Connect with us

Altcoin News

ZRO Tembus $2,32, LayerZero Klaim Blockchain 2 Juta TPS

Tivan

Published

on

LayerZero (ZRO). Sumber: LayerZero.

LayerZero resmi memperkenalkan desain blockchain terbaru bernama “Zero”, yang diklaim mampu memproses hingga 2 juta transaksi per detik (TPS) per zone. Pengumuman ini langsung menarik perhatian pasar karena mengusung kombinasi teknologi zero-knowledge proofs (ZK proofs) dan model validator terpisah (split validator model) untuk meningkatkan skalabilitas secara signifikan.

Inovasi tersebut dinilai sebagai langkah ambisius untuk mendorong performa blockchain ke level yang jauh melampaui jaringan generasi sebelumnya, terutama dalam hal throughput dan efisiensi pemrosesan transaksi.

Zero Andalkan ZK Proof dan Split Validator

Dalam penjelasannya, LayerZero menyebut bahwa arsitektur Zero dirancang menggunakan zero-knowledge proofs, teknologi kriptografi yang memungkinkan verifikasi transaksi tanpa mengungkapkan seluruh data. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga keamanan dan integritas jaringan.

Selain itu, Zero mengadopsi model validator terpisah, yang memungkinkan pembagian tugas validasi agar beban jaringan tidak terkonsentrasi pada satu lapisan saja. Dengan pendekatan ini, setiap “zone” di jaringan dapat memproses transaksi secara independen hingga 2 juta TPS, membuka potensi skalabilitas besar untuk aplikasi berskala global.

Meski demikian, LayerZero belum merinci jadwal implementasi penuh atau integrasi teknis mendetail dari sistem tersebut.

Baca Juga: LayerZero (ZRO) Melejit 31%, Sinyal Bullish Mulai Terbentuk

Harga ZRO Naik Tajam, Volume Perdagangan Tembus $549 Juta

Pergerakan harga LayerZero (ZRO/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga LayerZero (ZRO/USDT) pada Rabu, 11 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Seiring pengumuman tersebut, token LayerZero (ZRO) mencatat lonjakan harga signifikan. ZRO diperdagangkan di kisaran $2,32 atau naik sekitar 17% dalam 24 jam terakhir. Volume perdagangan harian juga melonjak hingga sekitar $549 juta, mencerminkan meningkatnya aktivitas pasar.

Kapitalisasi pasar ZRO kini berada di kisaran $684 juta, dengan suplai beredar sekitar 294,84 juta token. Dalam 30 hari terakhir, ZRO tercatat naik lebih dari 57%, sementara dalam 90 hari terakhir meningkat sekitar 46%.

Menurut Tim Research Tokocrypto, ini menggeser LayerZero dari sekadar messaging/interoperability menjadi narasi infrastruktur blockchain performa tinggi.

“Jika arsitektur “zones” benar-benar berjalan, Zero bisa jadi jalur eksekusi baru untuk aplikasi yang butuh throughput besar, tapi klaim TPS ekstrem biasanya bergantung pada asumsi lingkungan uji, sehingga adopsi nyata akan ditentukan oleh keamanan validator, ketersediaan data, dan minat developer,” jelasnya.

Dorong Narasi Skalabilitas Generasi Baru

Peluncuran Zero memperkuat narasi bahwa persaingan blockchain kini berfokus pada peningkatan skalabilitas tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi. Dengan target 2 juta TPS per zone, LayerZero mencoba memposisikan diri sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan infrastruktur blockchain berkecepatan tinggi.

Pasar kini menunggu detail lebih lanjut mengenai implementasi teknis dan adopsi ekosistem terhadap desain baru tersebut. Jika realisasi performa sesuai klaim, Zero berpotensi menjadi salah satu pembaruan arsitektur blockchain paling ambisius dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Jelajahi Interoperabilitas Blockchain: Memahami LayerZero (ZRO)


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending