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bullish divergence.
Sejak awal Februari hingga 23 Februari, harga ETH mencetak lower low, tetapi RSI justru membentuk higher low. Pola ini umumnya menandakan pelemahan tekanan jual dan sering kali muncul sebelum terjadi rebound harga.
Sinyal serupa sebelumnya sempat memicu kenaikan hampir 10% dan 6% dalam dua fase terpisah pada Februari.
Baca Juga: Vitalik Buterin Bongkar Rahasia Besar Ethereum, Siap Guncang Pasar!
Tekanan Jual Turun 90%, Tapi Derivatif Masih Bearish

Perubahan paling mencolok terlihat pada arus masuk ETH ke bursa (exchange inflows). Pada 7 Februari, inflow sempat mencapai 1,06 juta ETH. Kini angka tersebut turun menjadi sekitar 126.000 ETH, atau menyusut hampir 90%.
Biasanya, peningkatan inflow menandakan potensi aksi jual. Namun kali ini, harga turun sekitar 14% meski tekanan jual di pasar spot justru mereda. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pelemahan harga lebih dipengaruhi oleh pasar derivatif.
Funding rate Ethereum berubah negatif ke sekitar -0,02%, menunjukkan dominasi posisi short. Meski demikian, open interest relatif stabil di kisaran US$8,8–9 miliar. Artinya, tidak ada lonjakan besar pembukaan posisi baru, melainkan perubahan sentimen dari pelaku pasar yang sudah ada.
Kondisi ini membuka peluang terjadinya short squeeze jika harga terus naik dan memaksa trader short menutup posisi mereka.
Menurut Tim Research Tokocrypto, pelemahan tekanan jual sebesar 90% adalah katalis fundamental kuat yang mendasari rebound ETH saat ini. Kondisi pasar yang sangat bearish di sisi derivatif tanpa adanya penambahan posisi short baru menciptakan peluang short squeeze yang masif jika resistance .060 berhasil ditembus.
“Akumulasi sunyi oleh long-term holders adalah validasi bahwa nilai ETH saat ini dianggap sudah cukup murah oleh investor berpengalaman,” ungkapnya.
Holder Jangka Panjang Kembali Akumulasi

Indikator Hodler Net Position Change menunjukkan perubahan penting. Setelah mencatat distribusi bersih lebih dari 41.000 ETH pada awal hingga pertengahan Februari, data terbaru menunjukkan pembalikan tren.
Dalam dua hari terakhir, holder jangka panjang mencatat akumulasi bersih lebih dari 6.000 ETH. Pola ini kerap muncul mendekati fase dasar harga lokal, ketika investor berpengalaman mulai masuk kembali sebelum pemulihan yang lebih luas terjadi.
Level Kunci yang Harus Ditembus

Ethereum kini menghadapi sejumlah level resistensi penting. Area US$1.920 menjadi hambatan awal, disusul US$2.020. Level paling krusial berada di sekitar US$2.060.
Jika ETH mampu menembus US$2.060, momentum kenaikan berpotensi berlanjut menuju US$2.200 hingga US$2.420.
Namun, struktur bullish ini bergantung pada pertahanan support US$1.840. Jika level tersebut ditembus ke bawah, risiko penurunan lanjutan menuju US$1.740 kembali terbuka.
Saat ini, kombinasi tekanan jual yang anjlok drastis, sentimen derivatif yang ekstrem, dan kembalinya akumulasi holder jangka panjang membuat rebound Ethereum terlihat lebih dari sekadar pantulan teknikal. Level breakout berikutnya akan menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya.
Baca Juga: Vitalik Jual ETH Rp100 Miliar Saat Harga Anjlok 30%, Sinyal Bahaya?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event5 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Altcoin News6 days agoMYX Finance Anjlok 70% dan Masuk Zona Oversold, Koreksi Berlanjut?
-
Bitcoin News4 days agoAnalisa harga BTC hari ini: Bitcoin Menguat ke $67.237, Sinyal Rebound?
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 18 Februari 2026: Menanti Risalah FOMC

