Event
Ternyata Ini 3 Hal Paling Dicari Investor Kripto Indonesia
Laporan terbaru dari data ICO 2026, yang dijelaskan dalam Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025, merangkum hasil survei nasional terhadap 1.851 responden dari berbagai daerah di Indonesia, terungkap bahwa investor kripto Indonesia cenderung memilih Bitcoin dan Stablecoin, diikuti oleh aset-aset dengan kapitalisasi pasar besar seperti Solana, Ethereum, BNB, dan XRP.

Menurut Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar Dewayani, investor kripto Indonesia sebenarnya tidak didominasi oleh perilaku spekulatif yang ekstrem, walaupun dalam prakteknya ada segmen ritel yang berani mengambil risiko lebih tinggi dan tertarik pada aset dengan kapitalisasi pasar kecil, namun secara umum preferensi pasar masih menunjukkan pendekatan yang rasional.
Industri kripto selama bertahun-tahun, memang sering diasosiasikan dengan keuntungan cepat dan instan seperti persepsi; masuk cepat, keluar cepat, kejar momentum, dan raih keuntungan. Namun data terbaru ini menunjukkan bahwa narasi tersebut mulai bergeser.
Lebih lanjut, Niki juga menjelaskan bahwa dalam memilih platform kripto, investor Indonesia justru menunjukkan sikap yang cukup konservatif. Berdasarkan hasil survei, ada tiga faktor utama yang paling dicari investor kripto saat memilih platform, yaitu kemudahan penggunaan (user friendly), keamanan, dan tingkat kepercayaan terhadap platform itu sendiri.

Kemudahan Penggunaan (User Friendly): 23,0%
Di posisi teratas, 23,0% responden menyebut bahwa kemudahan atas penggunaan platform menjadi alasan utama mereka memilih dalam platform kripto.
Mayoritas investor kripto Indonesia kini yang kini didominasi Gen Z dan milenial, sudah akrab betul dengan teknologi, tapi mereka tidak mau ribet. Mereka menginginkan aplikasi yang intuitif, navigasi jelas, dan proses transaksi yang smooth.
Keamanan Platform: 20,4%
Tak jauh di bawahnya, 20,4% investor menempatkan keamanan platform sebagai prioritas utama. Angka ini menjadi salah satu indikator bahwa investor kripto Indonesia sudah makin sadar perihal risiko.
Setelah berbagai insiden global, mulai dari peretasan hingga runtuhnya platform besar, pengguna kini jauh lebih selektif. Laporan ini juga menegaskan karakter investor lokal yang risk-aware. Alih-alih spekulatif, mereka cenderung berhitung dan memilih platform dengan sistem keamanan kuat, sejalan dengan regulasi yang semakin ketat di Indonesia.
Reputasi Brand: 11,7%
Menariknya, reputasi atau kepercayaan terhadap brand (11,7%) tetap menjadi faktor kunci, meskipun banyak pilihan aset kripto justru berada di angka lebih tinggi, yaitu 14,9%, dan biaya transaksi rendah di 11,3%.
Ini menunjukkan bahwa meskipun variasi aset tetap penting, namun kepercayaan terhadap brand tetap menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan investor, terutama di pasar yang sudah teregulasi dan semakin dewasa.

Hal ini juga ditegaskan langsung oleh Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar Dewayani:
“Dalam konteks memilih platform kripto, ternyata user memilih; pertama kepercayaan terhadap brand, kemudian kemudahan, dan keamanan—baru jika ketiga ini sudah terpenuhi komunitas Web3 lah yang akan menjadi retensi dan edukasinya.”
Temuan mengenai tiga faktor utama dalam memilih platform kripto di atas bukan satu-satunya data penting yang disampaikan dalam ICO 2026 kemarin.
Laporan Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025 juga memuat beragam insight lain, termasuk ke mana arah pasar kripto Indonesia di 2026 serta bagaimana tren adopsi kripto di Asia terus berkembang seiring meningkatnya regulasi dan partisipasi institusional.
Kalau kamu ingin melihat riset dan insight kripto Indonesia yang lebih lengkap dan mendalam, kamu bisa dapatkan materi riset resminya secara gratis di sini: Riset & Materi Indonesia Crypto Outlook 2026 – Tokocrypto
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event3 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Bitcoin News7 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $88.944, Uji Area Support
-
Bitcoin News4 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok ke $78.888, Tekanan Dominan
-
Academy5 days agoRiset Kripto 26-30 Jan 2026: Bitcoin Makin Turun! Saatnya Goodbye?!

