Connect with us

Altcoin News

XRP Menuju US$2,50? Tiga Katalis Kuat Ini Picu Isyarat Awal Supercycle

Tivan

Published

on

XRP

Harga XRP membuka tahun 2026 dengan kinerja positif. Token milik Ripple ini telah mencatatkan kenaikan sekitar 14% sepanjang tahun berjalan, di tengah munculnya tiga katalis utama yang dinilai dapat mendorong reli lanjutan, bahkan memicu awal fase yang disebut sebagai “supercycle.”

Katalis pertama datang dari Eropa. Pekan ini, Ripple resmi mengantongi dua lisensi penting untuk memperluas operasinya sebagai platform pembayaran digital. Otoritas Jasa Keuangan Inggris atau Financial Conduct Authority (FCA) memberikan izin Electronic Money Institution (EMI) kepada Ripple.

Sementara itu, otoritas keuangan Luksemburg menerbitkan “Green Light Letter”, yang menjadi langkah awal bagi Ripple untuk memperoleh lisensi serupa di negara tersebut.

Katalis Pendorong Harga XRP

Baca juga: XRP Menuju Era Baru Regulasi, Level US$3,20 Jadi Ujian Krusial

Katalis kedua berasal dari Amerika Serikat. Rancangan undang-undang Clarity Act berpotensi mengubah status regulasi XRP dengan menyamakannya seperti Bitcoin. Jika disahkan, regulasi ini akan mengklasifikasikan XRP sebagai aset “non-ancillary”, yang dapat memberikan kejelasan hukum sekaligus mengurangi tekanan regulasi terhadap token tersebut.

Dilaporkan Cryptonews, faktor ketiga datang dari pasar keuangan tradisional. Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis XRP dilaporkan telah menarik total aset hampir US$1,6 miliar hanya dalam dua bulan terakhir. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat investor institusional dan Wall Street terhadap XRP.

Kombinasi ketiga faktor tersebut, ditambah sejumlah indikator teknikal yang dinilai positif, disebut berpotensi membuka jalan bagi pemulihan harga XRP yang lebih kuat sepanjang tahun ini.

Analisis Teknikal XRP

Dari sisi teknikal, pergerakan harga XRP sempat tertahan di level US$2,40, yang kini menjadi zona resistensi kuat. Pada grafik 4 jam, XRP terlihat mulai membentuk area dukungan di sekitar 200-period Exponential Moving Average (EMA).

Selama level dukungan tersebut mampu dipertahankan, struktur harga XRP masih dianggap bullish, terlebih setelah pola bearish sebelumnya dinyatakan tidak valid. Jika XRP berhasil menembus level US$2,24, analis memperkirakan reli lanjutan menuju US$2,50, bahkan berpotensi ke level yang lebih tinggi.

Pergerakan tersebut dinilai dapat menjadi sinyal awal dimulainya “supercycle” yang selama ini dinantikan para investor XRP.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending