Connect with us

Highlight 1

Arbitrase: Cara cepat mendapatkan keuntungan

Published

on

arbitrase bitcoin

Adanya perbedaan harga jual dan harga beli pada masing – masing platform exchanger, dinilai sebagai peluang oleh para investor kripto untuk mendapatkan keuntungan yang instan. adapun pengertian dari cara arbitrase Bitcoin tersebut adalah praktik dan strategi mencari keuntungan dengan cara memanfaatkan perbedaan harga pasar Bitcoin maupun altcoin.

Bagaimana Cara Arbitrase Bitcoin Itu Dilakukan?

  1. Amati Perbedaan Harga Antara Exchanger Satu Dengan Exchanger Lain
    Setiap exchanger akan memiliki harga yang berbeda untuk setiap koin yang dimiliki. Sebagai contoh: jika Anda membeli 1 Bitcoin di exchanger A, Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp. 50.000.000, Kemudian exchanger B akan membeli Bitcoin kamu di harga Rp. 60.000.000. Maka kamu akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 10.000.000 saat menjual di exchange B. Setiap exchanger akan memiliki kebijakan yang berbeda, maka penting bagi Anda untuk mengetahui peluang yang ada.
  2. Hitung Selisih Perbedaan Harga Berapa Persen
    Untuk mendapatkan keuntungan dari arbitrase Anda harus menghitung peluang dan selisih harga yang ada. Jika Anda mencoba untuk melakukan arbitrase trading antara Tokocrypto dan exchange lainnya, Anda harus melakukan analisis biaya. Apakah akan untung atau rugi, dan keuntungannya berapa persen. Jangan lupa untuk memperhitungkan biaya penukaran, inilah pentingnya untuk memilih exchange yang memiliki biaya penukaran yang rendah. 
  3. Mempunyai Akun Exchanger Untuk Eksekusi Arbitrase
    Untuk melakukan arbitrase trading, Anda diharuskan untuk mempunyai akun di exchanger yang Anda pilih untuk melakukan arbitrase, karena ini merupakan proses pengiriman koin antar exchange
  4. Hitung Biaya Fee Transaksi dan Biaya Pengiriman Bitcoin
    Selain menghitung perbedaan harga antara exchanger dan keuntungan yang akan didapat, penting untuk menghitung biaya fee pada setiap kali melakukan transaksi dan berapa biaya pengiriman bitcoin antara exchanger satu dengan yang lain.

    Sebagai contoh: Anda membeli 1 BTC pada exchanger A dengan harga Rp 50.000.000 dan menjual di exchanger B dengan harga 1 BTC = Rp 60.000.000. Malah keuntungan yang didapat dari penjualan 1 BTC itu sebesar Rp 10.000.000 dan terdapat biaya transaksi yang dikenakan pada penjualan sebesar 3%, maka keuntungan yang Anda dapatkan berkurang menjadi Rp 9.700.000. Tentu hal ini akan mengurangi keuntungan yang akan Anda dapatkan.

Contoh Sederhana Abirtrase Trading

Pada market www.bitcoin.co.id Harga terakhir1 BTC = Rp 60.000.000

Order jual 1 BTC = Rp. 60.000.000
Order Beli 1 BTC = Rp. 59.000.000

Market www.tokocrypto.com Harga terakhir 1 BTC = Rp 65.000.000

Order Jual 1 BTC = Rp 67.000.000
Order Beli 1 BTC = Rp 66.000.000

Bagaimana cara mengeksekusi arbitrase jika sudah mengetahui selisih harga? pastikan Anda sudah mempunyai akun di exchanger Bitcoin.co.id dan akun exchanger Tokocrypto.

Apa yang dilakukan jika sudah mempunyai akun di kedua exchanger?Tentunya anda beli bitcoin di exchanger Bitcoin.co.id dengan cara melihat harga yang ada di order sell.

Anggap saja order sell di Bitcoin.co.id ada 1 BTC dengan harga Rp. 60.000.000

Maka anda harus beli dengan harga 1 BTC = Rp 60.000.000

Apakah harus beli 1 BTC dengan modal Rp. 60 juta?

TIDAK. Semampu anda mau beli berapa .

Jika Anda punya uang Rp. 60 Juta bagaimana langkah selanjutnya?

  1. Jika anda punya uang Rp. 60.000.000, Anda bisa membeli 1 BTC di bitcoin.co.id
  2. Selanjutnya lakukan withdraw (penarikan) dari exchanger bitcoin.co.id ke akun exchanger Tokocrypto
  3. Kemudian login akun Tokocrypto Anda, lalu klik deposit Bitcoin.
  4. Copy address Bitcoin Anda yang ada di akun Tokocrypto.
  5. Lalu loginakun www.bitcoin.co.id lalu klik withdraw Bitcoin.
  6. Masukkan address Bitcoin yang sudah Anda copy tadi.
  7. Kirim permintaan penarikan.
  8. Buka email Anda untuk konfirmasi penarikan Bitcoin.

Kemudian tunggu beberapa saat.

Jika saldo Bitcoin sudah masuk ke akun exchanger Anda di Tokocrypto Anda dapat menjualnya secara instan.Tentunya dengan catatan anda melihat terlebih dahulu order beli di Tokocrypto.

Dan ketika Anda cek, ternyata order beli bitcoin di Tokocrypto

1 BTC = Rp. 66.000.000

Anda dapat langsung menjual bitcoin dengan harga yang tertera di order beli di Tokocrypto.

Dan anda sudah mendapatkan untungdari transaksi tersebut.

Berapa keuntungan yang anda dapatkan?

Anda mendapatkan keuntungan sebesar 10% dari proses arbitrase tadi, karena Anda membeli di bitcoin.co.id dengan harga 1 BTC = Rp. 60.000.000 lalu menjualnya di Tokocrypto dengan harga 1 BTC = Rp. 66.000.000. 

Bagi sebagian orang, cara arbitrase bitcoin mungkin masih terlihat sulit dan membutuhkan banyak riset terkait satu exchanger dengan exchanger lainnya, terlebih bagi pemula yang ingin mencari cara untuk mendapatkan keuntungan di dunia kripto.

Dengan perkembangan kripto pada saat ini, terdapat beberapa cara untuk mendapatkan keuntungan melalui aset kripto. Yang populer belakangan ini adalah dengan staking coin.

Staking yaitu mempertaruhkan sejumlah aset yang dimiliki dan diberikan ke dalam sistem agar mendapatkan penghasilan tambahan. Aset Anda akan disimpan di dalam sistem dengan rentang waktu tertentu dan selama jangka waktu tertentu itu pula Anda bisa mendapatkan keuntungan.

Tetapi, staking hanya dapat dilakukan pada token yang berbasis DeFi. Nah, apa itu DeFi? Singkatnya DeFi adalah sebuah sistem yang bertujuan untuk menghadirkan layanan keuangan yang terbuka, transparan, yang dibuat dengan protokol smart contract. Sehingga pengguna memiliki kendali penuh dan hak guna atas aset mereka sendiri tanpa adanya pihak ketiga.

Dan perkembangan DeFi di Indonesia pun masih sangat terbatas. Dan berangkat dari masalah dan keinginan untuk menciptakan ekonomi token di Indonesia juga yang membuat Tokocrypto menghadirkan Toko Token (TKO)

Toko Token yang dibangun di atas Binance Smart Chain ini merupakan Token hybrid yang menggabungkan keunggulan dari sistem keuangan terpusat dan keuangan terdesentralisasi. Toko Token ini akan menjadi token platform penukaran dengan berbagai benefit di dalamnya. Ingin tau lebih lanjut tentang Toko Token? Yuk cek sekarang!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Bitcoin News

Kenali Serba-Serbi Bitcoin Cash dan Perbedaannya dengan Bitcoin

Published

on

bitcoin cash

Jual beli aset kripto hingga saat ini menjadi perbincangan yang sangat hangat. Banyak pihak yang turut meramaikan ranah ini. Bagi yang baru menyelami bidang aset kripto, pasti bingung dengan nama-nama aset yang beredar. Bahkan di antara aset-aset tersebut memiliki nama yang serupa. Sebut saja Bitcoin, Bitcoin Gold (BTG), dan Bitcoin Cash (BCH).

Kendati memiliki kemiripan, ada beberapa hal yang secara mendasar membedakan ketiganya. Untuk mengetahui perbedaannya, Yuk, kita simak sama-sama.

Apa Itu Bitcoin Cash

Di tahun 2017 ada sebuah peristiwa yang dinamakan Hard Fork. Peristiwa ini terjadi karena ada satuan kripto yang terbagi menjadi dua. Alhasil, satuan kripto yang terbagi menjadi dua tersebut menghasilkan kode lama dan kode baru, yang tidak sesuai satu sama lain. Dari peristiwa inilah memunculkan aset kripto yang bernama Bitcoin Cash.

Bitcoin Cash adalah aset kripto yang merupakan hasil dari fork dari Bitcoin. Keduanya memiliki kemiripan satu sama lain. Meski serupa, Tetapi kedua aset kripto ini memiliki perbedaan yang signifikan, yakni Bitcoin Cash memiliki sistem blockchain-nya sendiri. 

Di samping itu, para pendukungnya juga percaya bahwa, aset kripto satu ini lebih mendekati apa yang dicita-citakan oleh sang pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto sebagai mata uang elektronik peer-to-peer yang pernah ia tulis di dalam white paper pada tahun 2008.

Baca juga: Cara Membuat Wallet Bitcoin Untuk Pemula, Simak Caranya Disini!

Bagaimana Cara Bitcoin Cash Bekerja

Kendati memiliki sistem blockchain sendiri, pada dasarnya aset kripto satu ini memiliki cara kerja yang identik dengan Bitcoin. Kedua aset tersebut menggunakan node peer-to-peer atau jaringan komputer yang dibangun dengan bantuan miner atau penambang. Selain itu, aset kripto ini memanfaatkan algoritma yang bernama Secure Hash Algorithm (SHA). 

Perbedaan Bitcoin dengan Bitcoin Cash 

Tidak seperti aset kripto lain, hasil fork dari Bitcoin ini merupakan salah satu yang berhasil. 

Keduanya tentu sama-sama berada di sistem blockchain. Akan tetapi, Bitcoin Cash berada di dalam sistem blockchain yang berbeda. Selain hal tersebut, ada beberapa perbedaan mendasar antara keduanya, apa sajakah itu?

1. Ukuran Block

Perbedaan pertama yang paling mendasar antara kedua aset kripto ini adalah ukuran block-nya. Bitcoin Cash memiliki ukuran block yang lebih besar dibandingkan oleh Bitcoin, yakni sebesar 32MB. Dengan ukuran block yang lebih besar, memungkinkan para trader-nya untuk bertransaksi dengan ukuran yang lebih besar. 

2. Biaya Transaksi

Di samping ukuran block-nya, keduanya memiliki perbedaan di biaya transaksinya. Ukuran block yang besar ini tentu memengaruhi biaya transaksinya. Alhasil, biaya transaksinya aset kripto ini jauh lebih murah. 

3. Hash Rate

Usia dari Bitcoin Cash tentu jauh lebih muda dibandingkan Bitcoin. Dengan demikian, Bitcoin kini menjadi seperti ‘Dollar”-nya aset kripto. Penambangan aset kripto ini tentu dipengaruhi oleh apa yang dinamakan hash rate

Hash Rate Bitcoin pun lebih unggul, dibandingkan oleh Bitcoin Cash. Alhasil, penambang Bitcoin hingga kini juga lebih banyak. 

Cara Membeli Bitcoin Cash

Bagi Anda yang ingin membeli aset kripto ini, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

1. Membeli Bitcoin Cash dari pihak pertama

Pertama, Anda bisa membelinya dari pihak pertama. Apabila Anda pergi ke beberapa negara yang sudah mendukung transaksi dengan menggunakan aset kripto, Anda bisa mendapatkan aset kripto ini di ATM (Anjungan Tunai Mandiri/Automated Teller Machine).

2. Mendapatkan secara gratis

Apabila Anda beruntung, Anda bisa mendapatkan aset kripto ini secara gratis. Karena didapat secara gratis, tentu jumlahnya tidak sebanyak ketika Anda membelinya. Anda bisa mendapatkannya secara gratis di situs resminya. 

3. Membeli dari pihak ketiga

Cara ketiga agar Anda bisa mendapatkan aset kripto satu ini adalah dengan membelinya dari pihak ketiga. Pihak ketiga ini bisa Anda beli di beberapa situs seperti Coinbase. 

4. Berjualan

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa beberapa negara sudah melayani transaksi dengan menggunakan Bitcoin Cash. Transaksi dengan metode ini tentu memungkinkan Anda membuka usaha dengan menggunakan transaksi ini. Nah, dari sinilah Anda bisa mendapatkan aset kripto satu ini.

Baca juga: Apakah Bitcoin Jadi Mata Uang di Singapura? Simak Faktanya!

Namun, tak bisa dipungkiri juga, nanti di masa depan justru karena kelebihan-kelebihannya, aset kripto ini bisa jadi akan lebih populer dibanding aset lainnya. Dengan ini, Anda bisa memahami aset kripto lebih dalam. Untuk informasi lebih banyak tentang aset kripto, Anda bisa mengunjungi situs resmi Tokocrypto. Dan jangan lupa untuk bergabung di Telegram dan Discord Tokocrypto sekarang juga!

Continue Reading

Bitcoin News

Yuk, Buat Mining Makin Mudah dengan Kalkulator Bitcoin!

Published

on

kalkulator bitcoin

Bagi Anda yang memahami seluk-beluk dunia kripto, pasti sudah tak asing lagi dengan berbagai istilah di dalamnya. Namun, jika Anda baru terjun ke dunia kripto, Anda mungkin akan bingung saat menemukan istilah seperti mining

Mining merupakan salah satu cara untuk mendapatkan Bitcoin. Saat ini, ada banyak cara yang dapat membantu Anda melakukan mining. Salah satunya adalah dengan kalkulator Bitcoin. Apa itu Bitcoin dan kegiatan mining? Lalu, apa itu kalkulator Bitcoin yang dapat membantu kegiatan mining? Simak pembahasannya di sini!

Serba-Serbi Bitcoin 

Teknologi yang semakin berkembang dengan pesat menciptakan hal baru, yang kini salah satunya adalah aset digital atau aset kripto. Salah satu aset kripto yang populer hingga saat ini adalah Bitcoin. Mata uang digital ini dibuat dan disimpan secara online. Hingga saat ini, Bitcoin tidak memiliki otoritas yang mengatur peredarannya. Teknologi blockchain-lah yang mengesahkan seluruh transaksi Bitcoin dalam jaringannya. Peredarannya pun transparan sehingga publik dapat merasa aman.

Bitcoin muncul pada akhir 2008 lalu. Seorang pengguna dengan nama Satoshi Nakamoto mengeluarkan makalah berjudul Bitcoin: A Peer-to Peer Electronic Cash System’.  Dari sanalah berkembangnya Bitcoin. Hingga akhirnya pada 2009, Bitcoin resmi dirilis dan bahkan dapat digunakan secara anonim.

Sampai akhir 2009, Bitcoin belum memiliki nilai tukar. Namun, berkat kepopulerannya yang terus meningkat, pada 2015 lalu, satu Bitcoin bernilai setara dengan 384 Dolar Amerika. Nilai tukar Bitcoin pun semakin meningkat sejak 2017.

Baca juga: 4 Cara Simpan Bitcoin yang Aman pada Wallet Kripto

Konsep Mining Bitcoin 

konsep mining bitcoin

Bitcoin bisa dimiliki dengan kegiatan ‘menambang’ atau mining. Aset kripto ini diperoleh dan disimpan dalam sebuah jaringan yang bisa diakses kapan saja. Orang akan menggunakan mesin komputer untuk melakukan proses perhitungan rumit dengan imbalan Bitcoin tersebut. 

Untuk melakukan kegiatan mining ini, Anda membutuhkan komponen yang beragam seperti perangkat yang canggih dan daya listrik besar. Jika Anda memiliki alat yang memadai, maka menghasilkan Bitcoin akan mudah dilakukan. Namun, jika tidak, maka kegiatan ini akan sangat memakan waktu dan hasilnya belum tentu setimpal dengan modal yang Anda keluarkan. Karenanya, muncullah metode kalkulator Bitcoin yang bisa membantu Anda dalam melakukan mining

Apa Itu Kalkulator Bitcoin?

contoh kalkulator mining bitcoin

Kalkulator Bitcoin adalah sebuah layanan yang dapat Anda gunakan untuk memberikan gambaran keuntungan serta pengeluaran yang dibutuhkan ketika mining Bitcoin. Saat ini, sudah banyak platform atau website yang memberikan layanan ini dengan mudah dan gratis. 

Anda akan melihat simulasi perhitungan keuntungan yang dihasilkan saat melakukan mining berdasarkan hashrate, harga Bitcoin, dan daya listrik yang digunakan. Hashrate sendiri adalah daya komputasi yang digunakan saat mining. Anda bisa menggunakan website coinwarz atau 99bitcoins untuk melakukan perhitungan ini.

Jika Anda menggunakan layanan yang mereka berikan, Anda akan mendapat gambaran jelas. Anda bisa memahami apakah mining yang Anda lakukan sudah menggunakan cara tepat. Tak hanya tepat, namun juga menguntungkan bagi Anda. 

Baca juga: Berikut Jenis Asic Miner yang Bisa Dipakai Untuk Mining Aset Kripto!

Komponen Kalkulator Bitcoin

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, perhitungan kalkulator Bitcoin didasari oleh beberapa komponen atau faktor. Hashrate dan harga Bitcoin akan sangat memengaruhi keuntungan mining.

Hashrate di jaringan Bitcoin setidaknya tumbuh 0,452% setiap hari. Meskipun hashrate meningkat setiap hari, harga Bitcoin bisa saja membantu menutupi sebagian kerugian. Kenaikan harga Bitcoin per harinya tak lebih tinggi dari hashrate. Perlu Anda pahami juga bahwa kalkulator Bitcoin ini hanya memprediksi dalam jangka waktu tertentu, setidaknya satu tahun saja saat block rewards berada di angka 6.25

Nah, apakah Anda sudah mulai mendapatkan gambaran apa itu kalkulator Bitcoin dan kegunaannya? Anda bisa mendapatkan lebih banyak pengetahuan mengenai Bitcoin dan dunia kripto lewat Tokocrypto! Kunjungi website Tokocrypto dan jangan lupa untuk bergabung di komunitas Tokocrypto di Telegram dan Discord sekarang juga!

Continue Reading

Blockchain

Apa itu Axie Marketplace? YukSimak Pengertian dan Cara Kerjanya Disini!

Published

on

axie sebagai rekomendasi game nft

Axie Infinity merupakan metaverse game yang diluncurkan pada 2018. Game berbasis blockchain yang dikembangkan oleh Sky Mavis ini unik, di mana pemain dapat mengumpulkan dan membiakkan hewan peliharaan digital.’ Sejak awal kemunculannya, salah satu NFT game ini sudah populer, hingga bisa meluncurkan marketplace Axie.

Bahkan hingga kini, Axie Infinity masih berada dalam daftar sepuluh besar game NFT dengan pengguna terbanyak versi DappRadar. Demi melengkapi game tersebut, akhirnya para developer juga mengembangkan marketplace untuk Axie Infinity yang penggunaannya mulai populer pada 2020. Tak hanya itu, Axie Infinity juga memiliki token AXS yang per tanggal 21 April 2022, dengan harga per kepingnya tercatat di angka 46,02 USD.

Baca juga; Yuk, Kenalan dengan Game Berbasis NFT, Axie Infinity Indonesia!

Setiap hewan peliharaan (Axie) adalah aset digital unik yang berbeda satu sama lain. Sementara itu, Anda harus mendapatkan setidaknya tiga NFT Axie dari marketplace Axie untuk mulai bermain. Selain itu, Anda juga harus memiliki dompet Ether, seperti Metamask, dan menyiapkan dompet Ronin.

Lantas, apa yang dimaksud dengan marketplace Axie?

Apa itu Axie Marketplace?

Axie Marketplace adalah marketplace resmi yang disediakan untuk game Axie Infinity. Melalui marketplace ini, pemain bisa beli Axies baru dan berbagai item lainnya sebagai NFT untuk dipakai dalam game. Jika ingin beli atau jual Axies, Anda juga bisa melakukannya di marketplace ini.

Meski begitu, Anda juga bisa menjual atau membeli item di marketplace NFT lainnya. Hal ini disebabkan karena token Axie Infinity, atau disebut juga Axie Shards, dibangun di atas blockchain Ethereum sehingga bisa dibeli dan dijual di berbagai pasar NFT lainnya.

Tujuan dibentuknya Axie Marketplace

Berikut dua tujuan utama dibentuknya Axie marketplace:

  1. Memfasilitasi jual-beli item dalam game

Tujuan utama dibentuknya marketplace ini adalah memfasilitasi transaksi jual-beli dalam game, seperti Axies, Item, Land, dan beragam paket gabungan untuk bermain game Axie Infinity. Berbeda dari pasar NFT lain, platform ini ditujukan hanya untuk jual-beli item dan karakter dalam game Axie Infinity. 

  1. Memudahkan pengguna untuk mendapatkan item yang sulit didapat lewat bermain game

Sementara itu, tujuan eksklusif adalah untuk memudahkan pengguna dalam mendapatkan item game yang sulit diperoleh secara cuma-cuma dengan bermain game saja. Berkat tujuan ini, token Axie Infinity (AXS) pun menjadi sebuah aset yang bernilai. Sebab, item yang diperoleh tersebut tergolong langka dan bisa dijadikan investasi untuk ke depannya.

Tujuan ini juga yang membuat marketplace ini dibanjiri pengguna dan mencatat banyak transaksi sejak September 2020. Bahkan, tercatat jumlah transaksi harian di marketplace ini tembus 2.200 per 27 September 2020 dengan volume perdagangan harian sebesar $87.070, lho!

Syarat Pendaftaran di Axie Marketplace

axie infinity game play to earn

Sebelum mempelajari cara kerja marketplace Axie, ketahui dulu beberapa syarat pendaftarannya:

Buat dompet Ethereum

Anda bisa membuat MetaMask, salah satu dompet kripto yang dikaitkan dengan blockchain Ethereum. MetaMask adalah salah satu dompet kripto yang bisa diakses lewat aplikasi browser.

Lanjut buat akun Axie

Anda hanya bisa bermain Axie Infinity hanya jika sudah memiliki Axies, karakter peliharaan digital pada game Axie Infinity. Setelah buat akun, Anda bisa membeli Axies lewat marketplace Axie Infinity.

Mengatur email dan password

Anda akan diarahkan ke halaman dashboard utama usai mendaftar akun Axie. Lengkapi email dan password yang akan dipakai dengan klik tombol “Set up Email and Password”.

Jangan lupa buat dompet Ronin

Sidechain dompet Ronin ini memiliki fungsi mewadahi semua aktivitas dan transaksi yang dilakukan dalam game Axie Infinity. Jadi, jangan lupa untuk mendaftar ke dompet Ronin, ya.

Tautkan ke akun Axie Infinity

Perintah aktivasi dompet Ronin akan Anda temukan di dashboard saat masuk laman marketplace Axie Infinity.

Beli Axies di marketplace

Miliki Axies agar Anda bisa mengakses mode petualangan dan mode arena di Axie Infinity. Ada tiga Axies yang perlu Anda beli, yaitu beast (hewan), plant (tanaman), dan bird (burung). 

Install

Setelah mempunyai akun Axie dan Axies, Anda hanya perlu install atau mengunduh dan memainkan Axie Infinity.

Cara Menggunakan Axie Marketplace

Nah, jika sudah memenuhi berbagai syarat pendaftaran tersebut, Anda bisa membeli dan menjual item Axie Infinity dengan melakukan langkah-langkah di bawah ini:

  1. Langkah membeli item 

Untuk membeli Axies di Axie Infinity, Anda bisa ikuti sejumlah langkah berikut ini:

  • Mulai dengan membuat akun di situs resmi Axie Infinity di sini.
  • Masuk ke akun dompet MetaMask dan Ronin.
  • Dari Ethereum Network, lakukan deposit ke Ronin Network.
  • Jika token WETH sudah masuk ke dompet Ronin, Anda bisa langsung membeli Axie.
  • Caranya, klik menu Marketplace.
  • Anda akan dibawa ke halaman Dashboard.
  • Di sana, pilih lagi menu Marketplace untuk melihat daftar Axie yang dijual.
  • Atur filter pencarian, seperti Class, Parts, Purity & Genes, Breed Count, dan Stats.
  • Bagi Anda yang masih pemula, pilih Lower Price untuk daftar Axie dari harga termurah.
  • Temukan Axies yang Anda mau.
  • Jika sudah dapat, cukup klik tombol Buy Now.
  • Selesaikan pembelian dengan tekan tombol Confirm pada menu pop-up dompet Ronin
  1. Langkah menjual item

Untuk menjual item game Axie Infinity di marketplace Axie, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Pertama-tama, hubungkan dompet Ronin ke akun Axie Infinity.
  • Jika sudah, buka menu “Inventory”.
  • Lanjutkan dengan klik Axie yang ingin Anda jual.
  • Anda akan mendapat pilihan untuk menjual Axie dengan harga tetap atau harga lelang.
  • Jika ingin menjual Axie dengan harga tetap, tentukan harga tetap dan kemudian Axie akan langsung terdaftar di Marketplace.
  • Dibanding harga lelang, penjualan dengan harga tetap jauh lebih mudah dan efisien.

Setelah diluncurkan pada Februari 2018, popularitas game NFT Axie Infinity telah menyebar ke berbagai kalangan di ekosistem kripto. Tim pengembang game ini akhirnya menyediakan marketplace Axie, sebuah fitur baru untuk memudahkan proses transaksi jual-beli atribut game. Selain main game NFT Axie Infinity, Anda juga bisa lho berkiprah di  dunia NFT art dan menawarkannya di TokoMall, salah satu platform marketplace NFT pertama di Indonesia! Jangan lupa juga untuk gabung Komunitas Resmi TokoMall di Discord dan Telegram, ya!

Continue Reading

Popular